Metapos.id, Jakarta — Menteri Agama, Nasaruddin Umar, mengingatkan masyarakat yang hendak menunaikan shalat Idul Fitri di Masjid Istiqlal agar datang lebih awal. Imbauan ini disampaikan menyusul tingginya minat jemaah yang diperkirakan akan memadati area masjid.
Pelaksanaan shalat Id dijadwalkan pukul 07.00 WIB. Meski demikian, jemaah biasanya sudah mulai berdatangan sejak sebelum waktu subuh untuk mengamankan tempat, bahkan tidak sedikit yang datang sejak dini hari.
Untuk mendukung kenyamanan beribadah, jemaah diharapkan mengenakan pakaian yang sopan dan sesuai ketentuan, serta membawa perlengkapan ibadah pribadi, seperti sajadah. Selain itu, membawa kantong alas kaki juga dianjurkan, serta membatasi barang bawaan agar terhindar dari risiko kehilangan atau tertukar.
Ketertiban, kebersihan, dan keamanan selama kegiatan ibadah juga menjadi perhatian utama. Jemaah diminta berperan aktif menjaga suasana tetap tertib dan kondusif.
Panitia penyelenggara telah menyiapkan beberapa akses masuk bagi jemaah, yakni melalui Gerbang 2 Al-Ghaffar, Gerbang 3 Al-Aziz, Gerbang 5 Al-Fattah, dan Gerbang 6 Al-Mukmin. Akses tersebut umumnya diperuntukkan bagi pejalan kaki, sementara fasilitas parkir juga tersedia di area tertentu.
Adapun pelaksanaan shalat Id akan dipimpin oleh Imam KH Ahmad Husni Ismail. Sementara itu, khotbah Idul Fitri akan disampaikan oleh Profesor Noorhadi Hasan yang mengangkat tema tentang kemenangan Idul Fitri sebagai momentum untuk menebar kebaikan dan meraih keberkahan.













