Tuesday, October 27, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Menkeu Sri Mulyani: Rupiah Anjlok akibat Kekecewaan Pasar

Rahmat Herlambang by Rahmat Herlambang
28 June 2024
in Ekbis
Ini Strategi Sri Mulyani Atasi Dampak Kenaikan Suku Bunga Global

Jakarta , Metapos.id – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan, beberapa faktor yang menyebabkan nilai tukar rupiah terus melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Salah satunya yaitu kekecewaan pasar terhadap bank sentral AS.

Sri Mulyani menyampaikan rupiah pada Mei 2024 sempat turun hingga ke level Rp16.431 per dolar AS.

BACA JUGA

AstyFarm Tembus 42 Kota, Perluas Lahan Produksi

Bukalapak Umumkan Pemenang Kompetisi Modal PUJAAN Vol. 5

Penyebabnya oleh sentimen negatif di pasar keuangan global maupun domestik.

“Sempat mengalami peningkatan baik karena sentimen di dalam negeri maupun yang berasal dari global,” ujar Sri Mulyani saat konferensi pers APBN Kita, Kamis, 27 Juni.

Menurut Sri Mulyani sentimen negatif dari pasar keuangan global, dipicu oleh bank sentral Amerika Serikat yang tidak akan banyak memangkas suku bunga acuannya pada tahun ini.

Sri Mulyani menyampaikan pelaku pasar keuangan meyakini bahwa The Fed akan menurunkan suku bunga acuan sebanyak empat hingga lima kali pada tahun ini. Namun, potensi penurunan Fed Fund Rate hanya sekali.

“Namun Fed Fund Rate masih mengalami posisi yang stabil di 5,5 persen dan tidak terjadi tanda-tanda bahwa mereka akan segera menurunkan, dan bahkan mungkin yang paling optimis penurunannya hanya satu kali pada tahun ini,” tuturnya.

Menurut Sri Mulyani kondisi inilah yang membuat pasar keuangan kecewa sehingga indeks dolar menguat menyebabkan nilai tukar mata uang rupiah dan negara-negara lain terdepresiasi.

“Ini yang menyebabkan ekspektasi market yang kecewa, atau yang tidak tersampaikan, kemudian menimbulkan suatu reaksi. Terutama terlihat pada sekitar April lalu hingga Mei kalau Mei mungkin lebih juga ditambah faktor domestik kita, yang sebabkan penguatan dolar indeks yang kemudian menyebabkan depresiasi dari mata uang-mata uang termasuk rupiah kita,” tuturnya.

Di sisi lain, Sri Mulyani juga menyoroti imbal hasil US Treasury yang terus naik membuat AS harus mengeluarkan banyak sekali bond sehingga terdapat aliran modal keluar atau capital outflow baik dari sisi surat berharga negara (SBN) sampai ke pasar saham.

“Sehingga total outflow sampai dengan Juni mencapai Rp9,31 triliun. Ini yang mungkin untuk kita waspadai dalam artian respons dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), fiscal policy, adalah nanti kepada berbagai pos yang terpengaruh kepada nilai tukar dan yang immediate tentu dari sisi pembiayaan, terutama dari sisi issuance,” ujarnya.

Sri Mulyani mengatakan, kurs rupiah mengalami depresiasi 6,58 persen, namun lebih baik dibanding negara lain, seperti Brazil terdepresiasi 12,34 persen, dan won Korea melemah 7,46 persen.

“Atau kalau anda sekarang baru mengikuti Jepang mengalami depresiasi yang sangat dalam bahkan levelnya sudah comparable dengan 1986. Ini tentu menimbulkan juga dinamika dari negara-negara partner dagang kita,” ucapnya.

Tags: Metapos.idRupiahSri Mulyani
Previous Post

Bahlil Beri Sinyal Perpanjangan IUPK ke Freeport

Next Post

Harita Nickel Bakal Buyback Saham Senilai Rp1 Triliun

Related Posts

AstyFarm mencatat pertumbuhan nilai transaksi 52% di Tokopedia dan TikTok Shop, menjangkau 42 kota, serta memperluas lahan produksi menjadi 12 hektare.
Ekbis

AstyFarm Tembus 42 Kota, Perluas Lahan Produksi

27 October 2026
BUKA Group kembali menghadirkan PUJAAN Vol. 5 untuk memperkuat literasi keuangan, keamanan digital, dan akses permodalan bagi pelaku UMKM.
Ekbis

Bukalapak Umumkan Pemenang Kompetisi Modal PUJAAN Vol. 5

27 October 2026
Staffinc menghadirkan solusi tenaga kerja berorientasi hasil melalui rekrutmen, pelatihan, supervisi, serta pemanfaatan teknologi dan data untuk mendukung kinerja perusahaan.
Ekbis

Staffinc Siapkan Solusi Tenaga Kerja untuk 2027

27 October 2026
BSI International Expo 2026 Dorong UMKM Lokal Tembus Pasar Global
Ekbis

BSI International Expo 2026 Dorong UMKM Lokal Tembus Pasar Global

27 October 2026
Sengketa Merek Denza, BYD dan Worcas Hadapi Gugatan di Pengadilan
Ekbis

Sengketa Merek Denza, BYD dan Worcas Hadapi Gugatan di Pengadilan

26 October 2026
BSI International Expo 2026 Dorong UMKM Tembus Pasar Global
Ekbis

BSI International Expo 2026 Dorong UMKM Tembus Pasar Global

24 October 2026
Next Post
Harita Nickel Bakal Buyback Saham Senilai Rp1 Triliun

Harita Nickel Bakal Buyback Saham Senilai Rp1 Triliun

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini