Metapos.id, Jakarta – Momentum awal Ramadan dimanfaatkan oleh pelaku pasar modal Indonesia untuk kembali menunjukkan kepedulian sosial melalui kegiatan bertajuk Pasar Modal Peduli: Berbagi Manfaat, Menguatkan Harapan. Acara yang digelar pada 20 Februari 2026 di Main Hall Bursa Efek Indonesia (BEI) ini menjadi simbol kolaborasi lintas pemangku kepentingan dalam menghadirkan dampak sosial berkelanjutan.
Dalam kegiatan yang dirangkaikan dengan penyerahan donasi dan buka puasa bersama tersebut, dana sebesar Rp3.957.291.169 berhasil dihimpun. Bantuan ini akan disalurkan melalui tiga lembaga mitra, yakni Sahabat Pedalaman, BenihBaik.com, dan Wahid Foundation. Ketiganya bergerak di bidang pendidikan, kemanusiaan, serta penguatan nilai toleransi.
Program ini merupakan wujud sinergi Self-Regulatory Organizations (SRO) yang terdiri dari BEI, Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI), dan Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), dengan melibatkan perusahaan tercatat, anggota bursa, dan berbagai pelaku pasar modal lainnya.
Mengusung tema “Berbagi Manfaat, Menguatkan Harapan”, kegiatan ini menegaskan bahwa pasar modal tidak hanya berperan sebagai penggerak ekonomi nasional, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial. Dana yang terkumpul akan difokuskan untuk mendukung percepatan pemulihan pascabencana di sejumlah wilayah Sumatera, khususnya di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Bantuan tersebut diwujudkan dalam berbagai program konkret, antara lain pemulihan sarana ibadah dan pendidikan seperti masjid, meunasah, dan dayah di Aceh bersama Wahid Foundation. Selain itu, BenihBaik.com akan mendukung pembangunan sumur bor, fasilitas sanitasi MCK komunal, serta sarana pendidikan guna memastikan akses air bersih dan lingkungan belajar yang layak.
Sementara itu, Sahabat Pedalaman berperan dalam pembangunan jembatan, penyediaan sumur bor, serta fasilitas sanitasi untuk memperbaiki konektivitas dan kualitas kesehatan lingkungan masyarakat terdampak.
Melalui kolaborasi ini, ekosistem pasar modal Indonesia menunjukkan semangat gotong royong yang tidak hanya berfokus pada pertumbuhan investasi, tetapi juga pada pemulihan sosial jangka panjang. Pasar Modal Peduli menjadi bukti bahwa solidaritas antar pelaku industri dapat menghadirkan manfaat yang luas dan berkelanjutan bagi masyarakat.












