Tuesday, May 5, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

Menko Zulhas Bakal Buka Keran Impor Gandum untuk Pakan Ternak

Afizahri by Afizahri
8 January 2025
in Ekbis
Menko Zulhas Bakal Buka Keran Impor Gandum untuk Pakan Ternak

wheat ears and grains on a wooden table

Jakarta, Metapos.id – Menteri Koordinator Badan Pangan (Menko Pangan) Zulkifli Hasan mengungkapkan pemerintah akan membuka keran impor gandum untuk pakan ternak. Dia bilang, langkah ini dilakukan untuk memenuhi kebutuhan peternak dalam negeri.

Lebih lanjut, Zulhas sapaan akrabnya mengatakan impor ini dilakukan untuk menjaga harga jagung yang dibutuhkan untuk konsumsi masyarakat.

BACA JUGA

Pasar Modal Indonesia Gelar Donor Darah dan Edukasi Talasemia

Tips Menyiapkan Dana Pendidikan Anak di Tengah Kenaikan Biaya Sekolah

“Nanti ada pengganti jagung untuk pakan itu ada gandum, gandum untuk pakan. Itu harganya murah. Nah ini nanti kita akan rataskan. Tapi jangan salah kutip, gandum yang untuk pakan, bukan gandum secara umum, tapi gandum yang untuk pakan, pakan ternak,” katanya dalam konferensi pers di Kantor Kemenko Pangan, Jakarta, Senin, 6 Januari.

Zulhas mengatakan bahwa impor gandum pakan ternak ini nantinya mengikuti kuota yang ditetapkan dalam rapat koordinasi Kementerian Koordinator Bidang Pangan.

Meski begitu, Zulhas mengatakan bahwa kuota impor gandum pakan ternak tersebut belum ditetapkan untuk saat ini. Termasuk juga darimana negara asal impornya.

“Itu kalau import harus diputuskan dalam ratas, rakor ya rakortas, harus diputuskan dalam rakortas,” tuturnya.

Lebih lanjut, Zulhas memastikan bahwa pemerintah juga menjaga agar impor gandum itu tidak banjiri pasar dalam negeri. Dengan begitu tidak mengganggu penyaluran jagung dari hasil panen petani lokal.

“Karena kalau itu banjir, nanti jagungnya kan gak terserap oleh pabrik-pabrik, karena sudah diganti oleh gandum peternak. Nanti sama harga anjlok lagi, petani jadi sulit lagi. Jadi itu perlu dirakortaskan,” katanya.

Tags: Impor gandumMenko zulhasMetapos.id
Previous Post

PHE Lakukan Ini untuk Dukung Swasembada Energi

Next Post

Kemenkeu Sebut Kenaikan PPN Barang Mewah 12 Persen Berpotensi Tambah Penerimaan Rp3,5 Triliun

Related Posts

Pasar Modal Indonesia Gelar Donor Darah dan Edukasi Talasemia
Ekbis

Pasar Modal Indonesia Gelar Donor Darah dan Edukasi Talasemia

5 May 2026
Tips Menyiapkan Dana Pendidikan Anak di Tengah Kenaikan Biaya Sekolah
Ekbis

Tips Menyiapkan Dana Pendidikan Anak di Tengah Kenaikan Biaya Sekolah

5 May 2026
Transjakarta Blok M–Soetta Segera Beroperasi, Pramono Pastikan Tarif Terjangkau
Ekbis

SPBU Tak Jual Pertalite, Ini Penjelasan Pertamina Soal Status Signature

5 May 2026
Listrik Prabayar PLN, Ini Tarif Token dan Cara Membelinya
Ekbis

Listrik Prabayar PLN, Ini Tarif Token dan Cara Membelinya

5 May 2026
Harga BBM Non Subsidi Naik, Pertamina, BP, dan Vivo Kompak Sesuaikan Tarif
Ekbis

Harga BBM Non Subsidi Naik, Pertamina, BP, dan Vivo Kompak Sesuaikan Tarif

5 May 2026
Dolar AS Tembus Rp17.400, Rupiah Tertekan di Awal Mei 2026
Ekbis

Dolar AS Tembus Rp17.400, Rupiah Tertekan di Awal Mei 2026

5 May 2026
Next Post
Rencana Kenaikan Tarif PPN 12 Persen Perlu Ditunda, Ini Alasannya

Kemenkeu Sebut Kenaikan PPN Barang Mewah 12 Persen Berpotensi Tambah Penerimaan Rp3,5 Triliun

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini