Sunday, October 25, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Pentingnya Transformasi Teknologi, Data, dan Kedaruratan Kesehatan Indonesia

Rahmat Herlambang by Rahmat Herlambang
9 April 2022
in Tek & Oto
Pentingnya Transformasi Teknologi, Data, dan Kedaruratan Kesehatan Indonesia

Metapos.id, Jakarta – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) pada tahun lalu telah meluncurkan enam pilar transformasi pada sektor kesehatan di Indonesia. Transformasi tersebut rencananya akan dilakukan mulai dari tahun 2021 hingga 2024 mendatang.

Enam pilar tersebut di antaranya adalah: Transformasi layanan primer, transformasi layanan sekunder (rujukan atau rumah sakit), transformasi sistem layanan kesehatan, transformasi sistem pembiayaan kesehatan, transformasi sumber daya manusia kesehatan, dan transformasi teknologi kesehatan.

BACA JUGA

Tesla Siapkan Cybercab untuk Pelanggan Akhir Tahun

Google Chrome Tambah Fitur Deteksi Situs Penipuan Berbasis AI

Rektor Institut Kesehatan Indonesia Dr. Nurlis Effendi, SH, MH menekankan perlunya transformasi regulasi selain 6 pilar yang dicanangkan Kementerian Kesehatan.

“Seharusnya, selain enam pilar, kita juga memerlukan transformasi regulasi kesehatan,” ujar Nurlis saat berbicara dalam Talkshow dengan tema “Transformasi Kesehatan Indonesia, Seperti Apa?” di Kampus IKI, Kelapa Gading, Jakarta, Sabtu, 9 April 2022.

Nurlis menekankan pada regulasi kesehatan karena masih banyak aturan dan undang-undang yang belum mendukung perkembangan transformasi teknologi kesehatan di Indonesia.

Selain transformasi regulasi, Nurlis juga menekankan pada transformasi teknologi data kesehatan. Menurut Rektor IKI tersebut, transformasi data kesehatan perlu memanfaatkan teknologi siber sebagai transformasi digital teknologi kesehatan.

“Di Amerika, kejahatan siber menyasar data kesehatan. Karena itu, sebelum terjadi di Indonesia, keamanan data kesehatan atau cybersecurity-nya harus diperkuat,” ujar Nurlis.

Sementara, Pakar Spesialis Emergency, Ahli Gigitan Ular Berbisa, Dr. Tri Maharani, M. Si. Sp.EM. mengungkap pentingnya transformasi kedaruratan saat bencana. Misalnya, menurut Maharani, makanan untuk korban bencana jangan hanya mie instan.

“Kita perlu makanan bergizi lengkap untuk korban bancana agar penyakit mudah menular dan berkembang di lingkungan yang sedang dilanda bencana,” ujar Maharani.

Ikut berkomentar, Peneliti BRIN Dr. drh. Didik Budijanto, M. Kes. menyebut transformasi dari sistem teknologi kesehatan harus berbasis data dan pelayanan.

“Transformasi 6 pilar kesehatan harus fokus dari teknologi digital di kesehatan akan kami geser dari yang sifatnya pelaporan, menjadi pelayanan,” ujar Didik.

Tags: Metapos.idTeknologi
Previous Post

Erick Thohir Tak Ingin Dana Pensiun PLN Bernasib seperti Jiwasraya

Next Post

4 Ambulans Laut Pasar Modal Indonesia Siap Meluncur Untuk Melayani Masyarakat

Related Posts

Tesla berencana mulai menjual robot taksi Cybercab kepada pelanggan pada akhir 2026, meski regulator AS tengah menyelidiki standar keselamatan kendaraan tersebut.
Tek & Oto

Tesla Siapkan Cybercab untuk Pelanggan Akhir Tahun

23 October 2026
Google Chrome Tambah Fitur Deteksi Situs Penipuan Berbasis AI
Tek & Oto

Google Chrome Tambah Fitur Deteksi Situs Penipuan Berbasis AI

23 October 2026
DeepSeek dikabarkan memperoleh pendanaan sekitar Rp100 triliun, di tengah pembatasan teknologi perusahaan AI China tersebut oleh pemerintah AS.
Tek & Oto

Diblokir AS, DeepSeek Justru Dapat Suntikan Dana Besar

23 October 2026
Meta Didenda Rp450 Triliun dalam Kasus Kebocoran Data Cambridge Analytica
Tek & Oto

Meta Didenda Rp450 Triliun dalam Kasus Kebocoran Data Cambridge Analytica

22 October 2026
Komdigi Tegaskan Tak Batasi Jangkauan Konten Kritik Karhutla
Tek & Oto

Komdigi Tegaskan Tak Batasi Jangkauan Konten Kritik Karhutla

21 October 2026
Amerika Serikat memperluas larangan DeepSeek ke seluruh lembaga sipil federal karena kekhawatiran kebocoran data sensitif dan keamanan nasional.
Tek & Oto

AS Khawatir Data Pemerintah Bocor lewat DeepSeek

21 October 2026
Next Post
4 Ambulans Laut Pasar Modal Indonesia Siap Meluncur Untuk Melayani Masyarakat

4 Ambulans Laut Pasar Modal Indonesia Siap Meluncur Untuk Melayani Masyarakat

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini