• Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Saturday, January 10, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Metapos
No Result
View All Result
Home Ekbis

Kementerian ESDM Berencana Lelang 2 Wilayah Tambang Logam Tanah Jarang

metaposmedia by metaposmedia
3 April 2024
in Ekbis
Kementerian ESDM Targetkan Konversi 50.000 Unit Motor di Tahun Ini
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta ,Metapos.id – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) diketahui berencana melelang wilayah pertambangan logam tanah jarang (LTJ) atau rare earth. Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Badan Geologi (Bageol) Muhammad Wafid saat ditemui media di Gedung Kementerian ESDM.

Dikatakan Wafid, Bageol telah mengusulkan dua wilayah kepada Menteri ESDM dan Plt Dirjen Minerba.

“Kita mencoba mengusulkan dua wilayah kalau tidak salah ya untuk LTJ, saya kira tinggal di follow up sama Dirjen Minerba ini,” ujar Wafid yang dikutip Selasa 2 April.

Wafid menyebut, nantinya lelang tersebut akan dilakukan oleh Direktorat Jenderal Mineral dan Batu Bara (Ditjen Minerba) yang sudah mendapat data teknis dari Badan Geologi.

“Sudah, kita sudah menyampaikan langsung ke Pak Menteri (ESDM) dan beliau memberikan arahan minerba yang melelang seperti biasa,” lanjut Wafid.

Wafid menjelaskan, sebelumnya pihaknya telah melakukan penelitian dan eksplorasi terkait potensi LTJ di Mamuju, Sulawesi Barat dan Parmonangan, Sumatera Utara. Adapun kegiatan tersebut meliputi pemetaan, georadar dan geomagnet, sumur atau parit uji, serta pengeboran.

Wafid juga menyebut, Badan Geologi juga telah melakukan eksplorasi detail melalui pengeboran yang lebih rapat dan uji ekstraksi, meliputi karakterisasi, konsentrasi, dan ekstraksi. Adapun eksplorasi tersebut menghasilkan kadar total LTJ tertinggi di Mamuju sebesar 4.571 ppm dan Parmonangan sebesar 1.549 ppm.

Terkauit rencana pelelangan tersbut Wafid juga membeberkan Badan Geologi telah merampungkan pembuatan garis batas untuk membentuk dan menandai WIUP (Delineasi) dan Kompensasi Data Informasi (KDI).

“Kita dari Bageol seperti deliniasi sudah ada, KDI sudah kami usulkan, ya tinggal nanti kira-kira kesiapan pelelalngan itu seperti apa kan gitu,” imbuh Wafid.

Meski demikian Wafid enggn menyebut waktu pasti kapan akan dilakukan lelang wilayah pertambangan LTJ Tersebut. Wafid hanya berharap proses lelang tersebut dapat segera terlaksana dalam waktu dekat.

“Ya tidak tau saya (lelangnya), kalau kami inginnya segera dapat dilelang karena kami terus menyusul yang lain,” pungkas Wafid.

Premium WordPress Themes Download
Download Best WordPress Themes Free Download
Free Download WordPress Themes
Free Download WordPress Themes
free online course
download lenevo firmware
Download Nulled WordPress Themes
lynda course free download
Tags: ESDMMetapos.idTambang logam
metaposmedia

metaposmedia

Related Posts

Venezuela dan AS Mulai Jajaki Pemulihan Hubungan Diplomatik

Venezuela dan AS Mulai Jajaki Pemulihan Hubungan Diplomatik

by Taufik Hidayat
10 January 2026
0

Metapos.id, Jakarta – Pemerintah Venezuela menyatakan telah memulai komunikasi awal dengan Amerika Serikat (AS) guna membuka kembali hubungan diplomatik yang...

KPK Tetapkan Gus Yaqut Tersangka Korupsi Kuota Haji 2024, Total Kekayaan Rp13,7 Miliar

KPK Tetapkan Gus Yaqut Tersangka Korupsi Kuota Haji 2024, Total Kekayaan Rp13,7 Miliar

by Desti Dwi Natasya
10 January 2026
0

Metapos.id, Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas atau Gus Yaqut sebagai tersangka...

Fenomena Puting Beliung Terlihat di Tulungagung, BMKG Ungkap Pemicunya

Fenomena Puting Beliung Terlihat di Tulungagung, BMKG Ungkap Pemicunya

by Taufik Hidayat
10 January 2026
0

Metapos.id, Jakarta – Kemunculan angin puting beliung di Kecamatan Ngunut, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, menghebohkan masyarakat dan ramai diperbincangkan di...

FAO Catat 43,5% Warga Indonesia Kesulitan Pangan Bergizi, MBG Jadi Andalan Negara

FAO Catat 43,5% Warga Indonesia Kesulitan Pangan Bergizi, MBG Jadi Andalan Negara

by Rahmat Herlambang
10 January 2026
0

Metapos.id, Jakarta – Ketimpangan akses terhadap pangan bergizi masih menjadi persoalan besar di Indonesia. Laporan The State of Food Security...

Next Post
Ini Penyebab Inflasi Juni 2023

Inflasi di Bulan Ramadan Naik, Pemerintah Jaga Stabilitas Kenaikan Harga Pangan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended.

Aset Milik 7 BUMN yang Dibubarkan Bakal Dijual

BUMN Sudah Setor Dividen Rp58,8 Triliun ke Negara

29 June 2024
Laba BTN Syariah Melesat di Atas 70 Persen

BTN Temukan 4.000 Pengembang Nakal yang Tidak Terbitkan Sertifikat Rumah

22 January 2025

Trending.

Dosen UIM yang Viral Ludahi Kasir Swalayan Akan Disidang Komisi Disiplin

Dosen UIM yang Viral Ludahi Kasir Swalayan Akan Disidang Komisi Disiplin

26 December 2025
BBC Tetapkan Pulau Komodo sebagai Destinasi Wisata Terbaik Dunia 2026

BBC Tetapkan Pulau Komodo sebagai Destinasi Wisata Terbaik Dunia 2026

14 December 2025
Tak Ada Izin Pesta Kembang Api pada Malam Tahun Baru 2026

50 Ucapan Tahun Baru 2026 untuk Perusahaan yang Formal, Singkat, dan Berkesan

31 December 2025
Diduga Menghina Suku Sunda dan Suporter Persib, Rumah Adimas Firdaus Resbob Digeruduk Massa

Diduga Menghina Suku Sunda dan Suporter Persib, Rumah Adimas Firdaus Resbob Digeruduk Massa

14 December 2025
Bintang Porno Lana Rhoades Minta 400 Video Dihapus Demi Lindungi Anak

Bintang Porno Lana Rhoades Minta 400 Video Dihapus Demi Lindungi Anak

13 November 2025
Metapos Media

© 2025 Media Informasi Terkini

Navigasi

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2025 Media Informasi Terkini