Wednesday, September 23, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Prabowo Bakal Kerek Rasio Pajak Naik 6 Persen

Afizahri by Afizahri
13 January 2024
in Ekbis
Prabowo Bakal Kerek Rasio Pajak Naik 6 Persen

Jakarta,Metapos.id – Calon Presiden (Capres) Nomor Urut 02, Prabowo Subianto memasang target kenaikan rasio pajak sebesar 5 hingga 6 persen dari capaian saat ini jika terpilih pada Pemilu 2024.

Tujuannya, untuk membuat posisi Indonesia sejajar dengan Malaysia, Vietnam hingga Kamboja.

BACA JUGA

Tokopedia dan TikTok Shop Tampilkan Produk BuSan

Capital Market Run 2026 Usung Tema Plant Your Investment

Awalnya, Prabowo mengungkapkan, rasio pajak di Indonesia saat ini masih berada di 12 persen.

Sementara negara-negara tetangga sudah jauh lebih tinggi. Misalnya, Thailand dan Vietnam yang mencapai 16 persen dan 18 persen.

“Jadi rasio pendapatan kita pajak plus penghasilan yang lain itu sudah di sekitar 12 persen, tetapi benar Thailand, Vietnam, tetangga-tetangga kita sudah 16 persen sudah 18 persen,” kata Prabowo dalam Dialog Capres Bersama Kadin Indonesia: Menuju Indonesia Emas 2045, di Jakarta, Jumat, 12 Januari.

Menurut Prabowo, jika Thailand dan Vietnam bisa mengapa Indonesia tak bisa. Karena itu, ia menekankan Indonesia juga harus bisa sejajar kedua negara tersebut dalam hal rasio pajak.

“Saya bertanya, apa sih bedanya kita dengan orang Thailand dan orang Vietnam, apa kita lebih bodoh atau apa masalahnya. Jadi if they can do it, we must also do it, kita tidak boleh menyerah,” tegasnya.

Guna mengejar posisi Malaysia, Thailand, hingga Kamboja tadi, Prabowo mengungkit soal peran badan khusus penerimaan negara.

Ia ingin menaikkan rasio pajak 5 hingga 6 persen agar menjadi 18 persen.

“Sasaran kita, kita harus naik dari 12 persen. kita harus naik ke 5 persen atau 6 persen,” kata Prabowo.

Prabowo pun mengungkapkan strategi yang akan digunkana pihaknya untuk meningkatkan rasio pajak sebesr 5-6 persen ke depannya. Salah satu caranya berbasis keputusan politik.

“Jadi pertama semua itu berasal dari will, kehendak politik, political will, ada nggak political will untuk sama dengan Malaysia Thailand Vietnam dan Kamboja sekalipun, dan kalau ada political will kita cari upayanya antara lain dengan komputerisasi dengan digitalisasi dan dengan efisiensi transparansi,” tuturnya.

Prabowo juga bilang akan memisahkan Direktorat Jenderal Pajak (DJP) dan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai. Nantinya, kata dia, akan dibentuk badan khusus yang mengurusi penerimaan negara.

“Kita mau pisahkan badan penerimaan tersendiri supaya lebih efisien si Menteri Keuangan tidak perlu untuk mikirin atau mengurusi itu, ada Badan Khusus kemudian kita pisahkan antara treasury antara pengelolaan kekayaan negara dan penerimaan,” jelasnya.

Tags: Metapos.idPrabowo SubiantoRasio pajak
Previous Post

Herbalife Membagikan Tren Kebugaran untuk Tahun 2024

Next Post

Ini Sederet Proyek Strategis Nasional Migas di Indonesia

Related Posts

Tokopedia dan TikTok Shop menjadi platform digital pertama yang menampilkan produk lokal kurasi Kemendag melalui kolaborasi #BeliLokal.
Ekbis

Tokopedia dan TikTok Shop Tampilkan Produk BuSan

22 September 2026
Capital Market Run 2026 Usung Tema Plant Your Investment
Ekbis

Capital Market Run 2026 Usung Tema Plant Your Investment

22 September 2026
Saham SMLE Dilirik Investor Strategis
Ekbis

Saham SMLE Dilirik Investor Strategis

22 September 2026
Petrokimia Gresik Raih Paten Inovasi Silika
Ekbis

Petrokimia Gresik Raih Paten Inovasi Silika

22 September 2026
Menengs Buka Peluang Affiliate Marketing bagi Warga Banjar
Ekbis

Menengs Buka Peluang Affiliate Marketing bagi Warga Banjar

21 September 2026
Isu Kenaikan BBM 2026, Pemerintah Tegaskan Harga BBM Tetap Tidak Berubah
Ekbis

Harga BBM Nonsubsidi Stabil Sejak September

15 September 2026
Next Post
SKK Migas Restui Dua Proyek EOR di WK Rokan

Ini Sederet Proyek Strategis Nasional Migas di Indonesia

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini