Sunday, May 17, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

Ketua LPS Purbaya Sadewa Sebut Ketahanan Perbankan Tetap Terjaga selama Pandemi COVID-19

Rahmat Herlambang by Rahmat Herlambang
13 April 2022
in Ekbis
Ketua LPS Purbaya Sadewa Sebut Ketahanan Perbankan Tetap Terjaga selama Pandemi COVID-19

Metapos.id, Jakarta – Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Purbaya Yudhi Sadewa menyebutkan ketahanan perbankan masih cukup kuat di tengah pandemi COVID-19 yang belum pulih.

“Pencapaian ini didukung oleh tingkat permodalan yang cukup tinggi di level 25,8 persen dan likuiditas yang longgar di tengah meningkatnya tekanan eksternal yang bersumber dari ketegangan geopolitik Rusia-Ukraina dan percepatan normalisasi kebijakan moneter bank sentral dunia,” kata Purbaya dalam sambutannya pada Silaturahmi LPS di Jakarta, Selasa 12 April.

BACA JUGA

Kurs Dolar AS Tembus Rp 17.500, Prabowo Percaya Ekonomi Indonesia Kuat

Investasi EV Bikin Honda Rugi Rp42 Triliun di Tahun Fiskal 2025

Ia merinci, per Februari 2022, total aset perbankan tumbuh 10,3 persen year on year (yoy) ditopang oleh pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) sebesar 11,1 persen yoy.

Sementara itu penyaluran kredit perbankan tercatat tumbuh 6,3 persen year on year atau jauh membaik dibandingkan sepanjang tahun 2020 saat awal pandemi COVID-19 dengan penyaluran kredit terkontraksi minus 2,4 persen yoy.

“Pertumbuhan DPK yang lebih tinggi dari pertumbuhan kredit membuat likuiditas perbankan masih longgar dengan rasio kredit terhadap simpanan (LDR) di level 78 persen,” katanya.

Selain itu ia menyebut longgarnya likuiditas tersebut juga tampak dari aset likuid bank yang didominasi oleh penempatan aset pada Surat Berharga Negara (SBN) dan pada Bank Indonesia.

Dari sisi kualitas aset, Gross NPL terjaga di level 3,1 persen, namun masih dibayangi potensi peningkatan risiko dari kredit yang direstrukturisasi dengan rasio Loan at Risk sebesar 19,8 persen dan rasio kredit restrukturisasi sebesar 16,4 persen. Namun apabila dibandingkan dengan tahun 2020, rasio kredit berisiko tersebut menunjukkan tren perbaikan.

“Sebagai bentuk mitigasi risiko kredit tersebut, perbankan terus memupuk CKPN (Cadangan Kerugian Penurunan Nilai) secara bertahap yang telah mencapai Rp353,7 triliun per Februari 2022. Sehingga rasio coverage CKPN terhadap NPL sudah relatif tinggi mencapai 199,4 persen,” ucapnya.

Sekedar informasi, sejak tahun 2020, LPS telah memangkas Tingkat Bunga Penjaminan sebesar 250 bps untuk simpanan dalam rupiah di bank umum dan BPR serta sebesar 150 bps untuk simpanan dalam valas di Bank Umum.

Saat ini, LPS menetapkan Tingkat Bunga Penjaminan sebesar 3,50 persen untuk simpanan rupiah bank umum, 0,25 persen untuk simpanan valas bank umum, dan 6 persen untuk simpanan rupiah di BPR, yang berlaku sejak 29 Januari 2022 sampai dengan 27 Mei 2022.

Tags: LpsMetapos.id
Previous Post

Dorong UMKM Go Global, BSI Dukung Gernas BBI Melalui Global Halal Hub dan Zona KHAS di Sumatera Barat

Next Post

Indonesia dan China Makin Mesra di G20, Kali Ini Kedua Negara Kerja Sama Ekonomi Digital

Related Posts

Kurs Dolar AS Tembus Rp 17.500, Prabowo Percaya Ekonomi Indonesia Kuat
Ekbis

Kurs Dolar AS Tembus Rp 17.500, Prabowo Percaya Ekonomi Indonesia Kuat

16 May 2026
Captain Phillips Tayang Malam Ini di Bioskop Trans TV
Ekbis

Investasi EV Bikin Honda Rugi Rp42 Triliun di Tahun Fiskal 2025

14 May 2026
Astra Agro Bagikan Wawasan Bisnis Sawit Berkelanjutan kepada Mahasiswa UPN Veteran
Ekbis

Astra Agro Bagikan Wawasan Bisnis Sawit Berkelanjutan kepada Mahasiswa UPN Veteran

14 May 2026
Rupiah Menguat ke Rp17.475 per Dolar AS, Pasar Cermati Inflasi AS dan Geopolitik
Ekbis

Rupiah Menguat ke Rp17.475 per Dolar AS, Pasar Cermati Inflasi AS dan Geopolitik

13 May 2026
Pemerintah Tegaskan Tarif Listrik PLN Mei 2026 Tidak Naik
Ekbis

Pemerintah Tegaskan Tarif Listrik PLN Mei 2026 Tidak Naik

13 May 2026
IRF 2026 Soroti Reformasi Pasar Modal di Tengah Ketidakpastian Global
Ekbis

IRF 2026 Soroti Reformasi Pasar Modal di Tengah Ketidakpastian Global

13 May 2026
Next Post
Ekonomi Digital Jadikan Indonesia Tujuan Investasi Terfavorit di ASEAN

Indonesia dan China Makin Mesra di G20, Kali Ini Kedua Negara Kerja Sama Ekonomi Digital

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini