Tuesday, October 13, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Prabowo Usul Tak Perlu Ada Hotel BUMN, Ini Kata Erick Thohir

Afizahri by Afizahri
6 March 2024
in Ekbis
Prabowo Bakal Kerek Rasio Pajak Naik 6 Persen

Jakarta ,Metapos.id – Calon presiden nomor 02, Prabowo Subianto mengusulkan tidak perlu ada BUMN yang bergerak di sektor perhotelan. Ia juga menilai perlunya privatisasi dan rasionalisasi terhadap perusahaan pelat merah yang tidak memiliki peran strategis.

Menanggapi hal ini, Menteri BUMN Erick Thohir mengaku setuju dengan usulan Prabowo terkait dengan privatisasi dan rasionalisasi perusahaan pelat merah. Dia bilang, hal itu juga sudah dilakukan dirinya.

BACA JUGA

Prudential Syariah Perkuat Literasi Keuangan di Aceh

BEI dan KSEI Perluas Transparansi Kepemilikan Saham

Erick bilang di bawah kepemimpinannya program bersih-bersih BUMN dijalankan. Hasilnya, dari 108 perusahaan kini telah dipangkas hingga tersisa 41 perusahaan. Bahkan, ia mengaku menargetkan tersisa 30 perusahaan.

“Ya memang kan sangat mendukung, dan teman-teman tahu bahwa kita di roadmap 2024-2034 kan kalau bisa BUMN jumlahnya 30-an, yang sekarang ini menjadi 41 pun baru tahun ini. Dari 108 menjadi 41 itu baru tahun ini, nah ke depan 30-an. Memang ya itu sesuai dengan roadmap,” ujarnya usai acara Mandiri Investment Forum, di Hotel Fairmont, Jakarta, Selasa, 5 Maret.

Terkait dengan hotel BUMN, Erick bilang dulunya setiap perusahaan pelat merah memiliki hotel. Namun, kata Erick, hotel-hotel tersebut kini telah dikonsolidasikan menjadi satu payung.

“Dan seperti yang Pak Prabowo sampaikan, apakah perlu BUMN mempunyai hotel yang banyak, saya rasa kan sudah disampaikan. Memang dulunya, setiap BUMN punya hotel dulu. Sekarang zamannya saya, hotel-hotel itu dikonsolidasikan menjadi satu payung, yaitu jumlahnya 122 hotel. Apakah itu perlu? Ya menurut saya bukan sesuatu yang signifikan,” jelasnya.

Saat ini, Erick bilang BUMN menjalankan tiga hal. Pertama, BUMN menjadi korporasi yang sehat dan menjadi bagian daripada kontribusi fiskal baik pajak, dividen, dan lain-lainnya.

“Kedua, tentu yang namanya economic development. Seperti contoh kita buat Sanur, itu kan menjadi pusat wisata kesehatan. Lalu kita bikin develop apa, develop apa, itu yang menjadi bagian,” jelasnya.

Terakhir, sambung Erick, yang paling penting adalah manusia yang menggerakan ekonomi. Menurut dia, ketiga hal ini yang harus dijaga BUMN.

“Yang paling penting people’s economy, di mana BUMN itu menjadi tadi, 92 persen ultra mikro, mikro masih di BUMN. Nah hal-hal seperti ini yang harus kita jaga,” ucapnya.

Tags: Erick ThohirHotel BUMNMetapos.idPrabowo
Previous Post

Resmikan Toko Model Terbaru, Bridgestone Indonesia Ekspansi Layanan di Jatiwaringin

Next Post

Menkeu Sri Mulyani Ungkap Sejumlah Permasalahan yang Dihadapi Negara Berkembang

Related Posts

Prudential Syariah dan OJK menggelar SYAFIF di Aceh pada 9–11 Oktober 2026 untuk memperkuat literasi keuangan syariah dan membuka peluang bagi UMKM.
Ekbis

Prudential Syariah Perkuat Literasi Keuangan di Aceh

13 October 2026
BEI dan KSEI Perluas Transparansi Kepemilikan Saham
Ekbis

BEI dan KSEI Perluas Transparansi Kepemilikan Saham

9 October 2026
GAPKI Gelar IPOC 2026, Perkuat Peran Sawit bagi Ketahanan Pangan, Energi, dan Ekonomi di Tengah Gejolak Global
Ekbis

GAPKI Gelar IPOC 2026, Perkuat Peran Sawit bagi Ketahanan Pangan, Energi, dan Ekonomi di Tengah Gejolak Global

9 October 2026
Penjualan kendaraan BBM di Australia turun 36,2 persen pada September 2026, sementara mobil listrik dan plug-in hybrid mencatat pertumbuhan pesat.
Ekbis

Mobil Listrik Makin Laris, Kendaraan BBM Australia Turun

9 October 2026
OJK Ungkap Dugaan Pidana Perbankan di Mandiri Taspen Purwokerto
Ekbis

OJK Ungkap Dugaan Pidana Perbankan di Mandiri Taspen Purwokerto

8 October 2026
Sejumlah miliarder dunia ternyata tidak menyelesaikan pendidikan tinggi, tetapi berhasil membangun bisnis dengan kekayaan hingga ribuan triliun rupiah.
Ekbis

Putus Kuliah, 10 Miliarder Ini Tajir Melintir

8 October 2026
Next Post
Ini Jurus Sri Mulyani Bawa Ekonomi RI Terhindar Resesi Global 2023

Menkeu Sri Mulyani Ungkap Sejumlah Permasalahan yang Dihadapi Negara Berkembang

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini