Wednesday, May 27, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

Panduan Sholat Idul Adha 2026, Mulai dari Hukum hingga Tata Cara

Taufik Hidayat by Taufik Hidayat
26 May 2026
in Lifestyle & Health
Panduan Sholat Idul Adha 2026, Mulai dari Hukum hingga Tata Cara

CREATOR: gd-jpeg v1.0 (using IJG JPEG v62), quality = 82

Metapos.id, Jakarta – Umat Islam akan merayakan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah pada Rabu, 27 Mei 2026. Salah satu ibadah yang dianjurkan pada hari tersebut adalah melaksanakan Sholat Idul Adha.

Pelaksanaan Sholat Idul Adha biasanya berlangsung pada pagi hari. Waktu pelaksanaannya dimulai setelah matahari terbit hingga sebelum matahari memasuki waktu zawal atau tergelincir ke arah barat.

BACA JUGA

TikTok ForYouBeauty Satukan Kreator, Brand, dan Komunitas Beauty

TokoClinic Permudah Konsultasi Dokter dan Pembelian Obat Online

Para ulama menyarankan agar sholat Idul Adha dilaksanakan lebih awal. Dengan demikian, umat Islam memiliki waktu yang cukup untuk melaksanakan penyembelihan hewan kurban setelah ibadah selesai.

Dalam berbagai riwayat, Rasulullah SAW melaksanakan sholat Id di area terbuka atau tanah lapang. Meski demikian, pelaksanaan di masjid tetap diperbolehkan apabila kondisi cuaca kurang mendukung atau kapasitas tempat terbatas.

Pandangan Ulama Mengenai Hukumnya

Para ulama dari sejumlah mazhab memiliki pandangan yang berbeda terkait hukum Sholat Idul Adha.

Mazhab Syafi’i dan Maliki menempatkan ibadah ini sebagai sunnah muakkad, yaitu amalan yang sangat dianjurkan untuk dikerjakan oleh umat Islam.

Sementara itu, ulama Hanbali berpendapat bahwa Sholat Idul Adha berstatus fardhu kifayah. Artinya, kewajiban tersebut dianggap telah terpenuhi apabila sudah dilaksanakan oleh sebagian kaum Muslimin.

Berbeda dengan dua pendapat sebelumnya, mazhab Hanafi menilai Sholat Idul Adha sebagai ibadah yang wajib dilakukan oleh setiap Muslim yang memenuhi ketentuan syariat.

Walaupun terdapat perbedaan pendapat, mayoritas ulama lebih cenderung menguatkan pandangan bahwa Sholat Idul Adha termasuk sunnah muakkad.

Boleh Dilaksanakan Sendiri

Sholat Idul Adha lebih dianjurkan untuk dikerjakan secara berjamaah. Namun, pelaksanaannya tidak mutlak harus bersama-sama.

Seseorang tetap dapat menunaikan Sholat Idul Adha secara sendiri apabila memiliki halangan yang membuatnya tidak bisa mengikuti sholat berjamaah di masjid atau lapangan.

Tata Cara Pelaksanaan

Sholat Idul Adha terdiri dari dua rakaat.

Pada rakaat pertama, jamaah melakukan takbiratul ihram yang kemudian dilanjutkan dengan tujuh kali takbir tambahan. Setelah membaca Surah Al-Fatihah, jamaah dapat melanjutkan dengan membaca surah pilihan.

Usai menyelesaikan rakaat pertama, sholat dilanjutkan ke rakaat kedua sebagaimana tata cara sholat pada umumnya.

Di rakaat kedua, jamaah kembali membaca lima kali takbir tambahan sebelum membaca Surah Al-Fatihah dan surah pilihan. Setelah itu, sholat diteruskan hingga salam.

Selain membaca takbir tambahan, umat Islam juga dianjurkan memperbanyak bacaan tasbih, tahmid, tahlil, dan takbir di sela-sela pelaksanaannya.

Niat Sholat Idul Adha

Niat Sholat Idul Adha Sendiri

Ushalli sunnatan li Idil Adha rak’atayni adā’an lillāhi ta’ālā.

Artinya: “Saya berniat melaksanakan sholat sunnah Idul Adha dua rakaat karena Allah Ta’ala.”

Niat Sholat Idul Adha Sebagai Makmum

Usholli sunnatan li’idil Adha rak’atayni ma’muman lillahi ta’ala.

Artinya: “Saya berniat melaksanakan sholat sunnah Idul Adha dua rakaat sebagai makmum karena Allah Ta’ala.”

Niat Sholat Idul Adha Sebagai Imam

Usholli sunnatan li’idil Adha rak’atayni imaman lillahi ta’ala.

Artinya: “Saya berniat melaksanakan sholat sunnah Idul Adha dua rakaat sebagai imam karena Allah Ta’ala.”

Dengan memahami ketentuan dan tata cara pelaksanaannya, umat Islam dapat menjalankan Sholat Idul Adha dengan lebih baik sesuai tuntunan syariat.

Tags: FiqihHari Raya Idul AdhaHukum Sholat Idul AdhaIdul Adha 2026IslamMetapos.idNiat Sholat Idul AdhaTata Cara Sholat Idul AdhaUmat Islam
Previous Post

Salat Idul Adha 2026 di Istiqlal, Jemaah Wajib Pahami Aturan dan Akses Gerbang Masuk

Related Posts

TokoClinic Permudah Konsultasi Dokter dan Pembelian Obat Online
Lifestyle & Health

TikTok ForYouBeauty Satukan Kreator, Brand, dan Komunitas Beauty

26 May 2026
TokoClinic Permudah Konsultasi Dokter dan Pembelian Obat Online
Lifestyle & Health

TokoClinic Permudah Konsultasi Dokter dan Pembelian Obat Online

26 May 2026
Bolehkah Pekurban Memotong Kuku dan Rambut? Berikut Penjelasan Empat Mazhab
Lifestyle & Health

Bolehkah Pekurban Memotong Kuku dan Rambut? Berikut Penjelasan Empat Mazhab

26 May 2026
Puncak Haji 2026 Resmi Dimulai, Jemaah Bersiap Masuki Armuzna
Lifestyle & Health

Puncak Haji 2026 Resmi Dimulai, Jemaah Bersiap Masuki Armuzna

26 May 2026
Bacaan Niat Kurban untuk Diri Sendiri pada Idul Adha 2026 Beserta Terjemahannya
Lifestyle & Health

Bacaan Niat Kurban untuk Diri Sendiri pada Idul Adha 2026 Beserta Terjemahannya

25 May 2026
Kelahiran Panda Pertama di Indonesia Jadi Tonggak Baru Konservasi Satwa Langka
Lifestyle & Health

Kelahiran Panda Pertama di Indonesia Jadi Tonggak Baru Konservasi Satwa Langka

24 May 2026
  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini