Saturday, October 24, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Ngeri! Kata Sri Mulyani ‘Kiamat’ Bakal Terjadi di Tahun 2100

Rahmat Herlambang by Rahmat Herlambang
29 October 2022
in Ekbis
Sri Mulyani: Eselon I Kementerian Keuangan Harus Mengajar di STAN

JAKARTA,Metapos.id – Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani menegaskan bahwa isu perubahan iklim sudah menjadi kekhawatiran (concern) yang luar biasa penting di hampir semua negara.

Menurut dia, para petinggi dunia sudah berkomitmen untuk ambil bagian dalam Konferensi Perubahan Iklim Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) atau dikenal juga sebagai COP27 di Mesir dalam dua pekan mendatang.

BACA JUGA

BSI International Expo 2026 Dorong UMKM Tembus Pasar Global

BSI dan Prudential Syariah Dorong Gaya Hidup Sehat dan Finansial

Kata Menkeu, salah satu yang menjadi fokus utama adalah indikasi peningkatan suhu global saat ini.

“(Pertemuan ini) Meyakini pada tahun 2100, jika keadaan masih seperti sekarang, dunia akan menjadi lebih hangat 2,6 derajat celsius,” ujanya dalam seminar bincang APBN 2023, Jumat, 28 Oktober.

Menkeu Sri Mulyani menjelaskan, proyeksi peningkatan suhu tersebut sudah melewati toleransi yang telah ditetapkan bersama pada 2015.

“Kita saat itu sudah berikrar bumi tidak boleh melewati suhu 1,5 derajat celcius. Mungkin bagi sebagian anda bingung karena merasa tidak terlalu berpengaruh, seperti ketika menggunakan penyejuk udara (AC). Tapi dalam konteks bumi ini berbeda,” tuturnya.

Dia mengungkapkan, jika peningkatan suhu yang tergolong tinggi bakal berdampak signifikan terhadap bumi.

“Anda tidak tahu kalau bumi menghangat 1,5 derajat celcius atau lebih, maka tidak hanya kutub utara atau selatan yang mencair tapi juga pola musiman berubah sama sekali. Oleh karena itu sekarang betapa banyak bencana alam akibat sudah tidak ada lagi pola yang dianggap normal atau seperti biasanya,” jelas dia.

Bendahara negara bahkan menyebut jika kondisi ini sudah pasti memberikan dampak ‘mengerikan’ bagi kehidupan manusia di masa mendatang.

“Musim kering bisa panjang sekali yang kemudian menyebabkan kebakaran hutan. Lalu musim hujan juga bisa menjadi sangat ekstrem sampai terjadi tanah longsor dan banjir. Semua itu mengancam manusia,” tegasnya.

Apabila dugaan itu benar maka sisi ekonomi sudah dipastikan turut mendapat ancaman yang sama.

“Kalau perekonomian dan semua kegiatan manusia saat ini memproduksi karbon terlalu banyak, maka itu yang disebut dengan market failure,” katanya.

Untuk itu, pemerintah kemudian menyusun sebuah rancangan dan pelaksanaan keuangan negara yang bisa menunjang kegiatan ekonomi sejalan dengan prinsip ramah lingkungan.

“Di situlah letak APBN sebagai fungsi alokasi, yaitu memasukan risiko supaya ancaman dapat dicegah. Caranya bagaimana? Bisa dengan pajak karbon, optimalisasi fungsi subsidi dan sebagainya,” ucap Menkeu Sri Mulyani.

Tags: MenkeuMetapos.idSri Mulyani
Previous Post

Target Investasi Rp1.200 Triliun Dinilai Sulit Tercapai

Next Post

GATF 2022 Momentum Akselerasi Transformasi Kinerja Garuda Indonesia

Related Posts

BSI International Expo 2026 Dorong UMKM Tembus Pasar Global
Ekbis

BSI International Expo 2026 Dorong UMKM Tembus Pasar Global

24 October 2026
BSI dan Prudential Syariah Dorong Gaya Hidup Sehat dan Finansial
Ekbis

BSI dan Prudential Syariah Dorong Gaya Hidup Sehat dan Finansial

23 October 2026
Riset MarkPlus 2026: ShopeePay Jadi Dompet Digital Paling Sering Digunakan
Ekbis

Riset MarkPlus 2026: ShopeePay Jadi Dompet Digital Paling Sering Digunakan

23 October 2026
Kebut Hadiah BombasTri 2026, Pelanggan Bisa Pilih Hadiah
Ekbis

Kebut Hadiah BombasTri 2026, Pelanggan Bisa Pilih Hadiah

22 October 2026
Penghematan APBN Bakal Diperketat, Ini Penjelasan Menteri Keuangan
Ekbis

Penghematan APBN Bakal Diperketat, Ini Penjelasan Menteri Keuangan

22 October 2026
PRUCare 360 Syariah, Perlindungan Jiwa hingga Usia 80 Tahun
Ekbis

PRUCare 360 Syariah, Perlindungan Jiwa hingga Usia 80 Tahun

15 October 2026
Next Post
GATF 2022 Momentum Akselerasi Transformasi Kinerja Garuda Indonesia

GATF 2022 Momentum Akselerasi Transformasi Kinerja Garuda Indonesia

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini