Thursday, May 7, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

LPS Ungkap Mengapa DPK di Akhir 2023 Tumbuh Melambat

Rahmat Herlambang by Rahmat Herlambang
7 February 2024
in Ekbis
LPS Ungkap Mengapa DPK di Akhir 2023 Tumbuh Melambat

Jakarta ,Metapos.id – Wakil Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan, Lana Soelistianingsih mengungkapkan Dana Pihak Ketiga (DPK) tumbuh melambat di akhir tahun 2023. Pada Desember 2023, DPK tercatat sebesar Rp8.457 triliun atau tumbuh sebesar 3,73 persen year on year (yoy).

Dikatakan Lana, banyak pihak yang mengasumsikan jika perlambatan ini dikarenakan fenomena mantab atau makan tabungan oleh nasabah. Namun Lana memastikan hal tersebut tidak sepenuhnya benar melainkan hanya terjadi karena adanya konversi aset atau perubahan minat nasabah dari sebelumnya menabung menjadi instrumen aset lain.

BACA JUGA

Disertasi Doktoral Soroti Urgensi RUU Transfer Pricing untuk Perkuat Kepastian Hukum dan Penerimaan Negara

Pinjol RI Meledak ke Rp101 Triliun, OJK Ingatkan Risiko dan Pengawasan

“Kami coba teliti juga karena ada yang tanyakan juga, betul ngga ya kita sudah mantab? Nampaknya tidak ke sana hanya ada konversi dari aset saja,” ujar Lana dalam Bloomberg Technoz Economic Outlook 2024.

Selain itu juga Lana menyebut ada internal financing yakni banyak nasabah kemudian menggunakan dananya sendiri untuk membiayai bisnis ketimbang mengambil pinjaman dari perbankan.

Berdasarkan data LPS, DPK total tumbuh 3,73 persen dan penurunan tajam terjadi pada giro. Meskipun masih menunjukkan pertumbuhan sebesar 4,48 namun ada penurunan yang signifikan. Ia beralasan, penurunan ini disebabkan banyak perusahaan menggunakan giro sebagai pengeluaran modal atau capital expenditure (capex).

“Ada fenomena higher for longer yang buat pelaku usaha hitung ulang perlu pinjam ke bank nggak? Ketika kami dalami, ada switching dari giro ke aset yang lain,” sambung Lana.

Untuk informasi, Bank Indonesia mencatat Dana Pihak Ketiga (DPK) Perbankan tumbuh pada Desember 2023 sekitar 3,8 persen secara tahunan (yoy) atau senilai Rp8.234 triliun. Sementara pada bulan November 2023 sebesar Rp8.031 triliun. Artinya pertumbuhan DPK mengalami Stagnasi.

Asisten Gubernur Bidang Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono menyampaikan perkembangan DPK dipengaruhi oleh pertumbuhan DPK Korporasi 5,0 persen (yoy) dan perorangan 3,2 persen (yoy).

“Pada Desember 2023, Giro tumbuh 3,9 persen (yoy), setelah bulan sebelumnya tumbuh 3,4 persen (yoy). Sementara Tabungan sebesar 2,0 persen (yoy), dibandingkan pada bulan sebelumnya tumbuh 2,6 persen (yoy),” jelasnya.

Tags: DPKLpsMetapos.id
Previous Post

BI Perkirakan Perekonomian Global Melambat

Next Post

BTN Optimistis Merger dengan Bank Muamalat Rampung pada April 2024

Related Posts

Disertasi Doktoral Soroti Urgensi RUU Transfer Pricing untuk Perkuat Kepastian Hukum dan Penerimaan Negara
Ekbis

Disertasi Doktoral Soroti Urgensi RUU Transfer Pricing untuk Perkuat Kepastian Hukum dan Penerimaan Negara

6 May 2026
Pinjol RI Meledak ke Rp101 Triliun, OJK Ingatkan Risiko dan Pengawasan
Ekbis

Pinjol RI Meledak ke Rp101 Triliun, OJK Ingatkan Risiko dan Pengawasan

6 May 2026
Harga Bahan Pokok 6 Mei 2026 Fluktuatif, Cabai Turun Tajam Sementara Gula Naik
Ekbis

Harga Bahan Pokok 6 Mei 2026 Fluktuatif, Cabai Turun Tajam Sementara Gula Naik

6 May 2026
Pasar Modal Indonesia Gelar Donor Darah dan Edukasi Talasemia
Ekbis

Pasar Modal Indonesia Gelar Donor Darah dan Edukasi Talasemia

5 May 2026
Tips Menyiapkan Dana Pendidikan Anak di Tengah Kenaikan Biaya Sekolah
Ekbis

Tips Menyiapkan Dana Pendidikan Anak di Tengah Kenaikan Biaya Sekolah

5 May 2026
Transjakarta Blok M–Soetta Segera Beroperasi, Pramono Pastikan Tarif Terjangkau
Ekbis

SPBU Tak Jual Pertalite, Ini Penjelasan Pertamina Soal Status Signature

5 May 2026
Next Post
Laba BTN Syariah Melesat di Atas 70 Persen

BTN Optimistis Merger dengan Bank Muamalat Rampung pada April 2024

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini