Metapos.id, Jakarta – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berencana melakukan penambahan kapasitas kolam labuh di Pelabuhan Perikanan Muara Angke, Penjaringan, Jakarta Utara.
Langkah ini diambil sebagai respons atas viralnya rekaman video yang menampilkan kondisi kepadatan kapal di pelabuhan tersebut.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengatakan bahwa perluasan area pelabuhan akan segera dilakukan guna mengatasi penumpukan kapal yang terjadi.
Proyek penambahan kolam labuh tersebut diproyeksikan mampu menampung sekitar 500 hingga 600 kapal tambahan dan akan dimulai dalam waktu dekat.
Selain peningkatan kapasitas, Pemprov DKI juga mengajukan permohonan agar tidak diterbitkan izin kapal baru untuk Muara Angke. Pramono menilai, jumlah armada yang saat ini mencapai sekitar 2.500 kapal sudah jauh melampaui kemampuan daya tampung pelabuhan.
Ia menuturkan, kepadatan kapal disebabkan oleh ketimpangan antara jumlah armada dengan fasilitas kolam labuh yang tersedia, yang hanya mampu menampung sekitar 400 hingga 500 kapal.
Kondisi tersebut semakin diperburuk oleh cuaca ekstrem yang membuat banyak nelayan tidak melaut dan memilih bersandar di pelabuhan.
“Cuaca yang belum kondusif membuat banyak kapal tidak beroperasi dan akhirnya bersandar di Muara Angke, sehingga kolam labuh menjadi penuh,” kata Pramono.













