• Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Friday, February 27, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Metapos
No Result
View All Result
Home Nasional

PDIP Sebut UU Tidak Melarang Keluarga Presiden dan Wapres Maju Pilpres

Taufik Hidayat by Taufik Hidayat
27 February 2026
in Nasional
PDIP Sebut UU Tidak Melarang Keluarga Presiden dan Wapres Maju Pilpres
Share on FacebookShare on Twitter

Metapos.id, Jakarta – Anggota Komisi II DPR Fraksi PDIP, Komarudin Watubun, menanggapi gugatan yang diajukan dua advokat ke Mahkamah Konstitusi terkait Pasal 169 Undang-Undang Pemilu. Gugatan tersebut meminta agar MK melarang keluarga sedarah atau semenda presiden dan wakil presiden mencalonkan diri sebagai presiden atau wakil presiden di pemilu mendatang.

Menurut Komarudin, dasar hukum gugatan itu lemah. Ia menekankan bahwa konstitusi menjamin setiap warga negara memiliki hak yang setara untuk ikut serta dalam pemerintahan. “Secara konstitusional, sulit bagi gugatan ini untuk dikabulkan. Undang-Undang Dasar memberikan hak yang sama bagi seluruh warga negara, sehingga tidak ada dasar hukum yang mendukung,” ujarnya di Jakarta, Kamis (26/2/2026).

Meski begitu, Komarudin mengkritik praktik politik saat ini, khususnya soal moralitas dan nepotisme. Ia menyinggung tindakan Joko Widodo sebelumnya yang dianggap mendorong perubahan aturan agar anaknya memenuhi syarat pencalonan.

Komarudin juga menyoroti bahwa praktik Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN) kini semakin meluas, termasuk di parlemen. “Pada awal reformasi KKN dibatasi, tapi kini celahnya terbuka lebar.

Anak, keluarga, semua mudah masuk ke lembaga legislatif,” tambahnya.

Terkait keputusan akhir gugatan, Komarudin menyerahkan sepenuhnya kepada hakim MK. Ia menegaskan bahwa saat ini tidak ada aturan yang melarang keluarga presiden atau wapres untuk mencalonkan diri. Gugatan itu diajukan oleh Raden Nuh dan Dian Amalia, yang menilai hak konstitusional mereka terganggu karena Pasal 169 UU Pemilu tidak membatasi hubungan kekerabatan calon presiden atau wapres dengan pejabat eksekutif yang sedang menjabat.

Download WordPress Themes
Premium WordPress Themes Download
Download Nulled WordPress Themes
Download Premium WordPress Themes Free
free download udemy course
download redmi firmware
Premium WordPress Themes Download
free download udemy paid course
Tags: Fraksi PDIPgugatanKomarudin WatubunMahkamah KonstitusiMetapos.idPresidensedarahWakil presiden
Taufik Hidayat

Taufik Hidayat

Related Posts

Soroti Penggunaan AI di Gereja, Paus Leo Tegaskan Khotbah Tak Bisa Digantikan Mesin

Fakta Sejarah dan Astronomi di Balik Februari yang Paling Pendek

by Desti Dwi Natasya
27 February 2026
0

Metapos.id, Jakarta – Februari 2026 tercatat hanya memiliki 28 hari. Hal ini kerap menimbulkan pertanyaan, mengingat bulan lain dalam kalender...

Nisfu Syaban 1447 H Dimulai Senin Malam, 2 Februari 2026, Ini Jadwal Ibadah yang Dianjurkan

Ini Jadwal Lebaran 2026 Versi Muhammadiyah dan Perkiraan Pemerintah

by Desti Dwi Natasya
27 February 2026
0

Metapos.id, Jakarta – Pimpinan Pusat Muhammadiyah resmi menetapkan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah atau Lebaran 2026 jatuh pada Jumat,...

Soroti Penggunaan AI di Gereja, Paus Leo Tegaskan Khotbah Tak Bisa Digantikan Mesin

Jelang Ramadan, Ini Ciri-Ciri Kurma dengan Pemanis Tambahan

by Desti Dwi Natasya
27 February 2026
0

Metapos.id, Jakarta – Permintaan kurma biasanya meningkat signifikan selama bulan Ramadan. Buah yang identik sebagai menu pembuka puasa ini dikenal...

Indosat HiFi Air Tawarkan Internet Fleksibel untuk Ramadan dan Musim Mudik

Indosat HiFi Air Tawarkan Internet Fleksibel untuk Ramadan dan Musim Mudik

by Rahmat Herlambang
27 February 2026
0

Metapos.id, Jakarta – Momentum Ramadan identik dengan aktivitas digital yang semakin padat, mulai dari video call keluarga saat sahur, menonton...

Next Post
Soroti Penggunaan AI di Gereja, Paus Leo Tegaskan Khotbah Tak Bisa Digantikan Mesin

Fakta Sejarah dan Astronomi di Balik Februari yang Paling Pendek

Recommended.

BNI luncurkan wondr multicurrency di BNI wondrX 2025

BNI luncurkan wondr multicurrency di BNI wondrX 2025

21 August 2025
Dirut Bank BTN Sabet Banker of The Year 2023

Dirut Bank BTN Sabet Banker of The Year 2023

6 December 2023

Trending.

Nisfu Syaban 1447 H Dimulai Senin Malam, 2 Februari 2026, Ini Jadwal Ibadah yang Dianjurkan

Puasa Nisfu Syaban 1447 H Jatuh Selasa 3 Februari 2026, Berikut Waktu Pelaksanaan dan Niatnya

2 February 2026
Heboh Isu Nia Ramadhani Gugat Cerai Ardi Bakrie

Heboh Isu Nia Ramadhani Gugat Cerai Ardi Bakrie

3 February 2026
Dua Kali Janji Tunjukkan Ijazah di Pengadilan, Jokowi Malah Tak Hadiri Sidang CLS di PN Solo

Dua Kali Janji Tunjukkan Ijazah di Pengadilan, Jokowi Malah Tak Hadiri Sidang CLS di PN Solo

25 October 2025
Bintang Porno Lana Rhoades Minta 400 Video Dihapus Demi Lindungi Anak

Bintang Porno Lana Rhoades Minta 400 Video Dihapus Demi Lindungi Anak

13 November 2025
Seorang Ibu Histeris : Saldo Nasabah BRI Hilang Ratusan Juta di Unit Laubaleng, Korban Curiga Ada Dugaan Orang Dalam

Seorang Ibu Histeris : Saldo Nasabah BRI Hilang Ratusan Juta di Unit Laubaleng, Korban Curiga Ada Dugaan Orang Dalam

12 November 2025
Metapos Media

© 2025 Media Informasi Terkini

Navigasi

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2025 Media Informasi Terkini