Metapos.id, Jakarta – Perayaan malam tahun baru di sebuah bar kawasan resor pegunungan alpen swiss berubah menjadi tragedi. Sekitar 40 orang dilaporkan meninggal dunia dan sedikitnya 115 orang lainnya mengalami luka-luka setelah kebakaran besar melanda sebuah bar di crans-montana, kurang dari dua jam setelah pergantian tahun pada kamis dini hari.
Pihak kepolisian setempat menyatakan hingga kini jumlah korban tewas masih belum dapat dipastikan secara pasti karena proses identifikasi masih berlangsung. Sebagian besar korban luka dilaporkan dalam kondisi serius, sehingga rumah sakit setempat langsung kewalahan menangani pasien.
Bar yang terbakar diketahui bernama le constellation, salah satu tempat hiburan malam yang ramai dikunjungi wisatawan. Lokasi tersebut dikenal sebagai pusat perayaan di kawasan resor ski internasional. Pemerintah swiss menetapkan masa berkabung nasional selama lima hari atas tragedi ini.
Komandan polisi kanton valais, frédéric gisler, mengatakan bahwa fokus utama saat ini adalah mengidentifikasi para korban dan menghubungi keluarga mereka. Ia menyebut komunitas setempat berada dalam kondisi sangat terpukul akibat peristiwa tersebut.
Sejumlah warga negara asing turut menjadi korban. Duta besar italia untuk swiss menyebut sedikitnya 13 warga italia mengalami luka-luka, sementara enam lainnya masih dinyatakan hilang. Pemerintah italia terus berkoordinasi dengan otoritas swiss untuk proses pencarian dan evakuasi.
Jaksa kanton valais, beatrice pilloud, menegaskan bahwa penyebab kebakaran masih belum diketahui. Tim ahli belum dapat memasuki bangunan karena kondisi yang dinilai belum aman. Ia juga memastikan bahwa sejauh ini tidak ada indikasi serangan atau tindakan terorisme dalam peristiwa tersebut.
“Belum ada tersangka dan belum ada penangkapan. Penyelidikan dibuka untuk mengungkap kronologi dan penyebab kebakaran,” ujarnya.
Salah satu penyintas berusia 16 tahun asal paris menggambarkan suasana di dalam bar sebagai “kacau total”. Ia mengatakan asap tebal membuat banyak orang sulit bernapas. Beberapa pengunjung dilaporkan bersembunyi di bawah meja, sementara yang lain berusaha memecahkan jendela untuk menyelamatkan diri.
Sejumlah saksi mata menyebut api diduga mulai menyebar saat perayaan berlangsung, ketika staf membawa botol minuman dengan hiasan api atau lilin. Api dengan cepat menjalar dan menyebabkan langit-langit kayu runtuh, memicu kepanikan massal di ruang sempit.
Banyak korban terluka akibat terinjak-injak saat berusaha keluar melalui tangga dan pintu yang sempit. Beberapa orang bahkan harus melompat keluar jendela untuk menyelamatkan diri.
Jumlah korban yang besar membuat unit perawatan intensif dan ruang operasi di rumah sakit regional mencapai kapasitas maksimal. Sebagian korban luka berat telah dipindahkan ke rumah sakit di luar negeri, termasuk ke italia.
Pemerintah daerah mengimbau warga dan wisatawan untuk berhati-hati dalam beberapa hari ke depan, mengingat keterbatasan tenaga medis akibat situasi darurat ini.
Peristiwa ini menjadi salah satu tragedi kebakaran terburuk di swiss dalam beberapa dekade terakhir, dan kembali mengingatkan pada insiden kebakaran besar saat malam tahun baru di eropa pada masa lalu.
Presiden swiss menyampaikan duka mendalam kepada para korban dan petugas penyelamat. Ia menyerukan doa, persatuan, dan solidaritas nasional dalam menghadapi tragedi ini.














