• Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Monday, January 12, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Metapos
No Result
View All Result
Home Ekbis

Pemerintah Belum Mau Turunkan Harga Solar dan Pertalite, Ini Alasannya

Rahmat Herlambang by Rahmat Herlambang
11 October 2022
in Ekbis
Perkuat Peran Pemda dalam Pengawasan Penyaluran BBM Bersubsidi, BPH Migas Gandeng Kemendagri

Pengendara motor antre mengisi bahan bakar di SPBU Pertamina COCO, Jakarta, Minggu (3/1). Rilis Pertamina bahwa mulai 5 Januari nanti, harga Pertalite akan diturunkan dari saat ini Rp 8.200 per liter menjadi Rp 7.930 per liter. Sementara harga Pertamax turun dari Rp 8.650 per liter menjadi Rp 8.450 per liter. Penurunan harga ini, selain lantaran melemahnya harga minyak mentah, juga mengikuti rencama pemerintah memangkas harga BBM jenis premium dan solar.

Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA,Metapos.id – Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Dirjen Migas) Kementerian ESDM, Tutuka Ariadji mengungkapkan, pemerintah belum berencana menurunkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis Solar dan Pertalite.

Pasalnya, harga Pertalite dan Solar saat ini masih di bawah keekonomian.

“Harga Jenis BBM Tertentu (JBT) Solar dan Jenis Bahan Bakar Khusus Penugasan (JBKP) kan sebetulnya masih di bawah keekonomian jadi tidak perlu diubah. Yang perlu diubah adalah besaran subsidinya,” ujarnya dalam Energy Corner, Senin 10 OKtober.

Untuk itu, lanjut Tutuka, pemerintah akan kesulitan jika nantinya harus kembali menyesuaikan harga BBM.

Tutuka berpendapat, harga minyak dunia menjadi salah satu komoditas yang sangat sulit diprediksi karena mengikuti demand dan suplai yang ada.

“Harga minyak akan terganggu karena ada geopolitik tapi akan turun lagi dan stabil lagi,” imbuh Tutuka.

Sekadar informasi, harga minyak tergelincir di perdagangan Asia pada Senin pagi, turun dari level tertinggi lima minggu, karena pasar mengambil keuntungan menyusul kenaikan kuat pekan lalu di tengah ekspektasi pasokan yang lebih ketat menyusul pemotongan OPEC+ dan menjelang embargo Uni Eropa terhadap minyak Rusia.

Minyak mentah berjangka Brent merosot 81 sen atau 0,8 persen, menjadi diperdagangkan di 97,11 dolar AS per barel pada pukul 01.31 GMT.

Sementara itu, minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) AS diperdagangkan di 91,88 dolar AS per barel, melemah 76 sen atau 0,8 persen.

Download WordPress Themes
Download WordPress Themes
Free Download WordPress Themes
Download Nulled WordPress Themes
ZG93bmxvYWQgbHluZGEgY291cnNlIGZyZWU=
download redmi firmware
Premium WordPress Themes Download
ZG93bmxvYWQgbHluZGEgY291cnNlIGZyZWU=
Tags: BBMDirjen migasKementerian ESDMMetapos.id
Rahmat Herlambang

Rahmat Herlambang

Related Posts

Maung Bandung Kembali ke Puncak Usai Taklukkan Persija 1-0

Maung Bandung Kembali ke Puncak Usai Taklukkan Persija 1-0

by Taufik Hidayat
11 January 2026
0

Metapos.id, Bandung – Persib Bandung sukses mengamankan kemenangan tipis 1-0 atas rival abadinya, Persija Jakarta, dalam laga yang digelar di...

Malaysia Open 2026: Indonesia Belum Berhasil Raih Gelar

Malaysia Open 2026: Indonesia Belum Berhasil Raih Gelar

by Taufik Hidayat
11 January 2026
0

Metapos.id, Jakarta — Indonesia dipastikan pulang tanpa satu pun gelar dari turnamen Malaysia Open 2026. Seluruh wakil Merah Putih gagal...

Kunjungan Wisata ke Lampung Tembus 24,7 Juta Sepanjang 2025

Kunjungan Wisata ke Lampung Tembus 24,7 Juta Sepanjang 2025

by Taufik Hidayat
11 January 2026
0

Metapos.id, Jakarta – Sektor pariwisata Provinsi Lampung menunjukkan kinerja yang terus menguat sepanjang 2025. Data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat...

BNN Ungkap Pabrik Tembakau Sintetis di Tangerang, Tiga Tersangka Diamankan

BNN Ungkap Pabrik Tembakau Sintetis di Tangerang, Tiga Tersangka Diamankan

by Taufik Hidayat
10 January 2026
0

Metapos.id, Jakarta – Badan Narkotika Nasional (BNN) Republik Indonesia mengungkap keberadaan pabrik narkotika golongan I jenis MDMB-4en-Pinaca atau tembakau sintetis...

Next Post
Bukit Asam Gunakan Kendaraan Listrik untuk Operasional Tambang

Ini Tiga Strategi Bukit Asam Dukung Target Pemerintah Menuju Net Zero Emission

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended.

PT Kliring Berjangka Indonesia (PT KBI) Catat Pertumbuhan Kinerja Positif di Tengah Dinamika Global

PT Kliring Berjangka Indonesia (PT KBI) Catat Pertumbuhan Kinerja Positif di Tengah Dinamika Global

30 April 2025
Inovasi ForU.AI dalam Pengelolaan dan Keamanan Data Pribadi Melalui Teknologi Blockchain, AI,DiD

Inovasi ForU.AI dalam Pengelolaan dan Keamanan Data Pribadi Melalui Teknologi Blockchain, AI,DiD

29 August 2024

Trending.

Dosen UIM yang Viral Ludahi Kasir Swalayan Akan Disidang Komisi Disiplin

Dosen UIM yang Viral Ludahi Kasir Swalayan Akan Disidang Komisi Disiplin

26 December 2025
BBC Tetapkan Pulau Komodo sebagai Destinasi Wisata Terbaik Dunia 2026

BBC Tetapkan Pulau Komodo sebagai Destinasi Wisata Terbaik Dunia 2026

14 December 2025
Tak Ada Izin Pesta Kembang Api pada Malam Tahun Baru 2026

50 Ucapan Tahun Baru 2026 untuk Perusahaan yang Formal, Singkat, dan Berkesan

31 December 2025
Diduga Menghina Suku Sunda dan Suporter Persib, Rumah Adimas Firdaus Resbob Digeruduk Massa

Diduga Menghina Suku Sunda dan Suporter Persib, Rumah Adimas Firdaus Resbob Digeruduk Massa

14 December 2025
Bintang Porno Lana Rhoades Minta 400 Video Dihapus Demi Lindungi Anak

Bintang Porno Lana Rhoades Minta 400 Video Dihapus Demi Lindungi Anak

13 November 2025
Metapos Media

© 2025 Media Informasi Terkini

Navigasi

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2025 Media Informasi Terkini