Metapos.id, Jakarta – Sean “P Diddy” Combs dipindahkan dari penjara federal FCI Fort Dix di New Jersey ke FCI Allenwood Low di Pennsylvania, Amerika Serikat. Pemindahan ini terjadi setelah muncul laporan mengenai dugaan gaya hidup mewah yang dijalaninya selama berada di penjara.
Mengutip Associated Press (AP), Jumat (16/10/2026), seorang sumber yang mengetahui persoalan tersebut menyebut P Diddy dipindahkan ke fasilitas berpengamanan rendah yang berjarak sekitar 250 kilometer di sebelah barat New York City.
Biro Penjara Federal Amerika Serikat (BOP) mengonfirmasi pemindahan tersebut, tetapi tidak menjelaskan alasannya. Lembaga itu menyatakan informasi mengenai kondisi tahanan tidak dapat diungkapkan dengan alasan privasi, keselamatan, dan keamanan.
“Keputusan soal penempatan narapidana dibuat oleh BOP, dan kami tidak dalam posisi untuk berbicara mengenai keadaan di balik pemindahan ini,” kata juru bicara P Diddy, Juda Engelmayer dikutip dari berbagai sumber, Minggu (18/10/2026).
P Diddy tengah menjalani hukuman empat tahun dua bulan setelah divonis pada tahun sebelumnya terkait dakwaan membawa orang melintasi negara bagian untuk tujuan prostitusi. Persidangannya juga memuat kesaksian mengenai kekerasan dan pesta seks yang disebutnya “freak-offs”.
Pada September 2026, NBC News melaporkan P Diddy diduga masih menikmati sejumlah kemewahan di FCI Fort Dix. Ia disebut menyelundupkan minuman keras Hennessy dan meminta narapidana lain memasak, membersihkan tempat tinggal, merapikan tempat tidur, hingga memijatnya.
Laporan tersebut juga menyebut P Diddy menggunakan ponsel selundupan untuk mengakses media sosial dan melihat swafoto tanpa busana mantan kekasihnya. Setelah laporan itu muncul, ia dilaporkan ditempatkan di unit khusus yang terpisah dari narapidana umum.
Kredit perilaku baik P Diddy juga dipotong 41 hari. Menurut sumber yang dikutip AP, tanggal pembebasannya kini diperkirakan mundur menjadi 2 Maret 2028.
Pada Rabu (14/10/2026), TMZ melaporkan P Diddy terluka dalam perkelahian dengan narapidana lain dan dibawa keluar penjara untuk mendapatkan perawatan. Namun, BOP membantah laporan tersebut.
“Cerita yang Anda maksud tidak benar dan tidak pernah terjadi,” kata BOP kepada AP.
Banding Belum Diputus
Pada April 2026, Pengadilan Banding Sirkuit Kedua Amerika Serikat mendengarkan argumen banding P Diddy untuk membatalkan vonis dan hukumannya. Tim pengacaranya menilai hukuman tersebut terlalu berat, tetapi pengadilan belum mengeluarkan putusan.
“Sean tetap fokus untuk melangkah maju, dan kami berharap waktunya di fasilitas baru akan produktif dan tanpa gangguan yang tidak perlu,” ujar Engelmayer.







