Metapos.id, Jakarta — PDI Perjuangan menilai polemik saling sindir antara Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dan Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono tidak seharusnya terjadi di ruang terbuka.
Sekretaris Jenderal PDI-P, Hasto Kristiyanto, mengatakan bahwa di tengah ketidakpastian ekonomi global, pemerintah justru dituntut untuk menampilkan soliditas serta keselarasan arah kebijakan. Ia menegaskan bahwa perbedaan pandangan yang bersifat teknis antar-kementerian sebaiknya diselesaikan secara internal agar tidak menimbulkan kesan ketidakharmonisan di mata publik maupun pelaku usaha.
Menurut Hasto, polemik terbuka antarpejabat berpotensi memunculkan ketidakpastian baru yang dapat memengaruhi iklim ekonomi serta kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.
Kondisi tersebut, kata dia, jelas tidak sejalan dengan upaya mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.
Karena itu, PDI-P mengimbau seluruh jajaran menteri dalam Kabinet Merah Putih untuk mengedepankan kekompakan, menjaga disiplin komunikasi publik, serta memprioritaskan kinerja dan capaian program ketimbang mempertontonkan perbedaan pandangan di ruang publik.
Polemik ini bermula dari pernyataan Purbaya dalam sebuah forum yang mempertanyakan realisasi anggaran pembangunan kapal di Kementerian Kelautan dan Perikanan. Ia mengaku heran karena dana telah dialokasikan, tetapi hingga kini belum terlihat realisasi pemesanan kapal.
Selain itu, Purbaya juga menyoroti peran sejumlah pihak terkait, termasuk Kadin dan Kementerian Perindustrian, dalam mendorong percepatan realisasi proyek tersebut, mengingat anggaran telah disiapkan sebagai bagian dari strategi mendorong pertumbuhan ekonomi.












