Sunday, September 27, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Pengusaha Setuju Rencana Capres Prabowo untuk Impor Sapi Perah demi Penuhi Kebutuhan Susu

metaposmedia by metaposmedia
29 February 2024
in Ekbis
Pengusaha Setuju Rencana Capres Prabowo untuk Impor Sapi Perah demi Penuhi Kebutuhan Susu

Jakarta , Metapos.id – Pengusaha yang tergabung dalam Perhimpunan Peternak Sapi dan Kerbau Indonesia (PPSKI) menyambut baik rencana impor 1,5 juta sapi oleh Prabowo Subianto.

Hal itu sebagai upaya menambah populasi sapi perah, meskipun impor sapi bukan hal yang mudah untuk dilakukan. Apalagi, jika kebutuhannya sangat besar.

BACA JUGA

Pemerintah Tegaskan Pertalite Tak Naik 2026

Industri Furnitur Terhubung dalam Satu Platform di Jakarta

Anggota Dewan Penasehat PPSKI Teguh Boediyana mengatakan bahwa untuk meningkatkan produksi susu sapi segar dalam negeri, maka harus menambah jumlah populasi sapi perah yang ada saat ini.

Sementara, sambung Teguh, meningkatkan jumlah populasi tidak lah mudah. Mengingat, sapi membutuhkan waktu yang relatif lebih panjang untuk berkembang biak.

Karena itu, lanjut Teguh, peningkatan populasi sapi perah dengan upaya impor menjadi sesuatu yang realistis. Meskipun, diakui Teguh, melakukan impor pun tidak lah mudah.

“Kita setuju peningkatan populasi dengan impor karena itu pilihan yang realistis. Cuma tidak mudah mendapatkan bibit dari sapi perah ini. Tidak mudah, kita butuhnya akan sangat besar kalau kita mau swasembada,” katanya saat dihubungi. di Jakarta, Rabu, 28 Februari.

Saat ini, sambung Teguh, populasi sapi perah di Indonesia hanya berkisar 600.000 ekor. Dimana, hanya 300.000 ekor betina yang dapat diambil susunya. Jumlah tersebut, hanya mampu memenuhi 20 persen kebutuhan susu segar nasional. Sedangkan pasokan tersebut sudah terserap oleh industri pengolahan susu.

Sementara, lanjut Teguh, 80 persen kebutuhan susu segar dalam negeri dipenuhi melalui impor. Dengan adanya program makan siang dan susu gratis, maka otomatis akan meningkatkan konsumsi susu secara nasional.

Karena itu, menurut Teguh, mau tidak mau impor sapi menjadi solusi yang realistis untuk dilakukan demi menggenjot produksi susu segar dalam negeri.

“Cara menggenjotnya ya kita harus salah satunya mengimpor sapi-sapi bibit untuk sapi perah. Itu enggak ada pilihan lain selain meningkatkan produktivitas sapi perah yang ada,” jelasnya.

Sebelumnya, Calon Presiden nomor urut 2 Prabowo Subianto berencana mengimpor sapi perah sebanyak 1,5 juta ekor untuk memenuhi kebutuhan susu sapi dalam program susu gratis.

Prabowo bilang, sapi-sapi ini akan menjadi bibit dan nantinya jumlah sapi akan bertambah banyak. Dengan begitu, kebutuhan susu dapat dipenuhi dari produksi di dalam negeri.

“Jadi kita mungkin harus impor satu juta atau 1,5 juta sapi dalam 3 tahun. Dia akan melahirkan kita akan punya tiga juta. Kira-kira begitu strategi kita. Ini tidak instan, tetapi (bisa terwujud jika ada will-nya, ada kehendak,” tegasnya.

Tags: Metapos.idPPSKIPrabowoSapi perah
Previous Post

Emiten Milik Prajogo Pangest Menakuisisi Anak Usaha Indika Energy Rp3,2 Triliun

Next Post

BNI Salurkan Pembiayaan Diaspora Indonesia di Hong Kong

Related Posts

Kementerian ESDM menegaskan harga Pertalite tidak naik hingga akhir 2026 dan membantah informasi kenaikan yang beredar di media sosial.
Ekbis

Pemerintah Tegaskan Pertalite Tak Naik 2026

25 September 2026
Industri Furnitur Terhubung dalam Satu Platform di Jakarta
Ekbis

Industri Furnitur Terhubung dalam Satu Platform di Jakarta

24 September 2026
Petrokimia Gresik Bawa Inovasi Hijau ke Forum PBB
Ekbis

Petrokimia Gresik Bawa Inovasi Hijau ke Forum PBB

24 September 2026
Ekbis

Pemerintah Siapkan Pembangkit Listrik Berkapasitas 100 GW

23 September 2026
Tokopedia dan TikTok Shop menjadi platform digital pertama yang menampilkan produk lokal kurasi Kemendag melalui kolaborasi #BeliLokal.
Ekbis

Tokopedia dan TikTok Shop Tampilkan Produk BuSan

22 September 2026
Capital Market Run 2026 Usung Tema Plant Your Investment
Ekbis

Capital Market Run 2026 Usung Tema Plant Your Investment

22 September 2026
Next Post
BNI Salurkan Pembiayaan Diaspora Indonesia di Hong Kong

BNI Salurkan Pembiayaan Diaspora Indonesia di Hong Kong

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini