• Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Saturday, March 21, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Metapos
No Result
View All Result
Home Ekbis

KSEI Implementasikan K-CASH,Pengelolaan Dana Untuk Transaksi Reksa Dana Jadi Lebih Efisien

Afizahri by Afizahri
18 December 2024
in Ekbis
Perluas Kerja Sama, KSEI Gandeng Lembaga Kliring dan Kustodian Vietnam
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, Metapos.id – Hari ini, PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) meluncurkan KSEI – Cash Management (K-CASH), sebuah aplikasi untuk mengelola dana untuk transaksi reksa dana di pasar modal Indonesia. Sesuai dengan fungsinya sebagai aplikasi cash management, K-CASH dapat digunakan investor pasar modal untuk transaksi reksa dana yang lebih efisien.

K-CASH secara resmi diluncurkan oleh Direktur Utama KSEI Samsul Hidayat, didampingi Dewan Komisaris KSEI yaitu Ahmad Fuad Rahmany (Komisaris Utama), Dian Fithri Fadila F. dan Indra Christanto (Komisaris), jajaran Direksi KSEI, yaitu Eqy Essiqy (Direktur Penyelesaian, Kustodian dan Pengawasan), Dharma Setyadi (Direktur Pengembangan Infrastruktur dan Manajemen Informasi), dan Imelda Sebayang (Direktur Keuangan dan Administrasi), disaksikan oleh Kepala Departemen Pengawasan Pengelolaan Investasi dan Pasar Modal Regional Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia (OJK) Edi Broto Suwarno, Dewan Komisaris dan Direksi PT Bursa Efek Indonesia dan PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia, serta tamu undangan yang berasal dari Anak Perusahaan Self-Regulatory Organization, perwakilan asosiasi pasar modal dan wartawan.

K-CASH dibangun oleh KSEI dengan latar belakang adanya peningkatan pesat pada sektor reksa dana yang turut didukung oleh selling agent berbasis financial technology (selling agent fintech). Samsul menyampaikan, “Pengembangan K-CASH merupakan respon KSEI terhadap perkembangan transaksi reksa dana di pasar modal yang sangat dinamis, khususnya terkait penggunaan platform digital yang saat ini telah menjadi pilihan utama investor.

Volume transaksi yang besar membutuhkan sistem yang mampu menangani frekuensi yang tinggi dengan cepat dan akurat,” ucap Samsul.Data KSEI per November 2024 mencatatkan terdapat lebih dari 10,2 juta investor reksa dana di Indonesia yang menggunakan rekening melalui selling agent fintech. Jumlah ini setara dengan 70,35% dari total investor reksa dana yang berjumlah 13,76 juta.

Sedangkan saat ini terdapat 20 perusahaan selling agent fintech, yang menjual 464 produk reksa dana, dan membukukan nilai Asset Under Management (AUM) sebesar 30,8 triliun Rupiah.Dari sisi frekuensi, sampai dengan akhir November 2024, frekuensi instruksi subscription yang dilakukan melalui selling agent fintech telah mencapai 83% atau sekitar 16,4 juta instruksi. Demikian juga dengan instruksi redemption yang mencapai 85% atau sekitar 7,9 juta instruksi. Perkembangan ini menjadi bukti nyata kepercayaan investor reksa dana untuk melakukan transaksi menggunakan platform berbasis digital melalui selling agent fintech.

Lebih lanjut Samsul menyampaikan, tujuan dari pengembangan K-CASH adalah menyediakan mekanisme pengganti virtual account dengan menggunakan Investor Fund Unit Accout (IFUA) sebagai alternatif untuk penyimpanan dana investor yang lebih terjamin. Sebelumnya, KSEI telah
menggunakan IFUA sebagai rekening yang mencatat portofolio investasi reksa dana milik investor,bersamaan dengan implementasi Sistem Pengelolaan Investasi Terpadu (S-INVEST) pada tahun 2016.

Penggunaan IFUA juga dapat memberikan transparansi posisi dana selama proses transaksi,karena dapat dipantau langsung oleh investor.Pengembangan K-CASH didukung oleh salah satu rencana strategis KSEI yang telah diimplementasikan pada tahun 2019 yaitu penerapan full Central Bank Money (CEBM), yang memungkinkan penyelesaian dana transaksi pasar modal dilakukan melalui Bank Sentral secara
menyeluruh. Selain itu, KSEI telah ditunjuk sebagai anggota BI-FAST pada tahun 2022, yang memperkuat posisi KSEI dalam ekosistem sistem pembayaran nasional.

Bergabungnya KSEI sebagai anggota BI-FAST dilandaskan pada surat Otoritas Jasa Keuangan (OJK) No. S-94/PM.2/2021 yang mengijinkan KSEI menjadi peserta BI-FAST untuk pemindahbukuan dana nasabah.
KSEI menjadi satu-satunya peserta non-bank yang berhasil mengembangkan mekanisme penyelesaian dana melalui BI-FAST pada tahap pertama implementasi BI-FAST di seluruh Indonesia.


Dengan menjadi peserta BI-FAST, transfer dana melalui KSEI menjadi jauh lebih murah dibandingkan dengan menggunakan BI-RTGS.Sedangkan Edi menyampaikan, “K-CASH ini merupakan salah satu upaya untuk memberikan inovasi dan merupakan perjalanan panjang sejak inisiasi OJK, SRO serta asosiasi pelaku industri pada tahun 2016.

Dalam mendukung inisiatif tersebut, OJK telah menerbitkan serangkaian regulasi,”.
Pada tahun 2021, KSEI memperoleh persetujuan dari OJK untuk penerapan IFUA sebagai alternatif penyimpanan dana melalui surat No. S-94/PM.2/2021. OJK memberikan tanggapan positif atas
rencana penerapan dan pengembangan infrastruktur BI-FAST oleh KSEI.

Kelengkapan regulasi untuk implementasi K-CASH semakin terpenuhi ketika pada tahun 2023 OJK mengeluarkan
Peraturan OJK (POJK) Nomor 4 Tahun 2023 untuk melengkapi surat ijin penggunaan IFUA sebagai penyimpanan dan pemindahbukuan dana nasabah.


Pada kesempatan ini, Edi juga mendorong seluruh pelaku industri reksa dana untuk memanfaatkan K-CASH yang telah diimplementasikan KSEI. Edi berharap, K-CASH dapat membuka era baru
industri reksa dana yang modern dan inklusif.


Sebagai bagian dari persiapan implementasi K-CASH, KSEI mengundang beberapa pelaku industri reksa dana untuk menjadi peserta pilot project. Dari belasan perusahaan yang mendaftar, terdapat
2 selling agent fintech dan 7 Bank Kustodian yang mendukung penuh pengembangan K-CASH dengan menjadi peserta pilot project Dengan telah diimplementasikannya K-CASH oleh KSEI maka diharapkan investor reksa dana memiliki alternatif untuk penyimpanan dana dan pengelolaan dana untuk transaksi reksa dana yang lebih efisien, dengan menggunakan aplikasi berbasis digital yang lebih mudah dan murah.

    Download WordPress Themes
    Premium WordPress Themes Download
    Download WordPress Themes Free
    Premium WordPress Themes Download
    free download udemy paid course
    download huawei firmware
    Download WordPress Themes Free
    lynda course free download
    Tags: K-CASHKseiMetapos.id
    Afizahri

    Afizahri

    Related Posts

    Wisata Hemat Saat Lebaran 2026, Banyak Destinasi Kasih Diskon

    Wisata Hemat Saat Lebaran 2026, Banyak Destinasi Kasih Diskon

    by Taufik Hidayat
    21 March 2026
    0

    Metapos.id, Jakarta – Momen libur Lebaran 2026 menjadi waktu yang paling dinantikan masyarakat untuk berkumpul bersama keluarga sekaligus menikmati kegiatan...

    6 Tradisi Lebaran di Berbagai Daerah Indonesia yang Bermakna Mendalam

    6 Tradisi Lebaran di Berbagai Daerah Indonesia yang Bermakna Mendalam

    by Taufik Hidayat
    21 March 2026
    0

    Metapos.id, Jakarta – Hari Raya Idul Fitri merupakan momen yang membawa kebahagiaan bagi umat Islam setelah menunaikan ibadah puasa selama...

    Harga Emas Antam Tahan Posisi di Lebaran 2026, Buyback Tetap Tinggi

    Harga Emas Antam Tahan Posisi di Lebaran 2026, Buyback Tetap Tinggi

    by Taufik Hidayat
    21 March 2026
    0

    Metapos.id, Jakarta – Harga emas batangan produksi Antam pada momen Idulfitri 1447 H, Sabtu (21/3/2026), terpantau masih berada di posisi...

    Prabowo Rayakan Idul Fitri Bersama Warga Aceh, Bagikan Bantuan di Masjid

    Prabowo Rayakan Idul Fitri Bersama Warga Aceh, Bagikan Bantuan di Masjid

    by Taufik Hidayat
    21 March 2026
    0

    Metapos.id, Jakarta – Presiden Prabowo Subianto menunaikan shalat Idul Fitri 1447 Hijriah di Masjid Darussalam pada Sabtu (21/3/2026) pagi. Kehadirannya...

    Next Post
    Media Update Grand Final Collabonation Talent Hunt 2024

    Media Update Grand Final Collabonation Talent Hunt 2024

    Leave a Reply Cancel reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    Recommended.

    Ekonom: Penerapan Cukai Minuman Berpemanis Perlu Perhatikan Dua Aspek Ini

    Ekonom: Penerapan Cukai Minuman Berpemanis Perlu Perhatikan Dua Aspek Ini

    9 July 2024
    Melalui Safari Ramadan, Bank Mandiri Taspen Gelar Kegiatan Sosial dan Pemberdayaan Nasabah

    Melalui Safari Ramadan, Bank Mandiri Taspen Gelar Kegiatan Sosial dan Pemberdayaan Nasabah

    12 March 2026

    Trending.

    Bintang Porno Lana Rhoades Minta 400 Video Dihapus Demi Lindungi Anak

    Bintang Porno Lana Rhoades Minta 400 Video Dihapus Demi Lindungi Anak

    13 November 2025
    Seorang Ibu Histeris : Saldo Nasabah BRI Hilang Ratusan Juta di Unit Laubaleng, Korban Curiga Ada Dugaan Orang Dalam

    Seorang Ibu Histeris : Saldo Nasabah BRI Hilang Ratusan Juta di Unit Laubaleng, Korban Curiga Ada Dugaan Orang Dalam

    12 November 2025
    Dua Kali Janji Tunjukkan Ijazah di Pengadilan, Jokowi Malah Tak Hadiri Sidang CLS di PN Solo

    Dua Kali Janji Tunjukkan Ijazah di Pengadilan, Jokowi Malah Tak Hadiri Sidang CLS di PN Solo

    25 October 2025
    Ikut NU Saat Puasa, Ikut Muhammadiyah Saat Lebaran—Boleh atau Tidak?

    Ikut NU Saat Puasa, Ikut Muhammadiyah Saat Lebaran—Boleh atau Tidak?

    20 March 2026
    Isu Khamenei Masih Hidup Ramai di Medsos, Ini Penjelasan Faktanya

    Isu Khamenei Masih Hidup Ramai di Medsos, Ini Penjelasan Faktanya

    6 March 2026
    Metapos Media

    © 2025 Media Informasi Terkini

    Navigasi

    • Kontak Kami
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber

    Ikuti Kami

    No Result
    View All Result
    • Home
    • Nasional
    • Ekbis
    • Hukum & Kriminal
    • Sport
    • Internasional
    • Lifestyle & Health
    • Tek & Oto
    • Galeri

    © 2025 Media Informasi Terkini