• Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Saturday, February 28, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Metapos
No Result
View All Result
Home Nasional

Maraknya Politik Uang, DPR Usulkan Bawaslu Awasi Pilkades

Taufik Hidayat by Taufik Hidayat
13 January 2026
in Nasional
Maraknya Politik Uang, DPR Usulkan Bawaslu Awasi Pilkades
Share on FacebookShare on Twitter

Metapos.id, Jakarta – Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Dede Yusuf, menilai praktik politik uang dalam pemilihan kepala desa (Pilkades) masih sangat marak. Ia menilai minimnya pengawasan menjadi faktor utama tingginya money politics, sehingga muncul gagasan agar Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) ikut dilibatkan dalam pengawasan Pilkades.

Pernyataan tersebut disampaikan Dede Yusuf saat merespons usulan PDI Perjuangan terkait penerapan sistem e-voting dalam pemilihan kepala daerah. Menurutnya, meski e-voting telah diterapkan di sejumlah Pilkades, persoalan terbesar justru terletak pada lemahnya kontrol terhadap praktik politik uang.

“E-voting memang menjadi salah satu opsi karena sudah digunakan di Pilkades. Namun realitas di lapangan menunjukkan politik uang justru sangat tinggi karena tidak ada pengawasan langsung,” kata Dede Yusuf di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (13/1/2026).

Ia mengungkapkan, di beberapa wilayah biaya yang dikeluarkan untuk mengikuti Pilkades tergolong fantastis, bahkan mencapai Rp16 miliar. Besarnya dana tersebut mencerminkan tingginya perputaran uang dalam kontestasi politik di tingkat desa.

“Ada daerah tertentu di mana biaya Pilkades bisa mencapai Rp16 miliar hanya untuk menjadi kepala desa. Praktik politik uang jelas terjadi. Karena itu, kami mulai mengkaji kemungkinan Bawaslu diberi peran sebagai pengawas Pilkades,” ujarnya.

Dede Yusuf menambahkan, mahalnya biaya politik membuat banyak kepala daerah bergantung pada pihak pendana. Ketergantungan ini, menurutnya, kerap berujung pada persoalan hukum di kemudian hari.

 

“Bayangkan, ada lebih dari 80 ribu desa yang menyelenggarakan pemilihan. Jika ditanya apakah money politics terjadi, jawabannya sangat besar. Banyak kepala daerah akhirnya bergantung pada pendana, dan dampaknya mereka terseret masalah hukum,” tuturnya.

Ia juga merujuk pada data Kementerian Dalam Negeri yang menunjukkan hampir 40 persen kepala daerah terindikasi memiliki persoalan pidana. Kondisi tersebut dinilai sebagai sinyal perlunya pembenahan serius dalam sistem politik serta pengawasan pemilihan di semua level pemerintahan.

“Menurut data Mendagri, hampir 40 persen kepala daerah terindikasi bermasalah secara pidana. Ini tidak bisa dilepaskan dari praktik politik uang yang masih kuat,” pungkasnya.

Download Premium WordPress Themes Free
Premium WordPress Themes Download
Premium WordPress Themes Download
Download Best WordPress Themes Free Download
udemy paid course free download
download huawei firmware
Download Best WordPress Themes Free Download
udemy free download
Tags: BawasluDede YusufMetapos.idPilkadespolitiksistem e-votingUang
Taufik Hidayat

Taufik Hidayat

Related Posts

Cak Imin Usul Iuran BPJS Kesehatan Naik untuk Cegah Kerugian Berkelanjutan

Cak Imin Usul Iuran BPJS Kesehatan Naik untuk Cegah Kerugian Berkelanjutan

by Taufik Hidayat
28 February 2026
0

Metapos.id, Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar, menyampaikan bahwa iuran Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) atau BPJS Kesehatan...

Nasib Guru Kian Terangkat: Insentif Honorer Naik, Tunjangan Diperbesar dan Dipermudah

Nasib Guru Kian Terangkat: Insentif Honorer Naik, Tunjangan Diperbesar dan Dipermudah

by Taufik Hidayat
28 February 2026
0

Metapos.id, Jakarta — Pemerintah kembali menegaskan komitmennya menjadikan pendidikan sebagai prioritas utama pembangunan nasional, termasuk dalam peningkatan kesejahteraan guru di...

Pemudik Lebaran 2026 Diminta Waspada, BMKG Deteksi Cuaca Ekstrem

Pemudik Lebaran 2026 Diminta Waspada, BMKG Deteksi Cuaca Ekstrem

by Taufik Hidayat
28 February 2026
0

Metapos.id, Jakarta – Menyambut arus mudik Lebaran 2026, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) meningkatkan kesiapsiagaan nasional terhadap potensi cuaca...

Tradisi Tahunan Mudik Lebaran: Pemerintah Tancap Gas Perbaiki Jalur Pantura

Tradisi Tahunan Mudik Lebaran: Pemerintah Tancap Gas Perbaiki Jalur Pantura

by Taufik Hidayat
27 February 2026
0

Metapos.id, Jakarta – Menyongsong peningkatan arus mudik Lebaran 2026, pemerintah mempercepat program perbaikan jalan rusak di berbagai titik strategis nasional....

Next Post
Penculikan WNI di Gabon Jadi Sinyal Bahaya, DPR Soroti Meningkatnya Ancaman Keamanan Laut Internasional

Penculikan WNI di Gabon Jadi Sinyal Bahaya, DPR Soroti Meningkatnya Ancaman Keamanan Laut Internasional

Recommended.

Menkumham Instruksikan Jajaran Kemenkumham Terapkan Pola Hidup Sederhana

Menkumham Instruksikan Jajaran Kemenkumham Terapkan Pola Hidup Sederhana

17 March 2023
Revitalisasi Terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta Berakad Syariah

Dongkrak Dana Murah, Bank Muamlat Andalkan Giro

17 October 2024

Trending.

Nisfu Syaban 1447 H Dimulai Senin Malam, 2 Februari 2026, Ini Jadwal Ibadah yang Dianjurkan

Puasa Nisfu Syaban 1447 H Jatuh Selasa 3 Februari 2026, Berikut Waktu Pelaksanaan dan Niatnya

2 February 2026
Heboh Isu Nia Ramadhani Gugat Cerai Ardi Bakrie

Heboh Isu Nia Ramadhani Gugat Cerai Ardi Bakrie

3 February 2026
Dua Kali Janji Tunjukkan Ijazah di Pengadilan, Jokowi Malah Tak Hadiri Sidang CLS di PN Solo

Dua Kali Janji Tunjukkan Ijazah di Pengadilan, Jokowi Malah Tak Hadiri Sidang CLS di PN Solo

25 October 2025
Bintang Porno Lana Rhoades Minta 400 Video Dihapus Demi Lindungi Anak

Bintang Porno Lana Rhoades Minta 400 Video Dihapus Demi Lindungi Anak

13 November 2025
Seorang Ibu Histeris : Saldo Nasabah BRI Hilang Ratusan Juta di Unit Laubaleng, Korban Curiga Ada Dugaan Orang Dalam

Seorang Ibu Histeris : Saldo Nasabah BRI Hilang Ratusan Juta di Unit Laubaleng, Korban Curiga Ada Dugaan Orang Dalam

12 November 2025
Metapos Media

© 2025 Media Informasi Terkini

Navigasi

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2025 Media Informasi Terkini