• Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Tuesday, February 3, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Metapos
No Result
View All Result
Home Ekbis

Pembangunan IKN-PSN Mampu Tingkatkan Permintaan di Sektor Konstruksi

Afizahri by Afizahri
2 November 2023
in Ekbis
Airlangga Laporan ke Jokowi: Pertumbuhan Ekonomi Diramal Melambat di 2023
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta,Metapos.id – Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) akan meningkatkan permintaan (demand) di sektor konstruksi.

Hal tersebut diungkapkan Menko Airlangga dalam konferensi pers Konstruksi Indonesia 2023 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Rabu, 1 November.

“Tentu IKN dapat mendorong building construction dan juga meningkatkan permintaan (demand) di sektor konstruksi,” ujar Airlangga.

Airlangga menilai, pembangunan infrastruktur di dalam negeri sendiri merupakan hal penting dalam membantu perekonomian nasional di tengah ketidakpastian global yang sedang terjadi saat ini.

“Kami ketahui dalam situasi perekonomian yang sulit, yang paling penting adalah membangun infrastruktur di negeri sendiri,” ujarnya.

Dia menambahkan, pemerintah melalui proyek PSN dan IKN diharapkan mampu mendongkrak pertumbuhan ekonomi di Indonesia.

Adapun Menteri Koordinator (Menko) Perekonomian Airlangga Hartarto membuka acara Konstruksi Indonesia 2023 yang diselenggarakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Acara ini akan digelar mulai 1-3 November 2023 di JiExpo Kemayoran, Jakarta.

Menko Airlangga mengatakan, bahwa sektor konstruksi masih dalam situasi yang sulit dan penuh tantangan.

Dalam hal tersebut, harga bahan-bahan konstruksi dan pembebasan lahan tengah mengalami lonjakan karena terdampak kondisi geopolitik global.

“Saya ingin menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat jasa konstruksi yang selalu mendukung pemerintah dalam melaksanakan percepatan pembangunan infrastruktur dari Sabang sampai Merauke walaupun situasi kondisi tidak mudah atau sulit,” kata Airlangga dalam pembukaan acara Konstruksi Indonesia 2023 di JiExpo Kemayoran, Jakarta, Rabu, 1 November.

“Antara lain karena kenaikan harga bahan baku atau harga material, ketidakpastian global, gejolak geopolitik, dan yang paling utama untuk sektor konstruksi adalah biaya pembebasan lahan,” tambahnya.

Airlangga berharap, acara konstruksi 2023 ini bisa menghadirkan interkoneksi antara industri material, peralatan, teknologi konstruksi dan jasa konstruksi yang keseluruhannya menjadi pilar utama pembangunan infrastruktur berbasis digital.

Tags: IKNMenko AirlanggaMetapos.idPSN
Afizahri

Afizahri

Related Posts

Heboh Isu Nia Ramadhani Gugat Cerai Ardi Bakrie

Heboh Isu Nia Ramadhani Gugat Cerai Ardi Bakrie

by Taufik Hidayat
3 February 2026
0

Metapos.id, Jakarta – Jagat media sosial kembali diramaikan oleh isu yang menyeret nama pasangan publik figur Nia Ramadhani dan Ardi...

Atasi Krisis Sampah, Prabowo Luncurkan Gerakan Indonesia ASRI dan 34 Proyek Energi

Atasi Krisis Sampah, Prabowo Luncurkan Gerakan Indonesia ASRI dan 34 Proyek Energi

by Taufik Hidayat
3 February 2026
0

Metapos.id, Jakarta – Presiden Prabowo Subianto menyatakan keseriusan pemerintah dalam menangani ancaman darurat sampah yang kian membayangi Indonesia. Komitmen tersebut...

Tim SAR Evakuasi 80 Jenazah Korban Longsor Cisarua

Tim SAR Evakuasi 80 Jenazah Korban Longsor Cisarua

by Taufik Hidayat
2 February 2026
0

Metapos.id, Jakarta – Memasuki hari ke-10 operasi pencarian, tim SAR gabungan telah mengevakuasi 80 jenazah korban bencana tanah longsor di...

Penganiayaan Nenek Saudah, DPR Soroti Tambang Emas Ilegal di Sumbar

Penganiayaan Nenek Saudah, DPR Soroti Tambang Emas Ilegal di Sumbar

by Taufik Hidayat
2 February 2026
0

Metapos.id, Jakarta — Komisi XIII DPR RI mendorong aparat penegak hukum untuk menindaklanjuti secara serius dugaan keberadaan tambang emas ilegal...

Next Post
Kimia Farma Cetak Cashflow Rp2,1 Triliun Sepanjang 2022

Kimia Farma Apotek Bakal Melantai di Bursa pada 2025

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended.

Pajak Natura dan/atau Kenikmatan di mata Perusahaan dan Pegawai

Pajak Natura dan/atau Kenikmatan di mata Perusahaan dan Pegawai

28 July 2023
Menteri ESDM Arifin Tasrif Sebut Harga Keekonomian Pertalite dan Pertamax Sudah di Atas Rp30.000

Menteri ESDM Arifin Tasrif Sebut Harga Keekonomian Pertalite dan Pertamax Sudah di Atas Rp30.000

28 June 2022

Trending.

Nisfu Syaban 1447 H Dimulai Senin Malam, 2 Februari 2026, Ini Jadwal Ibadah yang Dianjurkan

Puasa Nisfu Syaban 1447 H Jatuh Selasa 3 Februari 2026, Berikut Waktu Pelaksanaan dan Niatnya

2 February 2026
Bintang Porno Lana Rhoades Minta 400 Video Dihapus Demi Lindungi Anak

Bintang Porno Lana Rhoades Minta 400 Video Dihapus Demi Lindungi Anak

13 November 2025
Dua Kali Janji Tunjukkan Ijazah di Pengadilan, Jokowi Malah Tak Hadiri Sidang CLS di PN Solo

Dua Kali Janji Tunjukkan Ijazah di Pengadilan, Jokowi Malah Tak Hadiri Sidang CLS di PN Solo

25 October 2025
Seorang Ibu Histeris : Saldo Nasabah BRI Hilang Ratusan Juta di Unit Laubaleng, Korban Curiga Ada Dugaan Orang Dalam

Seorang Ibu Histeris : Saldo Nasabah BRI Hilang Ratusan Juta di Unit Laubaleng, Korban Curiga Ada Dugaan Orang Dalam

12 November 2025
Nisfu Syaban 1447 H Dimulai Senin Malam, 2 Februari 2026, Ini Jadwal Ibadah yang Dianjurkan

Nisfu Syaban 1447 H Dimulai Senin Malam, 2 Februari 2026, Ini Jadwal Ibadah yang Dianjurkan

1 February 2026
Metapos Media

© 2025 Media Informasi Terkini

Navigasi

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2025 Media Informasi Terkini