Metapos.id, Jakarta – TNI saat ini tengah menelusuri kebenaran informasi yang menyebutkan adanya 23 prajurit yang diduga hilang akibat bencana longsor di Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat.
peristiwa longsor tersebut mengakibatkan delapan orang meninggal dunia, sementara 82 orang lainnya masih dalam proses pencarian. Dari jumlah korban yang belum ditemukan itu, beredar kabar bahwa 23 orang di antaranya merupakan prajurit TNI.
Kepala Penerangan Kodam III/Siliwangi, Kolonel Inf Mahmuddin, mengatakan pihaknya belum dapat memastikan kebenaran informasi tersebut dan masih melakukan pendalaman di lapangan.
“Hingga saat ini kami belum memperoleh data yang memastikan adanya anggota TNI dalam daftar korban hilang. Informasi tersebut masih kami verifikasi,” ujar Mahmuddin.
Ia menambahkan, saat ini fokus utama TNI adalah membantu proses evakuasi korban bersama tim gabungan. Namun, upaya pencarian sempat mengalami kendala akibat cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai angin kencang yang terjadi sejak pagi hari.
Mahmuddin menegaskan, TNI akan terus berkoordinasi dengan para relawan dan instansi terkait untuk melakukan pencarian terhadap para korban yang belum ditemukan, seraya mengimbau seluruh personel agar tetap mengutamakan faktor keselamatan selama proses evakuasi berlangsung.













