Friday, October 9, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Ketegangan Thailand–Kamboja Memanas, Trump Turun Tangan Lakukan Diplomasi

Taufik Hidayat by Taufik Hidayat
16 November 2025
in Internasional
Ketegangan Thailand–Kamboja Memanas, Trump Turun Tangan Lakukan Diplomasi

Metapos.id, Jakarta – Ketegangan kembali terjadi di perbatasan Thailand dan Kamboja. Bentrokan terbaru antara militer kedua negara memicu kekhawatiran regional dan mendorong Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump turun tangan melakukan diplomasi.

Pada Jumat (14/11/2025), Trump melakukan sambungan telepon dengan Perdana Menteri Kamboja Hun Manet dan Perdana Menteri Thailand Anutin Charnvirakul untuk membahas situasi memanas di sepanjang perbatasan kedua negara. Kabar tersebut dikonfirmasi Hun Manet dan Anutin pada Sabtu (15/11/2025), sebagaimana dikutip dari AFP.

BACA JUGA

WHO Minta Penjelasan Rusia soal Dugaan Kasus Pes

Ijazah Bung Hatta Dipajang di Erasmus University Rotterdam

Melalui unggahan di media sosialnya, Hun Manet menjelaskan bahwa percakapan tersebut bertujuan meninjau perkembangan kondisi perbatasan dan mendorong implementasi kembali perjanjian damai antara Kamboja dan Thailand. Trump juga disebut menyinggung komitmen terkait Deklarasi Bersama Kuala Lumpur serta upaya gencatan senjata.

Hun Manet menegaskan bahwa pemerintah Kamboja berkomitmen untuk menjunjung tinggi semangat deklarasi tersebut. Ia berharap kedua negara dapat kembali menjalankan mekanisme bilateral yang telah disepakati guna menjaga perdamaian.

“Untuk memastikan tidak ada bentrokan bersenjata yang kembali terjadi di sepanjang perbatasan Kamboja Thailand,” kata Hun Manet, menirukan pernyataan Trump melalui telepon.

Sementara itu, Anutin dalam pernyataan terpisah juga membenarkan telah berbicara dengan Trump. Ia mengungkapkan bahwa dirinya turut menjalin komunikasi dengan Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim. Kepada Trump, Anutin menekankan perlunya kedua negara mematuhi komitmen yang telah disepakati untuk menciptakan stabilitas.

Anutin juga meminta Kamboja mengakui fakta dan bertanggung jawab atas insiden ranjau yang meledak di wilayah perbatasan pada Senin (10/11/2025). Thailand menuduh Kamboja memasang ranjau baru yang menyebabkan seorang tentara terluka. Akibat insiden tersebut, Thailand menghentikan sementara pelaksanaan perjanjian damai.

“Thailand memiliki hak untuk mengambil tindakan yang diperlukan guna melindungi kedaulatannya,” ujar Anutin.

Tak hanya itu, pada Kamis (13/11/2025), Menteri Pertahanan Thailand melaporkan bahwa tentara Kamboja menembaki pasukan Thailand di Provinsi Sa Kaeo sehari sebelumnya. Ia menuduh tindakan tersebut dilakukan untuk memancing balasan dari Thailand dan kemudian menggiring narasi bahwa Thailand melakukan penyerangan.

Di sisi lain, Kamboja membantah tuduhan tersebut. Pemerintah Kamboja menegaskan tidak melakukan pemasangan ranjau baru maupun aksi provokasi, serta mendesak Thailand kembali mematuhi perjanjian damai.

Tags: Anutin CharnvirakuldamaiDonald TrumpKambojaMetapos.idThailand
Previous Post

Gunung Sakurajima Erupsi, JMA Terbitkan Peringatan Hujan Abu untuk Kagoshima dan Miyazak

Next Post

Terobosan Baru AI On-Device yang Membawa Fleksibilitas, Privasi, dan Performa Tanpa Kompromi

Related Posts

WHO Minta Penjelasan Rusia soal Dugaan Kasus Pes
Internasional

WHO Minta Penjelasan Rusia soal Dugaan Kasus Pes

8 October 2026
Ijazah Bung Hatta Dipajang di Erasmus University Rotterdam
Internasional

Ijazah Bung Hatta Dipajang di Erasmus University Rotterdam

8 October 2026
Trump Diam-diam Persiapkan Militer AS untuk Gempur Iran
Internasional

Trump Diam-diam Persiapkan Militer AS untuk Gempur Iran

8 October 2026
Houthi memperingatkan serangan lebih luas terhadap infrastruktur Arab Saudi jika konflik Yaman terus meningkat dan negara asing ikut terlibat.
Internasional

Houthi Peringatkan Negara Asing Tak Ikut Perang

8 October 2026
Donald Trump
Internasional

Trump Sebut LA Bisa Jadi Korban Iran

7 October 2026
Gavin Newsom Murka, Trump Sebut Los Angeles Bisa Dihancurkan Iran
Internasional

Gavin Newsom Murka, Trump Sebut Los Angeles Bisa Dihancurkan Iran

7 October 2026
Next Post
RI Berpotensi Raih Rp8.000 Triliun dari Ekonomi Karbon

Terobosan Baru AI On-Device yang Membawa Fleksibilitas, Privasi, dan Performa Tanpa Kompromi

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini