Friday, September 25, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

PT Penilai Harga Efek Indonesia

Rahmat Herlambang by Rahmat Herlambang
14 October 2024
in Ekbis
PT Penilai Harga Efek Indonesia

Jakarta, Metapos.id – PT Penilai Harga Efek Indonesia (PHEI) resmi meluncurkan Harga Pasar Wajar (HPW) Sekuritas Bank Indonesia yang terdiri dari Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI),
Sekuritas Valas Bank Indonesia (SVBI) dan Sukuk Valas Bank Indonesia (SUVBI). Penerbitan HPW instrumen Sekuritas Bank Indonesia secara perdana ini dilakukan setelah PHEI ditetapkan oleh
Bank Indonesia sebagai pihak yang melakukan penilaian dan penerbitan HPW instrumen Sekuritas Bank Indonesia.

Selain itu, PHEI juga telah mengantongi izin dari Otoritas Jasa Keuangan sebagai
syarat bagi PHEI untuk dapat melakukan penilaian dan penerbitan HPW instrumen Sekuritas Bank Indonesia.
Dalam sambutannya pada acara peluncuran, M. Kadhafi Mukrom, Direktur Utama PHEI,menyampaikan bahwa peluncuran HPW instrumen Sekuritas Bank Indonesia merupakan bagian dari upaya kolektif yang dilakukan untuk memperkuat stabilitas sistem keuangan nasional dan
diharapkan dapat turut menciptakan iklim investasi yang kondusif dan transparan.

BACA JUGA

Pemerintah Tegaskan Pertalite Tak Naik 2026

Industri Furnitur Terhubung dalam Satu Platform di Jakarta

Dhafi juga berharap hadirnya HPW Sekuritas Bank Indonesia dapat menjadi pendorong bagi peningkatan integritas dan kredibilitas pasar keuangan Indonesia di mata dunia.Dhafi juga menyampaikan bahwa perhitungan dan penilaian harga pasar wajar instrumen Sekuritas
Bank Indonesia ini melengkapi penilaian dan penetapan HPW atas EBUS dan surat berharga lainnya yang PHEI lakukan, meliputi 1.304 seri jenis instrumen Efek bersifat utang dan Sukuk, baik yang
diterbitkan oleh Pemerintah maupun korporasi dengan total jumlah outstanding mencapai Rp7.552,23 Triliun. Lebih lanjut Dhafi menyampaikan bahwa Penilaian dan penetapan HPW dilakukan PHEI dengan menggunakan sumber data primer yang terverifikasi serta sumber data
sekunder yang juga reliable.

Metodologi yang digunakan juga secara luas digunakan oleh lembaga
penilaian harga efek di beberapa negara.
Turut hadir dan memberi sambutan dalam acara peluncuran, Edi Broto Suwarno (Kepala Departemen Pengawasan Pengelolaan Investasi dan Pasar Modal Regional, Otoritas Jasa Keuangan), Donny Hutabarat (Direktur Eksekutif, Kepala Departemen Pengembangan Pasar
Keuangan Bank Indonesia) dan Bapak Iman Rachman (Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia).


Sebagai bagian dari kegiatan peluncuran, PHEI juga menyelenggarakan Seminar dengan tema “Sekuritas Bank Indonesia: Kondisi di Pasar dan Peluang Investasi”. Hadir dalam seminar sebagai pembicara antara lain Dopul Rudy Tamba (Deputi Direktur Departemen Pengembangan Pasar Keuangan Bank Indonesia), Handy Yunianto (Kepala Divisi Fixed Income Research PT Mandiri Sekuritas) dan Ifan M. Ihsan (Kepala Divisi Operasional PT Penilai Harga Efek Indonesia).

Seminar ini dipandu oleh Lolita Liliana (Head Of Investment Specialist and Product Development PT Succorinvest Asset Management) sebagai moderator. Penyelenggaraan seminar ini ditujukan
untuk memberikan gambaran dan minat investor atas instrumen Sekuritas Bank Indonesia.

Tags: Metapos.idPT Penilai harga efek Indonesia
Previous Post

14 Juta Investor Pasar Modal:Sinergi, Inovasi Digital, dan Akses Informasi yang Kian Inklusif

Next Post

BSI Dorong Kemandirian Umat melalui pembangunan dan optimalisasi Masjid Padepokan KH Ahmad Dahlan Yogyakarta

Related Posts

Kementerian ESDM menegaskan harga Pertalite tidak naik hingga akhir 2026 dan membantah informasi kenaikan yang beredar di media sosial.
Ekbis

Pemerintah Tegaskan Pertalite Tak Naik 2026

25 September 2026
Industri Furnitur Terhubung dalam Satu Platform di Jakarta
Ekbis

Industri Furnitur Terhubung dalam Satu Platform di Jakarta

24 September 2026
Petrokimia Gresik Bawa Inovasi Hijau ke Forum PBB
Ekbis

Petrokimia Gresik Bawa Inovasi Hijau ke Forum PBB

24 September 2026
Ekbis

Pemerintah Siapkan Pembangkit Listrik Berkapasitas 100 GW

23 September 2026
Tokopedia dan TikTok Shop menjadi platform digital pertama yang menampilkan produk lokal kurasi Kemendag melalui kolaborasi #BeliLokal.
Ekbis

Tokopedia dan TikTok Shop Tampilkan Produk BuSan

22 September 2026
Capital Market Run 2026 Usung Tema Plant Your Investment
Ekbis

Capital Market Run 2026 Usung Tema Plant Your Investment

22 September 2026
Next Post
BSI Dorong Kemandirian Umat melalui pembangunan dan optimalisasi Masjid Padepokan KH Ahmad Dahlan Yogyakarta

BSI Dorong Kemandirian Umat melalui pembangunan dan optimalisasi Masjid Padepokan KH Ahmad Dahlan Yogyakarta

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini