• Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Monday, April 6, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Metapos
No Result
View All Result
Home Ekbis

Pemerintah Belum Mau Turunkan Harga Solar dan Pertalite, Ini Alasannya

Rahmat Herlambang by Rahmat Herlambang
11 October 2022
in Ekbis
Perkuat Peran Pemda dalam Pengawasan Penyaluran BBM Bersubsidi, BPH Migas Gandeng Kemendagri

Pengendara motor antre mengisi bahan bakar di SPBU Pertamina COCO, Jakarta, Minggu (3/1). Rilis Pertamina bahwa mulai 5 Januari nanti, harga Pertalite akan diturunkan dari saat ini Rp 8.200 per liter menjadi Rp 7.930 per liter. Sementara harga Pertamax turun dari Rp 8.650 per liter menjadi Rp 8.450 per liter. Penurunan harga ini, selain lantaran melemahnya harga minyak mentah, juga mengikuti rencama pemerintah memangkas harga BBM jenis premium dan solar.

Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA,Metapos.id – Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Dirjen Migas) Kementerian ESDM, Tutuka Ariadji mengungkapkan, pemerintah belum berencana menurunkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis Solar dan Pertalite.

Pasalnya, harga Pertalite dan Solar saat ini masih di bawah keekonomian.

“Harga Jenis BBM Tertentu (JBT) Solar dan Jenis Bahan Bakar Khusus Penugasan (JBKP) kan sebetulnya masih di bawah keekonomian jadi tidak perlu diubah. Yang perlu diubah adalah besaran subsidinya,” ujarnya dalam Energy Corner, Senin 10 OKtober.

Untuk itu, lanjut Tutuka, pemerintah akan kesulitan jika nantinya harus kembali menyesuaikan harga BBM.

Tutuka berpendapat, harga minyak dunia menjadi salah satu komoditas yang sangat sulit diprediksi karena mengikuti demand dan suplai yang ada.

“Harga minyak akan terganggu karena ada geopolitik tapi akan turun lagi dan stabil lagi,” imbuh Tutuka.

Sekadar informasi, harga minyak tergelincir di perdagangan Asia pada Senin pagi, turun dari level tertinggi lima minggu, karena pasar mengambil keuntungan menyusul kenaikan kuat pekan lalu di tengah ekspektasi pasokan yang lebih ketat menyusul pemotongan OPEC+ dan menjelang embargo Uni Eropa terhadap minyak Rusia.

Minyak mentah berjangka Brent merosot 81 sen atau 0,8 persen, menjadi diperdagangkan di 97,11 dolar AS per barel pada pukul 01.31 GMT.

Sementara itu, minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) AS diperdagangkan di 91,88 dolar AS per barel, melemah 76 sen atau 0,8 persen.

Download WordPress Themes Free
Free Download WordPress Themes
Download Nulled WordPress Themes
Download Best WordPress Themes Free Download
free download udemy paid course
download intex firmware
Free Download WordPress Themes
online free course
Tags: BBMDirjen migasKementerian ESDMMetapos.id
Rahmat Herlambang

Rahmat Herlambang

Related Posts

Komodo Curian Dijual ke Surabaya, Upaya Penyelundupan ke Thailand Digagalkan

Komodo Curian Dijual ke Surabaya, Upaya Penyelundupan ke Thailand Digagalkan

by Taufik Hidayat
6 April 2026
0

Metapos.id, Jakarta — Polisi menangkap dua pria asal Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur, karena mencuri seekor komodo. Mereka kemudian menjual...

Wamenkes Ungkap Penyebab 72 Siswa SD Keracunan MBG di Duren Sawit

Wamenkes Ungkap Penyebab 72 Siswa SD Keracunan MBG di Duren Sawit

by Taufik Hidayat
6 April 2026
0

Metapos.id, Jakarta — Wakil Menteri Kesehatan Benjamin Paulus Octavianus mengungkap penyebab keracunan massal siswa SD di Duren Sawit. Kasus ini...

Keracunan MBG di Jakarta Timur, 72 Siswa Dirawat dan Kini Hampir Semua Pulang

Keracunan MBG di Jakarta Timur, 72 Siswa Dirawat dan Kini Hampir Semua Pulang

by Farida Ratnawati
6 April 2026
0

Metapos.id, Jakarta – Keracunan MBG di Jakarta Timur menyebabkan puluhan siswa harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit. Oleh karena...

Wabah Campak di Bangladesh Tewaskan 38 Anak, Pemerintah Percepat Imunisasi

Wabah Campak di Bangladesh Tewaskan 38 Anak, Pemerintah Percepat Imunisasi

by Desti Dwi Natasya
6 April 2026
0

Metapos.id, Jakarta – Wabah campak di Bangladesh kembali menjadi perhatian setelah menewaskan puluhan anak sepanjang tahun ini. Oleh karena itu,...

Next Post
Bukit Asam Gunakan Kendaraan Listrik untuk Operasional Tambang

Ini Tiga Strategi Bukit Asam Dukung Target Pemerintah Menuju Net Zero Emission

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended.

Ini Penyebab Inflasi Juni 2023

Ini Penyebab Inflasi Juni 2023

3 July 2023
Pertamina Hulu lndonesia Catat Realisasi Produksi Minyak 43,2 Ribu BOPD di 2022

Pertamina International Shipping Tambah Dua Tanker Ramah Lingkungan

10 January 2024

Trending.

Bintang Porno Lana Rhoades Minta 400 Video Dihapus Demi Lindungi Anak

Bintang Porno Lana Rhoades Minta 400 Video Dihapus Demi Lindungi Anak

13 November 2025
Seorang Ibu Histeris : Saldo Nasabah BRI Hilang Ratusan Juta di Unit Laubaleng, Korban Curiga Ada Dugaan Orang Dalam

Seorang Ibu Histeris : Saldo Nasabah BRI Hilang Ratusan Juta di Unit Laubaleng, Korban Curiga Ada Dugaan Orang Dalam

12 November 2025
Dua Kali Janji Tunjukkan Ijazah di Pengadilan, Jokowi Malah Tak Hadiri Sidang CLS di PN Solo

Dua Kali Janji Tunjukkan Ijazah di Pengadilan, Jokowi Malah Tak Hadiri Sidang CLS di PN Solo

25 October 2025
Penukaran Uang Baru Ramadan Sudah Bisa Dilakukan Mulai 20 Maret

Penukaran Uang Baru Ramadan Sudah Bisa Dilakukan Mulai 20 Maret

16 March 2023
Ikut NU Saat Puasa, Ikut Muhammadiyah Saat Lebaran—Boleh atau Tidak?

Ikut NU Saat Puasa, Ikut Muhammadiyah Saat Lebaran—Boleh atau Tidak?

20 March 2026
Metapos Media

© 2025 Media Informasi Terkini

Navigasi

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2025 Media Informasi Terkini