Saturday, September 5, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Kemenperin Terus Siapkan Akselerasi Hilirisasi Industri

Rahmat Herlambang by Rahmat Herlambang
21 September 2022
in Ekbis
Kemenperin Terus Siapkan Akselerasi Hilirisasi Industri

JAKARTA,Metapos.id – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus mendorong akselerasi hilirisasi industri di dalam negeri. Berbagai strategi disiapkan demi menopang pertumbuhan berbagai industri pasca pandemi Covid 19.

Direktur Industri Logam Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Liliek Widodo mengatakan salah satu rencana pemerintah yaitu merancang kebijakan terkait Nikel sedemikian rupa. Sehingga kebutuhan industri dalam negeri tetap terpenuhi di samping ekspor juga tetap berjalan.

BACA JUGA

Transaksi Timah di JFX Tembus Rp4 Triliun pada Agustus 2026

Sengketa Dana RDN Masuk Mediasi, Paramitra Alfa Sekuritas Tunggu Respons BCA


“Kita menciptakan instrumen lain bersamaan rencana untuk pembatasan ekspor. Jadi akan ada biaya ekspor, kira-kira seperti itu. Agar tetap bisa membatasi yang keluar dan juga ada yang tertahan di dalam,” jelas Liliek saat menghadiri pembukaan pameran International Metal Technology (IMT) Indonesia dan Fabrication Technology Indonesia (FTI) 2022 di Jakarta International Expo Kemayoran, Rabu (21/9/2022).

Adapun selain rencana biaya ekspor, pemerintah juga akan meluncurkan neraca komoditas pada 2023 nanti. Kebijakan ini sebagai acuan untuk mengetahui besaran ekspor dan impor komoditas.
“Itu supaya menghitungnya benar dan transparan. Sehingga dibuat neraca komoditas. Jadi kebutuhan industri berapa dan barang yang ada di Indonesia berapa. Misal untuk mur baut yang diproduksi di Indonesia sekitar 20 juta, ternyata Indonesia butuh 50 juta. Nah yang 30 juta itu bisa diimpor,” jelas Liliek.

Dia menegaskan program hilirisasi ini sudah menjadi program pemerintah. Namun masalah hilirisasi cukup menantang. Walaupun di hulu sudah ada smelter, seperti smelter nikel tetapi di hilir industrinya masih belum berjalan maksimal. Padahal nikel itu banyak sekali turunannya. Seperti baterai listrik dari nikel.


“Itu untuk motor listrik dan mobil listrik. Hingga kini industrinya belum banyak, tapi sudah ada yang masuk. Makanya itu yang kami dorong, bagaimana agar industrinya tersedia,” ucap Liliek.

Prospek hilirisasi industri terang dia bisa tergambar dari antusiasme pengusaha lokal, termasuk melalui pameran IMTI dan FTI ini.

Dirinya menegaskan jika hilirisasi industri berjalan lancar akan memberi devisa yang besar bagi negara. Adapun Kemenperin telah mendukungnya melalui sejumlah instrumen kebijakan termasuk Undang-Undang No.3 tahun 2020 tentang Pertambangan Mineral dan Batu Bara (UU Minerba) beserta undang undang tentang perindustrian beserta turunannya.

Direktur PT. Pelita Promo Internusa Rini Sumardi selaku penyelenggara acara mengatakan, pameran IMT tahun ini diselenggarakan sebagai upaya untuk merespon perkembangan industri logam Indonesia yang mendapatkan dukungan kuat dari pemerintah dalam meningkatkan pemrosesan logam, pengecoran, teknologi casting, fabrikasi, metalurgi, dan kegiatan produksi logam lainnya.

“Sebagai pameran perdagangan internasional, IMT Indonesia akan menghadirkan teknologi dan solusi yang paling diminati untuk perluasan lebih lanjut kapasitas produksi logam Indonesia dengan menarik para pemain industri lokal dan investor asing yang berkontribusi pada mata rantai pasokan industri logam dan mesin dalam negeri,” paparnya.

Dia memaparkan, pameran ini akan dilengkapi dengan seminar yang berfokus pada penyajian wawasan kecenderungan (trend) dan peluang bisnis di industri logam dan mesin seperti yang diamati oleh otoritas/regulator maupun pelaku industri dan pakar profesional.

Selain itu dia juga menerangkan, tahun 2023 menjadi landasan untuk menuju negara maju selaras dengan Visi Indonesia 2045, dengan target produk domestik bruto (PDB) perkapita USD 15.287, dengan tahapan tahun 2025 (USD 4.890), 2030 (USD 6.278), 2035 (USD 8.387),dan 2040 (USD 11.332).

Tags: AkselerasiKemenperinMetapos.id
Previous Post

BSI & PBNU Bersinergi Jajaki Bangun Islamic Ecosystem

Next Post

Kemenkop UKM Fasilitasi Pendaftaran NIB Gratis,
Kepada 1.000 Pedagang Mie Ayam dan Bakso di Bekasi

Related Posts

Transaksi timah ekspor melalui JFX mencapai 4.210 lot senilai Rp4,06 triliun sepanjang Agustus 2026, memperkuat fondasi menuju BMKS 2027.
Ekbis

Transaksi Timah di JFX Tembus Rp4 Triliun pada Agustus 2026

4 September 2026
Sengketa dugaan pemindahan dana RDN senilai Rp2,58 miliar masuk tahap mediasi di PN Jakarta Pusat pada 9 September 2026.
Ekbis

Sengketa Dana RDN Masuk Mediasi, Paramitra Alfa Sekuritas Tunggu Respons BCA

4 September 2026
PT Sinergi Multi Lestarindo Tbk (SMLE) memperkuat riset dan manufaktur bisnis fragrance untuk memperluas pasar serta masuk rantai pasok global.
Ekbis

SMLE Ekspansi Bisnis Fragrance, Bidik Pasar Global

2 September 2026
DPR RI menetapkan Destry Damayanti sebagai Gubernur Bank Indonesia periode 2026-2030 dalam Rapat Paripurna, Selasa (1/9/2026).
Ekbis

DPR Tetapkan Destry Damayanti Jadi Gubernur BI 2026-2030

2 September 2026
Tokopedia dan TikTok Shop menghadirkan NYAM Awards 2026 untuk mengapresiasi pelaku F&B lokal sekaligus mendorong pertumbuhan bisnis melalui #BeliLokal.
Ekbis

Tokopedia-TikTok Shop Apresiasi Pelaku F&B Lewat NYAM Awards

2 September 2026
PT Pertamina Marine Solutions (PMSol) meraih empat penghargaan IQSA 2026 berkat kepemimpinan HSSE, inovasi digital, dan penguatan budaya keselamatan.
Ekbis

PMSol Sabet Empat Penghargaan IQSA 2026

1 September 2026
Next Post
Kemenkop UKM Fasilitasi Pendaftaran NIB Gratis,Kepada 1.000 Pedagang Mie Ayam dan Bakso di Bekasi

Kemenkop UKM Fasilitasi Pendaftaran NIB Gratis,
Kepada 1.000 Pedagang Mie Ayam dan Bakso di Bekasi

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini