Friday, October 30, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Pemerintah Harus Pertahankan Momentum Positif Ekonomi, Caranya dengan Menjaga Daya Beli Masyarakat

Rahmat Herlambang by Rahmat Herlambang
10 August 2022
in Ekbis
Kabar Baik, Neraca Perdagangan Indonesia Mei 2022 Surplus 2,90 Miliar Dolar AS

JAKARTA,Metapos.id – Perekonomian Indonesia diprediksi tetap akan tumbuh di semester II 2022. Jika pemerintah bisa menjaga momentum positif pertumbuhan ekonomi dengan menjaga daya beli masyarakat, maka diprediksikan Indonesia bisa bertahan dari tantangan di 2023.

“Penopang pertumbuhan akan berasal dari konsumsi rumah tangga seiring masih longgarnya PPKM (naiknya mobilitas publik). Lalu ada konsumsi jasa pendidikan yang secara seasonal pasti akan meningkatkan konsumsi rumah tangga, lalu ada gaji ke 13 PNS juga,” ujar Ekonom Bank Mandiri Faisal Rahman, Selasa, 9 Agustus.

BACA JUGA

CIO Danantara Punya Kepemilikan Saham di Supra Sekuritas yang Disanksi

Produksi Petrokimia Gresik Tembus 6,59 Juta Ton hingga September 2026

Kata Faisal, pada bulan Agustus ini ada momen yang akan mendorong konsumsi. Misalnya, diskon hari kemerdekaan, bansos termasuk bantuan langsung tunai (BLT), dan subsidi guna menahan penurunan daya beli golongan tidak mampu akibat naiknya inflasi.

Data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS) menyatakan bahwa perekonomian Indonesia berdasarkan besaran PDB kuartal II 2022 mencapai Rp4.919,9 triliun atau tumbuh sebesar 5,44 persen.

Sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani menyatakan akan bahwa pemerintah akan berusaha untuk mempertahankan ekonomi di level yang baik untuk sisa semester II tahun 2022. Salah satu sektor yang diharapkan akan mendorong pertumbuhan adalah belanja Kementerian dan Lembaga.

Menurut Faisal, untuk tahun ini serapan belanja pemerintah di semester satu sudah lebih tinggi dari tahun sebelumnya. Namun, kata dia, yang masih belum maksimal justru belanja pemerintah daerah.

“Sebenarnya untuk pemerintah pusat akselerasi belanja guna mendukung pemulihan ekonomi sudah mulai terasa. Namun yang belum memang masih di pemerintah daerah karena masih ada dana-dana yang belum direalisasikan,” ungkap Faisal.

Perkuat Daya Beli

Sementara itu, Ketua Asosiasi Kader Sosio-Ekonomi (AKSES) Indonesia Suroto mengatakan pemerintah harus menguatkan daya beli masyarakat untuk menjaga perekonomian Indonesia.

Lebih lanjut, Suroto menjelaskan fondasi ekonomi Indonesia terletak pada konsumsi domestik. Karena itu, kata dia, yang patut dilakukan adalah menjaga keberlangsungan dan keberadaan sisi permintaan domestik yang terkait erat dengan daya beli masyarakat.

“Yang terpenting ketika 60 hingga 70 persen fondasi ekonomi adalah konsumsi, otomatis yang perlu diselamatkan adalah demand side, daya belinya,” ujar Suroto.

Tags: Metapos.idPertumbuhan ekonomi
Previous Post

45 Tahun Pasar Modal Indonesia, Menuju Ekonomi Stabil, Tangguh, dan Berkelanjutan

Next Post

Buka-bukaan Menkeu Sri Mulyani, Jokowi Mau APBN 2023 Seperti Ini

Related Posts

CIO Danantara Punya Kepemilikan Saham di Supra Sekuritas yang Disanksi
Ekbis

CIO Danantara Punya Kepemilikan Saham di Supra Sekuritas yang Disanksi

29 October 2026
Produksi Petrokimia Gresik Tembus 6,59 Juta Ton hingga September 2026
Ekbis

Produksi Petrokimia Gresik Tembus 6,59 Juta Ton hingga September 2026

29 October 2026
BUMA School Sertifikasi 170 Siswa SMK lewat BNSP
Ekbis

BUMA School Sertifikasi 170 Siswa SMK lewat BNSP

28 October 2026
BEI Perkuat Fondasi Demutualisasi, Bidik 10 Besar Bursa Dunia
Ekbis

BEI Perkuat Fondasi Demutualisasi, Bidik 10 Besar Bursa Dunia

28 October 2026
AstyFarm mencatat pertumbuhan nilai transaksi 52% di Tokopedia dan TikTok Shop, menjangkau 42 kota, serta memperluas lahan produksi menjadi 12 hektare.
Ekbis

AstyFarm Tembus 42 Kota, Perluas Lahan Produksi

27 October 2026
Belanda Targetkan Penghematan 3,5 Miliar Euro lewat AI
Ekbis

Konser Ye di Jakarta Dongkrak Ekonomi hingga Rp600 Miliar

27 October 2026
Next Post
Sri Mulyani: Eselon I Kementerian Keuangan Harus Mengajar di STAN

Buka-bukaan Menkeu Sri Mulyani, Jokowi Mau APBN 2023 Seperti Ini

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini