• Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Tuesday, March 31, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Metapos
No Result
View All Result
Home Ekbis

Kemendag Distribusikan 1,3 Juta Liter Minyakita ke Papua, Maluku hingga Merauke

Rahmat Herlambang by Rahmat Herlambang
12 August 2022
in Ekbis
Mendag Zulhas Perintahkan Jajarannya untuk Hadirkan Minyakita di Balikpapan
Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA,Metapos.id – Kementerian Perdagangan baru saja melepas Minyakita sebanyak 1.200 ton atau sekitar 1,3 juta liter untuk didistribusikan ke wilayah Indonesia timur, Maluku hingga Papua. Pendistribusian ini menggunakan tol laut.

Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan mengatakan untuk wilayah Indonesia timur, harga minyak goreng curah memang masih bervariatif berkisar Rp17.000 hingga Rp19.000 per liter. Karena itu, diperlukan intervensi agar harga minyak goreng di kawasan tersebut sama dengan wilayah lainnya yakni Rp14.000 per liter.

Zulhas sapaan akrab Zulkifli Hasan mengatakan bahwa dengan tol laut bisa menekan biaya logistik. Sebab, kata Zulhas, distribusi ke wilayah Indonesia timur memang sangat mahal.

“Diperlukan bantuan intervensi, saya terima kasih kepada Pak Menhub (Budi Karya Sumadi), kita pakai jalur tol laut. Dengan ini transportasi jadi ringan, karena yang jauh timur ini kan yang mahal transportnya,” katanya di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis 11 Agustus.

Kata Zulhas, dengan kerja sama antara Kementerian Perdagangan dan Kementerian Perhubungan melalui tol laut, maka masyarakat di wilayah Indonesia timur juga bisa menikmati minyak kemasan sederhana atau Minyakita dengan harga Rp14.000 per liter.

“Hari ini akan kita kirim kapalkan kurang lebih 1.200 ton kita-kira 1,3 juta liter. Rinciannya ke Papua, Papua Barat kemudian Maluku, Kupang, Merauke dan Timika,” ucapnya.

Sementara itu, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan tol laut terus memberikan perannya karena bisa mendistribusikan Minyakita ke Indonesia timur. Dengan tol laut, harga minyak goreng bisa sesuai HET Rp14.000 per liter.

“Kami mengapresiasi apa yang dilakukan Kementerian Perdagangan, industri dan juga teman-teman yang di bidang tol laut karena satu keniscayaan presiden ingin disparitas harga timur dan barat harus dibuat tidak ada. Sehingga minyak goreng Rp14.000 ini bisa dinikmati atau dibeli oleh masyarakat,” kata Budi.

Premium WordPress Themes Download
Download WordPress Themes Free
Download WordPress Themes Free
Download WordPress Themes
udemy paid course free download
download coolpad firmware
Download Premium WordPress Themes Free
ZG93bmxvYWQgbHluZGEgY291cnNlIGZyZWU=
Tags: KemendagMetapos.idMinyakitaZulkifli Hasan
Rahmat Herlambang

Rahmat Herlambang

Related Posts

Hasil Final FIFA Series 2026: Indonesia Kalah Tipis 0-1 dari Bulgaria

Hasil Final FIFA Series 2026: Indonesia Kalah Tipis 0-1 dari Bulgaria

by Taufik Hidayat
30 March 2026
0

Metapos.id, Jakarta – Timnas Indonesia harus mengakui keunggulan Bulgaria setelah kalah tipis 0-1 pada final FIFA Series 2026 yang berlangsung...

Prabowo Saksikan 11 Kerja Sama Ekonomi RI–Jepang Rp 401 Triliun di Tokyo

Prabowo Saksikan 11 Kerja Sama Ekonomi RI–Jepang Rp 401 Triliun di Tokyo

by Taufik Hidayat
30 March 2026
0

Metapos.id, Jakarta – Presiden Prabowo Subianto menghadiri Forum Bisnis Indonesia–Jepang yang berlangsung di Tokyo, Senin (30/3/2026), sekaligus menyaksikan penandatanganan 11...

Empat Tips Hadapi Waiting Period Asuransi Kesehatan agar Tetap Aman Finansial

Empat Tips Hadapi Waiting Period Asuransi Kesehatan agar Tetap Aman Finansial

by Desti Dwi Natasya
30 March 2026
0

Metapos.id, Jakarta – Di tengah meningkatnya biaya layanan medis, pemahaman terhadap produk asuransi kesehatan menjadi hal penting bagi masyarakat. Selain...

Pasukan AS di Timur Tengah Capai Lebih dari 50.000 Personel

Pasukan AS di Timur Tengah Capai Lebih dari 50.000 Personel

by Taufik Hidayat
30 March 2026
0

Metapos.id, Jakarta – Jumlah personel militer Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah dilaporkan telah melampaui 50.000 orang, setelah adanya penambahan...

Next Post
Pemerintah Gratiskan Pemasangan Listrik Baru untuk 80.000 Rumah Tangga

Pemerintah Gratiskan Pemasangan Listrik Baru untuk 80.000 Rumah Tangga

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended.

Stok BBM Indonesia Disebut Hanya Tahan 21 Hari, DPR Buka Penjelasan Sebenarnya

Stok BBM Indonesia Disebut Hanya Tahan 21 Hari, DPR Buka Penjelasan Sebenarnya

5 March 2026
Indonesia-Australia Luncurkan Program Koneksi

Indonesia-Australia Luncurkan Program Koneksi

13 November 2023

Trending.

Bintang Porno Lana Rhoades Minta 400 Video Dihapus Demi Lindungi Anak

Bintang Porno Lana Rhoades Minta 400 Video Dihapus Demi Lindungi Anak

13 November 2025
Seorang Ibu Histeris : Saldo Nasabah BRI Hilang Ratusan Juta di Unit Laubaleng, Korban Curiga Ada Dugaan Orang Dalam

Seorang Ibu Histeris : Saldo Nasabah BRI Hilang Ratusan Juta di Unit Laubaleng, Korban Curiga Ada Dugaan Orang Dalam

12 November 2025
Dua Kali Janji Tunjukkan Ijazah di Pengadilan, Jokowi Malah Tak Hadiri Sidang CLS di PN Solo

Dua Kali Janji Tunjukkan Ijazah di Pengadilan, Jokowi Malah Tak Hadiri Sidang CLS di PN Solo

25 October 2025
Ikut NU Saat Puasa, Ikut Muhammadiyah Saat Lebaran—Boleh atau Tidak?

Ikut NU Saat Puasa, Ikut Muhammadiyah Saat Lebaran—Boleh atau Tidak?

20 March 2026
Penukaran Uang Baru Ramadan Sudah Bisa Dilakukan Mulai 20 Maret

Penukaran Uang Baru Ramadan Sudah Bisa Dilakukan Mulai 20 Maret

16 March 2023
Metapos Media

© 2025 Media Informasi Terkini

Navigasi

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2025 Media Informasi Terkini