• Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Friday, February 6, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Metapos
No Result
View All Result
Home Ekbis

Menkeu Sri Mulyani: Rupiah Anjlok akibat Kekecewaan Pasar

Rahmat Herlambang by Rahmat Herlambang
28 June 2024
in Ekbis
Ini Strategi Sri Mulyani Atasi Dampak Kenaikan Suku Bunga Global
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta , Metapos.id – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan, beberapa faktor yang menyebabkan nilai tukar rupiah terus melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Salah satunya yaitu kekecewaan pasar terhadap bank sentral AS.

Sri Mulyani menyampaikan rupiah pada Mei 2024 sempat turun hingga ke level Rp16.431 per dolar AS.

Penyebabnya oleh sentimen negatif di pasar keuangan global maupun domestik.

“Sempat mengalami peningkatan baik karena sentimen di dalam negeri maupun yang berasal dari global,” ujar Sri Mulyani saat konferensi pers APBN Kita, Kamis, 27 Juni.

Menurut Sri Mulyani sentimen negatif dari pasar keuangan global, dipicu oleh bank sentral Amerika Serikat yang tidak akan banyak memangkas suku bunga acuannya pada tahun ini.

Sri Mulyani menyampaikan pelaku pasar keuangan meyakini bahwa The Fed akan menurunkan suku bunga acuan sebanyak empat hingga lima kali pada tahun ini. Namun, potensi penurunan Fed Fund Rate hanya sekali.

“Namun Fed Fund Rate masih mengalami posisi yang stabil di 5,5 persen dan tidak terjadi tanda-tanda bahwa mereka akan segera menurunkan, dan bahkan mungkin yang paling optimis penurunannya hanya satu kali pada tahun ini,” tuturnya.

Menurut Sri Mulyani kondisi inilah yang membuat pasar keuangan kecewa sehingga indeks dolar menguat menyebabkan nilai tukar mata uang rupiah dan negara-negara lain terdepresiasi.

“Ini yang menyebabkan ekspektasi market yang kecewa, atau yang tidak tersampaikan, kemudian menimbulkan suatu reaksi. Terutama terlihat pada sekitar April lalu hingga Mei kalau Mei mungkin lebih juga ditambah faktor domestik kita, yang sebabkan penguatan dolar indeks yang kemudian menyebabkan depresiasi dari mata uang-mata uang termasuk rupiah kita,” tuturnya.

Di sisi lain, Sri Mulyani juga menyoroti imbal hasil US Treasury yang terus naik membuat AS harus mengeluarkan banyak sekali bond sehingga terdapat aliran modal keluar atau capital outflow baik dari sisi surat berharga negara (SBN) sampai ke pasar saham.

“Sehingga total outflow sampai dengan Juni mencapai Rp9,31 triliun. Ini yang mungkin untuk kita waspadai dalam artian respons dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), fiscal policy, adalah nanti kepada berbagai pos yang terpengaruh kepada nilai tukar dan yang immediate tentu dari sisi pembiayaan, terutama dari sisi issuance,” ujarnya.

Sri Mulyani mengatakan, kurs rupiah mengalami depresiasi 6,58 persen, namun lebih baik dibanding negara lain, seperti Brazil terdepresiasi 12,34 persen, dan won Korea melemah 7,46 persen.

“Atau kalau anda sekarang baru mengikuti Jepang mengalami depresiasi yang sangat dalam bahkan levelnya sudah comparable dengan 1986. Ini tentu menimbulkan juga dinamika dari negara-negara partner dagang kita,” ucapnya.

Download Nulled WordPress Themes
Download Best WordPress Themes Free Download
Download Premium WordPress Themes Free
Download Best WordPress Themes Free Download
udemy course download free
download redmi firmware
Free Download WordPress Themes
lynda course free download
Tags: Metapos.idRupiahSri Mulyani
Rahmat Herlambang

Rahmat Herlambang

Related Posts

Indonesia Hancurkan Jepang 5-3, Ukir Sejarah ke Final AFC Futsal 2026

Indonesia Hancurkan Jepang 5-3, Ukir Sejarah ke Final AFC Futsal 2026

by Taufik Hidayat
5 February 2026
0

Metapos.id, Jakarta - Timnas Futsal Indonesia mencatatkan sejarah besar dengan memastikan tiket ke final AFC Futsal 2026 usai menaklukkan Jepang...

Kekerasan Debt Collector dan Praktik STNK Only Jadi Peringatan Serius Industri Pembiayaan

Kekerasan Debt Collector dan Praktik STNK Only Jadi Peringatan Serius Industri Pembiayaan

by Rahmat Herlambang
5 February 2026
0

Metapos.id, Jakarta – Maraknya aksi penagihan utang oleh debt collector yang disertai kekerasan, serta semakin luasnya praktik jual beli kendaraan...

BMKG: Hujan Masih Berpotensi Terjadi Selama Ramadhan 2026 di Jawa–Bali

BMKG: Hujan Masih Berpotensi Terjadi Selama Ramadhan 2026 di Jawa–Bali

by Taufik Hidayat
5 February 2026
0

Metapos.id, Jakarta – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkapkan bahwa potensi cuaca ekstrem masih dapat terjadi selama bulan Ramadhan...

BEI dan KSEI Tindak Lanjuti Masukan MSCI untuk Perkuat Transparansi Pasar Modal

BEI dan KSEI Tindak Lanjuti Masukan MSCI untuk Perkuat Transparansi Pasar Modal

by Rahmat Herlambang
5 February 2026
0

Metapos.id, Jakarta – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) bersama PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), dengan arahan Otoritas Jasa Keuangan...

Next Post
Harita Nickel Bakal Buyback Saham Senilai Rp1 Triliun

Harita Nickel Bakal Buyback Saham Senilai Rp1 Triliun

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended.

Harga Emas Antam Naik Rp41 Ribu, Tembus Rp2,164 Juta per Gram

Harga Emas Antam Naik Rp41 Ribu, Tembus Rp2,164 Juta per Gram

23 September 2025
FORTAMI CUP X 2025 Dimulai

FORTAMI CUP X 2025 Dimulai

2 June 2025

Trending.

Nisfu Syaban 1447 H Dimulai Senin Malam, 2 Februari 2026, Ini Jadwal Ibadah yang Dianjurkan

Puasa Nisfu Syaban 1447 H Jatuh Selasa 3 Februari 2026, Berikut Waktu Pelaksanaan dan Niatnya

2 February 2026
Heboh Isu Nia Ramadhani Gugat Cerai Ardi Bakrie

Heboh Isu Nia Ramadhani Gugat Cerai Ardi Bakrie

3 February 2026
Bintang Porno Lana Rhoades Minta 400 Video Dihapus Demi Lindungi Anak

Bintang Porno Lana Rhoades Minta 400 Video Dihapus Demi Lindungi Anak

13 November 2025
Dua Kali Janji Tunjukkan Ijazah di Pengadilan, Jokowi Malah Tak Hadiri Sidang CLS di PN Solo

Dua Kali Janji Tunjukkan Ijazah di Pengadilan, Jokowi Malah Tak Hadiri Sidang CLS di PN Solo

25 October 2025
Seorang Ibu Histeris : Saldo Nasabah BRI Hilang Ratusan Juta di Unit Laubaleng, Korban Curiga Ada Dugaan Orang Dalam

Seorang Ibu Histeris : Saldo Nasabah BRI Hilang Ratusan Juta di Unit Laubaleng, Korban Curiga Ada Dugaan Orang Dalam

12 November 2025
Metapos Media

© 2025 Media Informasi Terkini

Navigasi

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2025 Media Informasi Terkini