• Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Sunday, February 22, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Metapos
No Result
View All Result
Home Ekbis

Mendag Zulhas Curhat Anggaran Kementerian Perdagangan Selalu Turun dari 2021

metaposmedia by metaposmedia
13 June 2024
in Ekbis
Ini Alasan Baju Bekas Impor Menjamur Menurut Mendag Zulhas
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta , Metapos.id – Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan mengeluhkan anggaran kementeriannya yang terus mengalami penurunan dari tahun ke tahun, tepatnya sejak tahun 2021.

Awalnya, pria yang akrab disapa Zulhas ini mengungkapkan, anggaran kementeriannya di tahun 2021 ditetapkan sebesar Rp3,2 triliun.

Kemudian di tahun berikutnya turun menjadi Rp2,1 triliun.

Zulhas mengatakan, anggaran kementeriannya sempat mengalami kenaikan di tahun 2023 menjadi Rp2,4 triliun.

Namun, sambung dia, di tahun berikutnya kembali turun menjadi Rp1,9 triliun.

Sementara, sambung Zulhas, pagu indikatif Kementerian Perdagangan pada tahun 2025 ditetapkan dalam rancangan kerja pemerintah (RKP) sebesar Rp1,6 triliun. Angka tersebut kembali mengalami penurunan.

“Sekarang Rp1,6 triliun. Jadi ini sudah tidak bisa ke mana mana, (hanya) anggaran rutin saja,” katanya di dalam rapat kerja bersama Komisi VI DPR, di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis, 13 Juni.

Lebih lanjut, Zulhas mengatakan jika dibandingkan dengan anggaran tahun 2024 terdapat penurunan sekitar 16 persen atau Rp300 miliar. Namun, sambung dia, penurunan sudah mencapai setengah dari anggaran di 2021.

“Pagu indikatif ini mengalami penurunan. Turun, turun, ini sekarang turun lagi jadi kalau dibandingkan (tahun 2024) Rp1,9 turun Rp300-an (miliar). Atau turun hampir 16 persen dari yang kemarin. Padahal awalnya kan kalau dihitung dari awal Rp3 triliun jadi banyak sekali turunnya,” jelasnya.

Bahkan, Zulhas mengatakan, para pegawai Atase Perdagangan yang ditempatkan di beberapa negara pun terancam dipulangkan karena anggaran yang terus menyusut ini.

Pasalnya, sambung Zulhas, uang sewa para Atase Perdagangan ini ditarik dari Kementerian Luar Negeri yang selama ini membiayainya.

“Karena uang sewanya dari ke Kemenlu, ditarik juga, karena uangnya enggak ada. Kan biasanya dari Kemenlu Atase di 52 negara sekarang enggak boleh lagi dari Kemenlu, karena Kemenlu uangnya kurang juga. Itulah kira-kira kenyataanya,” tuturnya.

Download WordPress Themes Free
Free Download WordPress Themes
Download Best WordPress Themes Free Download
Download WordPress Themes
download udemy paid course for free
download xiomi firmware
Download Premium WordPress Themes Free
lynda course free download
Tags: AnggaranKementerian perdaganganMendag zulhasMetapos.id
metaposmedia

metaposmedia

Related Posts

Gempa 4,6 M Terjadi di Kabupaten Tangerang, Warga Tak Merasakan Getaran

Gempa 4,6 M Terjadi di Kabupaten Tangerang, Warga Tak Merasakan Getaran

by Taufik Hidayat
22 February 2026
0

Metapos.id, Jakarta – Gempa bumi berkekuatan 4,6 magnitudo mengguncang wilayah Kabupaten Tangerang pada Sabtu malam (21/2/2026). Namun, getaran gempa tersebut...

Timnas Terancam Tersingkir, NOC Indonesia Lakukan Lobi Intensif ke QFA

Timnas Terancam Tersingkir, NOC Indonesia Lakukan Lobi Intensif ke QFA

by Taufik Hidayat
21 February 2026
0

Metapos.id, Jakarta – Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia), Raja Sapta Oktohari, mengungkapkan bahwa pihaknya tengah membangun komunikasi strategis...

Insiden Maut di Maluku, Polri Akui Kepercayaan Publik Terpukul

Insiden Maut di Maluku, Polri Akui Kepercayaan Publik Terpukul

by Taufik Hidayat
21 February 2026
0

Metapos.id, Jakarta – Kepolisian Republik Indonesia (Polri) mengakui bahwa dugaan tindak kekerasan yang dilakukan oleh seorang anggota Brimob terhadap dua...

Berburu Takjil Makin Seru! 8 Spot War Takjil Terhits Jakarta Ramadhan 2026

Berburu Takjil Makin Seru! 8 Spot War Takjil Terhits Jakarta Ramadhan 2026

by Taufik Hidayat
21 February 2026
0

Metapos.id, Jakarta – Pemerintah secara resmi menetapkan awal puasa Ramadhan 1447 Hijriah jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026. Menyambut datangnya...

Next Post

PLN Raih Pendanaan dari Bank Dunia Senilai 581,5 Juta Dolar AS

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended.

Airlangga Laporan ke Jokowi: Pertumbuhan Ekonomi Diramal Melambat di 2023

Menko Airlangga Tegaskan Tak Ada Kenaikan Harga BBM Dalam Waktu Dekat

6 February 2024
Perusahaan Wajib Bayar THR Paling Lambat H-7 Lebaran, Dilarang Dicicil!

Perusahaan Wajib Bayar THR Paling Lambat H-7 Lebaran, Dilarang Dicicil!

13 March 2024

Trending.

Nisfu Syaban 1447 H Dimulai Senin Malam, 2 Februari 2026, Ini Jadwal Ibadah yang Dianjurkan

Puasa Nisfu Syaban 1447 H Jatuh Selasa 3 Februari 2026, Berikut Waktu Pelaksanaan dan Niatnya

2 February 2026
Heboh Isu Nia Ramadhani Gugat Cerai Ardi Bakrie

Heboh Isu Nia Ramadhani Gugat Cerai Ardi Bakrie

3 February 2026
Bintang Porno Lana Rhoades Minta 400 Video Dihapus Demi Lindungi Anak

Bintang Porno Lana Rhoades Minta 400 Video Dihapus Demi Lindungi Anak

13 November 2025
Dua Kali Janji Tunjukkan Ijazah di Pengadilan, Jokowi Malah Tak Hadiri Sidang CLS di PN Solo

Dua Kali Janji Tunjukkan Ijazah di Pengadilan, Jokowi Malah Tak Hadiri Sidang CLS di PN Solo

25 October 2025
Seorang Ibu Histeris : Saldo Nasabah BRI Hilang Ratusan Juta di Unit Laubaleng, Korban Curiga Ada Dugaan Orang Dalam

Seorang Ibu Histeris : Saldo Nasabah BRI Hilang Ratusan Juta di Unit Laubaleng, Korban Curiga Ada Dugaan Orang Dalam

12 November 2025
Metapos Media

© 2025 Media Informasi Terkini

Navigasi

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2025 Media Informasi Terkini