Metapos.id, Jakarta – Kabar mengenai Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, yang disebut-sebut meninggal dunia akibat serangan rudal Iran sempat ramai beredar di berbagai media dan platform media sosial. Isu ini muncul setelah Netanyahu tidak terlihat tampil di ruang publik maupun dalam unggahan video selama beberapa hari terakhir.
Media Iran, Tasnim News Agency, melaporkan adanya berbagai spekulasi dari media berbahasa Ibrani yang menyoroti kondisi Netanyahu. Spekulasi tersebut muncul karena biasanya Netanyahu cukup aktif menyampaikan pernyataan melalui video di media sosial, namun dalam beberapa hari terakhir hanya muncul pernyataan tertulis atas namanya.
Selain itu, sejumlah laporan juga menyebut adanya peningkatan pengamanan di sekitar kediaman Netanyahu sejak 8 Maret. Situasi keamanan yang diperketat tersebut dianggap tidak biasa dan memicu berbagai dugaan mengenai kondisi atau keselamatan pemimpin Israel tersebut.
Spekulasi semakin berkembang setelah dua tokoh Amerika Serikat, Jared Kushner dan Steve Witkoff, dilaporkan membatalkan rencana kunjungan mereka ke Israel.
Pembatalan agenda tersebut kemudian dikaitkan oleh sebagian pihak dengan kemungkinan adanya situasi darurat yang sedang berlangsung.
Namun, media Israel seperti The Jerusalem Post menepis kabar tersebut. Dalam pemberitaannya disebutkan bahwa rumor yang beredar tidak disertai bukti kuat dan lebih banyak didasarkan pada dugaan serta potongan informasi yang belum terverifikasi.
Kantor Perdana Menteri Israel juga menegaskan bahwa Netanyahu masih menjalankan tugas kenegaraan seperti biasa. Laporan resmi menyebutkan bahwa ia sempat mengunjungi lokasi serangan di Beersheba pada 6 Maret dan terus memantau perkembangan situasi keamanan di wilayah tersebut.
Selain itu, Netanyahu juga dilaporkan melakukan pembicaraan melalui sambungan telepon dengan Presiden Prancis, Emmanuel Macron, untuk membahas perkembangan konflik dan situasi di kawasan Timur Tengah.
Sejumlah pengamat menilai bahwa rumor mengenai kondisi Netanyahu kemungkinan merupakan bagian dari perang informasi yang kerap muncul di tengah meningkatnya ketegangan antara Israel dan Iran. Dalam situasi konflik, informasi yang belum terverifikasi sering kali cepat menyebar dan memicu berbagai spekulasi di masyarakat.
Hingga saat ini, belum ada konfirmasi resmi yang menyatakan bahwa Netanyahu mengalami cedera ataupun meninggal dunia akibat serangan Iran. Pemerintah Israel pun menegaskan bahwa kabar tersebut tidak benar dan mengimbau publik agar lebih berhati-hati dalam menyikapi informasi yang beredar.













