Saturday, October 10, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

PGN Mau Bikin Bunker Gas LNG Pertama di Indonesia

Rahmat Herlambang by Rahmat Herlambang
5 September 2022
in Ekbis
PGN Dorong Masyarakat Gunakan Gas Bumi

JAKARTA,Metapos.id – Subholding Gas PT Pertamina (Persero), PT PGN Tbk siap merealisasikan proyek pengembangan penyimpanan bahan bakar gas alam cair atau liquefied natural gas (LNG) bunkering pertama di Indonesia.

Pencapaian tersebut menunjukkan upaya terobosan infrastruktur gas bumi nonpipa PGN semakin nyata dan menjadi langkah awal bagi PGN sebagai pemain LNG dengan portofolio penjualan LNG.

BACA JUGA

BEI dan KSEI Perluas Transparansi Kepemilikan Saham

GAPKI Gelar IPOC 2026, Perkuat Peran Sawit bagi Ketahanan Pangan, Energi, dan Ekonomi di Tengah Gejolak Global

Direktur Infrastruktur dan Teknologi PGN Achmad Muchtasyar menjelaskan, lokasi proyek berada di Terminal LNG Bontang, Kalimantan Timur.

PGN menyediakan LNG sebagai bahan bakar kapal domestik maupun internasional dengan permintaan sampai dengan 0,7 juta ton per tahun (MTPA) selama 10 tahun.

Menurut dia, proyek itu merupakan tindak lanjut dari kerja sama pengembangan LNG di Pertamina Group dan mitra lainnya.

Adapun PGN telah menyelesaikan kajian front end engineering design (FEED) dan telah menyerahkan kepada PT Badak NGL untuk proses selanjutnya termasuk di antaranya finalisasi aspek komersial, persiapan pengadaan, dan pengurusan perizinan terkait.

“Inisiatif ini dapat memperkuat posisi Indonesia di rute maritim internasional dan menjadi peluang baru industri maritim. LNG bunkering di Bontang memiliki keunggulan yang kompetitif karena berada di rute kapal Australia-Asia Timur,” kata Achmad melalui keterangan tertulisnya, Senin, 5 September.

LNG bunkering, lanjutnya, juga dapat berkontribusi pada modernisasi pengelolaan LNG dan peningkatan nilai keekonomian gas bumi di Indonesia.

“Kami sangat menyambut baik kerja sama yang dilakukan dengan PGN. Insya Allah antara PT Badak NGL dan PGN sama-sama akan saling mendapatkan manfaat dari kerja sama ini. Hal ini juga sejalan dengan arahan dari SPPU Pertamina untuk saling melakukan sinergi di antara Pertamina Group,” sebut Gema Iriandus Pahalawan, President Director & CEO PT Badak NGL.

LNG bunkering merupakan inisiatif untuk penyimpanan dan penyaluran LNG sebagai bahan bakar kapal dengan menggunakan skema transfer direct berthing dan ship to ship transfer.

Penggunaan LNG sebagai bahan bakar kapal ini menjadi bagian dari program konversi BBG untuk sektor maritim yang tertuang dalam Grand Strategi Energi Nasional (GSEN).

Untuk kebutuhan domestik, LNG bunkering Terminal Bontang juga dapat menunjang gasifikasi LNG untuk sektor kelistrikan yang tersebar di Indonesia tengah dan timur, serta menyediakan infrastruktur yang memadai untuk menyalurkan LNG di Kalimantan dan sekitarnya.

Permintaan energi bersih yang semakin tinggi juga mendorong PGN untuk meningkatkan ekspansi bisnis LNG yang lebih ramah lingkungan dalam skala besar maupun kecil di dalam negeri maupun mancanegara.

Tags: Metapos.idPertaminaPGN
Previous Post

BTN BSSN Maksimalkan Proteksi Transaksi Digital

Next Post

Bansos Ojek Cair di Oktober 2022

Related Posts

BEI dan KSEI Perluas Transparansi Kepemilikan Saham
Ekbis

BEI dan KSEI Perluas Transparansi Kepemilikan Saham

9 October 2026
GAPKI Gelar IPOC 2026, Perkuat Peran Sawit bagi Ketahanan Pangan, Energi, dan Ekonomi di Tengah Gejolak Global
Ekbis

GAPKI Gelar IPOC 2026, Perkuat Peran Sawit bagi Ketahanan Pangan, Energi, dan Ekonomi di Tengah Gejolak Global

9 October 2026
Penjualan kendaraan BBM di Australia turun 36,2 persen pada September 2026, sementara mobil listrik dan plug-in hybrid mencatat pertumbuhan pesat.
Ekbis

Mobil Listrik Makin Laris, Kendaraan BBM Australia Turun

9 October 2026
OJK Ungkap Dugaan Pidana Perbankan di Mandiri Taspen Purwokerto
Ekbis

OJK Ungkap Dugaan Pidana Perbankan di Mandiri Taspen Purwokerto

8 October 2026
Sejumlah miliarder dunia ternyata tidak menyelesaikan pendidikan tinggi, tetapi berhasil membangun bisnis dengan kekayaan hingga ribuan triliun rupiah.
Ekbis

Putus Kuliah, 10 Miliarder Ini Tajir Melintir

8 October 2026
PT Sepatu Bata Tbk (BATA)
Ekbis

Penjualan Merosot, Presiden Direktur Bata Ajukan Pengunduran Diri

2 October 2026
Next Post
Pemerintah Rencanakan Pemberian Bansos Ojek

Bansos Ojek Cair di Oktober 2022

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini