Thursday, September 10, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

LPEI Berikan Pelatihan kepada UMKM di Lampung

Rahmat Herlambang by Rahmat Herlambang
30 August 2022
in Ekbis
LPEI Berikan Pelatihan kepada UMKM di Lampung

JAKARTA,Metapos.id – Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)/Indonesia Eximbank disebutkan memberikan pelatihan bagi pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di Lampung guna membangun dan memperkuat pertumbuhan ekosistem ekspor.

Dalam agenda bertajuk Coaching Program for New Exporter (CPNE), LPEI menggandeng sekitar 60 UMKM lokal dari berbagai sektor yaitu produk makanan dan minuman, kerajinan, pupuk dan peternakan.

BACA JUGA

Bagus Wahyu Trianto Dorong SMKN 71 Selaraskan Kurikulum dengan Kebutuhan Industri

Menkeu Ungkap BNPB Punya Dana Siap Pakai Rp950 Miliar

Direktur Eksekutif LPEI Riyani Tirtoso menyampaikan bahwa pihaknya berkolaborasi dengan Forum Ekspor Lampung (FELA) yang terdiri dari Pemerintah Provinsi Lampung, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Lampung, Bank Indonesia Lampung, Bea Cukai dan pihak terkait diwujudkan dalam Program CPNE.

“Program ini merupakan bentuk pelatihan dan pendampingan dalam rangka menciptakan eksportir baru dan meningkatkan kapasitas UMKM,” ujarnya dalam keterangan tertulis pada Selasa, 30 Agustus.

Menurut Riyani, para peserta dibimbing dengan berbagai modul pelatihan serta pendampingan agar pelaku UMKM tidak hanya paham secara teori tapi mampu mengaplikasikannya dalam bisnis langsung.

“Tahapan berikutnya, para peserta akan diberikan program bagaimana memasarkan produk mereka melalui program marketing hand holding,” tutur dia.

Dalam kesempatan yang sama, Sekretaris Daerah Pemerintah Provinsi Lampung Fahrizal Darminto mengapresiasi dukungan yang diberikan LPEI dalam rangka mendorong peningkatan ekspor di wilayahnya.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Lampung kami mengucapkan terima kasih kepada LPEI dalam mewujudkan UMKM Lampung naik kelas melalui program Desa Devisa Lada Hitam dan program CPNE,” katanya.

Sebagai informasi, LPEI dan Kementerian Perindustrian beberapa waktu lalu meresmikan Desa Devisa Lada Hitam di Kabupaten Lampung Timur Provinsi Lampung bersamaan dengan perhelatan puncak Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia.

LPEI sebagai Special Mission Vehicle (SMV) Kementerian Keuangan menyatakan bakal terus membangun ekosistem ekspor dalam Program Desa Devisa dan program CPNE yang dilakukan secara sistematis dan bertahap untuk mencetak para eksportir baru.

Tags: LPEIMetapos.idUmkm
Previous Post

B20 Indonesia Gandeng Enam Perusahaan
Teken MoU dengan Institusi Pendidikan Vokasi

Next Post

Dirut Nicke Sebut Pertamina Berhasil Tekan Biaya Operasional Rp6 Triliun

Related Posts

Bagus Wahyu Trianto Dorong SMKN 71 Selaraskan Kurikulum dengan Kebutuhan Industri
Ekbis

Bagus Wahyu Trianto Dorong SMKN 71 Selaraskan Kurikulum dengan Kebutuhan Industri

9 September 2026
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa
Ekbis

Menkeu Ungkap BNPB Punya Dana Siap Pakai Rp950 Miliar

9 September 2026
Program Pestani Bawang Merah Nyawiji Petrokimia Gresik mendorong produktivitas bawang merah Nganjuk hingga 20 ton per hektare atau naik 12 persen.
Ekbis

Petrokimia Gresik Dorong Produktivitas Bawang Merah Nganjuk

9 September 2026
SRO pasar modal menyalurkan bantuan sarana teknologi untuk Universitas Khairun dan cold storage tenaga surya bagi nelayan Rua, Maluku Utara.
Ekbis

Pasar Modal Salurkan Bantuan Teknologi dan Cold Storage di Maluku Utara

7 September 2026
Ekonom Bambang Brodjonegoro menilai integrasi ekosistem jalan tol penting untuk memperlancar konektivitas dan menekan biaya logistik Indonesia.
Ekbis

Bambang Brodjonegoro Dorong Integrasi Ekosistem Jalan Tol

7 September 2026
Transaksi timah ekspor melalui JFX mencapai 4.210 lot senilai Rp4,06 triliun sepanjang Agustus 2026, memperkuat fondasi menuju BMKS 2027.
Ekbis

Transaksi Timah di JFX Tembus Rp4 Triliun pada Agustus 2026

4 September 2026
Next Post
Dirut Nicke Sebut Pertamina Berhasil Tekan Biaya Operasional Rp6 Triliun

Dirut Nicke Sebut Pertamina Berhasil Tekan Biaya Operasional Rp6 Triliun

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini