Metapos.id, Jakarta – Bagi masyarakat yang belum mengamankan tiket mudik, kesempatan masih terbuka. PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 1 Jakarta mencatat sekitar 103 ribu kursi kereta api untuk keberangkatan 11–20 Maret 2026 dari Jakarta masih tersedia.
Sementara itu, untuk periode keberangkatan 11 Maret hingga 1 April 2026 dari Stasiun Gambir dan Stasiun Pasar Senen, tercatat sekitar 532 ribu tiket telah terjual.
Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, mengimbau masyarakat agar segera merencanakan perjalanan dan memanfaatkan ketersediaan tiket yang masih ada. Ia menegaskan penjualan bersifat dinamis dan dapat berubah sewaktu-waktu mendekati hari keberangkatan.
86 Perjalanan KA Jarak Jauh per Hari
Selama masa Angkutan Lebaran 2026, KAI Daop 1 Jakarta mengoperasikan 86 perjalanan kereta api jarak jauh setiap hari. Rinciannya terdiri atas 68 KA reguler, 12 KA tambahan dari Stasiun Gambir, dan 6 KA tambahan dari Stasiun Pasar Senen.
Beberapa kereta favorit dari Stasiun Gambir di antaranya KA Argo Semeru, KA Bima, KA Gunungjati, KA Batavia, KA Cakrabuana, dan KA Pandalungan.
Adapun dari Stasiun Pasar Senen, kereta yang banyak diminati meliputi KA Bengawan, KA Airlangga, KA Serayu, KA Kertajaya, KA Jayakarta, dan KA Progo.
Untuk tujuan mudik, kota-kota seperti Yogyakarta, Surabaya, Semarang, Bandung, Jember, dan Purwokerto menjadi destinasi favorit penumpang.
Diskon 30 Persen KA Ekonomi
Dalam rangka mendukung mobilitas masyarakat, pemerintah memberikan stimulus berupa potongan harga 30 persen untuk tiket KA Ekonomi Komersial yang berlaku pada 14–29 Maret 2026.
Khusus di wilayah Daop 1 Jakarta, total kursi KA Ekonomi Komersial jarak jauh selama periode tersebut mencapai 329 ribu kursi, dengan sekitar 226 ribu kursi telah terjual atau dipesan.
Selain itu, untuk KA Lokal Ekonomi Komersial Pangrango pada periode yang sama tersedia sekitar 46 ribu kursi.
Dengan masih tersedianya puluhan ribu tiket, masyarakat diimbau segera melakukan pemesanan agar tidak kehabisan menjelang puncak arus mudik Lebaran 2026.













