Wednesday, August 5, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Menko Zulhas Bakal Buka Keran Impor Gandum untuk Pakan Ternak

Afizahri by Afizahri
8 January 2025
in Ekbis
Menko Zulhas Bakal Buka Keran Impor Gandum untuk Pakan Ternak

wheat ears and grains on a wooden table

Jakarta, Metapos.id – Menteri Koordinator Badan Pangan (Menko Pangan) Zulkifli Hasan mengungkapkan pemerintah akan membuka keran impor gandum untuk pakan ternak. Dia bilang, langkah ini dilakukan untuk memenuhi kebutuhan peternak dalam negeri.

Lebih lanjut, Zulhas sapaan akrabnya mengatakan impor ini dilakukan untuk menjaga harga jagung yang dibutuhkan untuk konsumsi masyarakat.

BACA JUGA

Malaysia Pimpin Daftar Negara Terbaik bagi Digital Nomad pada 2026

Perkuat Literasi Keuangan dan Pengembangan SDM, Bank Mandiri Taspen Jalin MoU Dengan IPB University

“Nanti ada pengganti jagung untuk pakan itu ada gandum, gandum untuk pakan. Itu harganya murah. Nah ini nanti kita akan rataskan. Tapi jangan salah kutip, gandum yang untuk pakan, bukan gandum secara umum, tapi gandum yang untuk pakan, pakan ternak,” katanya dalam konferensi pers di Kantor Kemenko Pangan, Jakarta, Senin, 6 Januari.

Zulhas mengatakan bahwa impor gandum pakan ternak ini nantinya mengikuti kuota yang ditetapkan dalam rapat koordinasi Kementerian Koordinator Bidang Pangan.

Meski begitu, Zulhas mengatakan bahwa kuota impor gandum pakan ternak tersebut belum ditetapkan untuk saat ini. Termasuk juga darimana negara asal impornya.

“Itu kalau import harus diputuskan dalam ratas, rakor ya rakortas, harus diputuskan dalam rakortas,” tuturnya.

Lebih lanjut, Zulhas memastikan bahwa pemerintah juga menjaga agar impor gandum itu tidak banjiri pasar dalam negeri. Dengan begitu tidak mengganggu penyaluran jagung dari hasil panen petani lokal.

“Karena kalau itu banjir, nanti jagungnya kan gak terserap oleh pabrik-pabrik, karena sudah diganti oleh gandum peternak. Nanti sama harga anjlok lagi, petani jadi sulit lagi. Jadi itu perlu dirakortaskan,” katanya.

Tags: Impor gandumMenko zulhasMetapos.id
Previous Post

PHE Lakukan Ini untuk Dukung Swasembada Energi

Next Post

Kemenkeu Sebut Kenaikan PPN Barang Mewah 12 Persen Berpotensi Tambah Penerimaan Rp3,5 Triliun

Related Posts

Malaysia
Ekbis

Malaysia Pimpin Daftar Negara Terbaik bagi Digital Nomad pada 2026

4 August 2026
Perkuat Literasi Keuangan dan Pengembangan SDM, Bank Mandiri Taspen Jalin MoU Dengan IPB University
Ekbis

Perkuat Literasi Keuangan dan Pengembangan SDM, Bank Mandiri Taspen Jalin MoU Dengan IPB University

4 August 2026
price discovery JFX
Ekbis

Dirut JFX Soroti Pentingnya Price Discovery untuk Perkuat Harga Referensi Komoditas

4 August 2026
JFX
Ekbis

JFX Perkuat Kepercayaan Pasar Lewat Infrastruktur Perdagangan Berjangka Modern

4 August 2026
Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP)
Ekbis

Tarif Ekspor Tuna ke Jepang Resmi Nol Persen, Peluang Baru bagi Industri Perikanan

3 August 2026
Gedung BEI
Ekbis

BEI Sempurnakan Notasi Khusus Saham demi Tingkatkan Transparansi Pasar Modal

3 August 2026
Next Post
Rencana Kenaikan Tarif PPN 12 Persen Perlu Ditunda, Ini Alasannya

Kemenkeu Sebut Kenaikan PPN Barang Mewah 12 Persen Berpotensi Tambah Penerimaan Rp3,5 Triliun

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini