Thursday, October 15, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Pulang Kerja Terasa Melelahkan? Ini Tips Pulihkan Energi

Taufik Hidayat by Taufik Hidayat
15 October 2026
in Lifestyle & Health
Pulang Kerja Terasa Melelahkan? Ini Tips Pulihkan Energi

Metapos.id, Jakarta — Aktivitas pekerjaan tidak selalu menguras tenaga fisik. Tekanan pekerjaan, interaksi sosial, serta tuntutan menyelesaikan berbagai tugas juga dapat menghabiskan energi mental hingga membuat seseorang merasa lelah menjelang akhir hari.

Jika kondisi tersebut terus berlangsung tanpa pemulihan yang memadai, kelelahan dapat berkembang menjadi keletihan emosional. Karena itu, mengenali batas kemampuan diri dan mengatur waktu istirahat menjadi langkah penting untuk menjaga keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi.

BACA JUGA

Drama Indonesia Tembus Pasar Global Lewat Kolaborasi MD dan iQIYI

Otak Pembunuhan Tupac Shakur Dijatuhi Hukuman hingga Seumur Hidup

Konselor klinis di Narra Counselling & Consulting, Trisha Miciano, mengingatkan bahwa menambah jam kerja bukan selalu menjadi solusi untuk menyelesaikan persoalan yang menumpuk.

“Meskipun banyak dari kita percaya bahwa menyelesaikan lebih banyak tugas akan membawa kelegaan, pemikiran ini keliru,” jelasnya, mengutip Real Simple, Kamis (15/10/2026).

“Begitu masuk ke siklus kelelahan mental, upaya tambahan hanya akan memperdalam rasa tidak puas kita. Berhentilah mengagungkan kerja keras tanpa henti dan mulailah bekerja layaknya manusia,” lanjut Miciano.

Sementara itu, psikolog klinis dan kesehatan di Marina Health of California, Dr. Nusha Nouhi, menjelaskan sejumlah langkah sederhana yang dapat membantu tubuh dan pikiran memulihkan energi setelah menjalani rutinitas padat.

1. Kenali Tingkat Energi Saat Bekerja

Langkah pertama adalah memetakan aktivitas berdasarkan besarnya energi yang dibutuhkan. Pekerjaan dapat dikelompokkan menjadi tugas berintensitas tinggi, sedang, dan rendah.

Pembagian tersebut membantu seseorang menyusun jadwal yang lebih realistis sesuai kapasitasnya. Jika energi cenderung optimal pada pagi hari, pekerjaan yang membutuhkan konsentrasi tinggi bisa diprioritaskan pada waktu tersebut. Adapun tugas ringan dapat dikerjakan ketika energi mulai menurun.

2. Sisihkan Waktu untuk Istirahat Singkat

Bekerja tanpa jeda dapat membuat konsentrasi dan produktivitas menurun. Karena itu, mengambil istirahat singkat secara berkala dapat menjadi cara untuk menjaga kebugaran mental.

Seseorang bisa memasang pengingat untuk berdiri dari kursi, berjalan sebentar, atau menjauh sejenak dari layar komputer.

“Istirahat mikro mengalahkan istirahat panjang. Jeda singkat dan disengaja sepanjang hari, meski hanya lima menit, dapat meningkatkan kinerja kognitif dan mengurangi kelelahan lebih dari sekadar satu kali istirahat panjang,” papar Nouhi.

3. Jaga Interaksi Sosial dengan Rekan Kerja

Berkomunikasi dengan rekan kerja tidak harus selalu berkaitan dengan urusan kantor. Percakapan ringan, minum kopi bersama, atau makan siang dengan kolega dapat membantu mengalihkan perhatian sejenak dari tekanan pekerjaan.

Miciano menjelaskan bahwa hubungan sosial yang positif dapat membantu seseorang menghadapi kelelahan dan mengurangi kecenderungan menarik diri ketika sedang tertekan.

“Interaksi sosial sederhana bertindak sebagai katup pelepas tekanan yang mengendurkan ketegangan saat kelelahan melanda. Menjangkau orang lain daripada menarik diri bisa menjadi pilihan yang paling membangkitkan energi,” ujar Miciano.

4. Lakukan Aktivitas yang Menenangkan

Waktu istirahat di sela pekerjaan dapat dimanfaatkan untuk melakukan kegiatan yang membantu pikiran lebih rileks. Misalnya, melakukan peregangan, menulis jurnal, atau membaca buku ringan.

Sebisa mungkin, gunakan waktu tersebut untuk menjauh sementara dari urusan pekerjaan. Kebiasaan ini membantu memberikan ruang bagi pikiran untuk beristirahat sebelum kembali menghadapi tugas berikutnya.

5. Buat Ritual untuk Mengakhiri Hari Kerja

Memiliki kebiasaan khusus setelah menyelesaikan pekerjaan dapat membantu memisahkan urusan profesional dari kehidupan pribadi.

Ritual tersebut tidak harus rumit. Berganti pakaian setelah tiba di rumah atau berjalan kaki selama sekitar 10 menit dapat menjadi penanda bahwa waktu bekerja telah berakhir.

“Menciptakan transisi yang konsisten antara pekerjaan dan rumah, bahkan sesuatu yang sederhana seperti berganti pakaian atau berjalan kaki sepuluh menit, dapat menurunkan hormon kortisol dan mendukung pemulihan mental,” kata Nouhi.

6. Gerakkan Tubuh dengan Aktivitas Ringan

Setelah bekerja, olahraga ringan bisa menjadi pilihan untuk membantu tubuh kembali bugar. Peregangan santai atau berjalan kaki pada sore hari dapat dilakukan sesuai kondisi fisik masing-masing.

Namun, aktivitas tersebut sebaiknya tidak dipaksakan ketika tubuh sudah terlalu lelah. Pilih gerakan yang nyaman agar tidak menambah beban setelah seharian bekerja.

7. Luangkan Waktu untuk Mendapatkan Sinar Matahari

Menghabiskan waktu di luar ruangan dapat menjadi cara sederhana untuk menyegarkan pikiran setelah berjam-jam berada di dalam kantor.

Paparan cahaya alami pada sore hari juga berperan dalam mengatur ritme sirkadian, yaitu siklus alami tubuh yang memengaruhi pola tidur dan kewaspadaan.

“Dapatkan sinar matahari setelah bekerja. Paparan cahaya sore mengatur ulang ritme sirkadian tubuh, mendukung kewaspadaan yang lebih baik di malam hari, dan pada akhirnya meningkatkan kualitas tidur,” pungkas Nouhi.

Berbagai langkah tersebut dapat diterapkan secara bertahap sesuai kebutuhan dan kondisi masing-masing. Mengatur beban kerja, menyediakan waktu istirahat, serta menjaga rutinitas pemulihan menjadi bagian penting dalam mencegah kelelahan.

Tags: Kelelahan Mentalkesehatan mentalKeseimbangan HidupMetapos.idproduktivitas kerjaTips Pulih Energi
Previous Post

Dirut PLN Berganti, Suroso Isnandar Ambil Alih Jabatan

Next Post

Kasus Penyadapan OpenAI, Tersangka Diduga Hendak Kabur

Related Posts

Drama Indonesia Tembus Pasar Global Lewat Kolaborasi MD dan iQIYI
Lifestyle & Health

Drama Indonesia Tembus Pasar Global Lewat Kolaborasi MD dan iQIYI

14 October 2026
Otak Pembunuhan Tupac Shakur Dijatuhi Hukuman hingga Seumur Hidup
Lifestyle & Health

Otak Pembunuhan Tupac Shakur Dijatuhi Hukuman hingga Seumur Hidup

14 October 2026
Sinopsis Whalefall, Austin Abrams Terjebak di Perut Paus Raksasa
Lifestyle & Health

Sinopsis Whalefall, Austin Abrams Terjebak di Perut Paus Raksasa

14 October 2026
Influenza A dapat menyebabkan demam, batuk, dan nyeri otot hingga komplikasi serius. Kenali gejala, cara penularan, pencegahan, dan tanda bahayanya.
Lifestyle & Health

Kenali Gejala Influenza A dan Risiko Komplikasinya

14 October 2026
Naruto Shadow Rising diumumkan di New York Comic Con 2026. Simak fakta tentang kreator, pengumuman, dan petunjuk cerita dari sketsa yang beredar.
Lifestyle & Health

Naruto Shadow Rising Resmi Diperkenalkan di NYCC 2026

14 October 2026
Mike Flanagan Buka Peluang Lanjutkan Serial Carrie ke Musim Kedua
Lifestyle & Health

Mike Flanagan Buka Peluang Lanjutkan Serial Carrie ke Musim Kedua

13 October 2026
Next Post
OpenAI

Kasus Penyadapan OpenAI, Tersangka Diduga Hendak Kabur

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini