Thursday, September 10, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Jokowi Minta Terminal Kijing Pelabuhan Pontianak Perkuat Daya Saing dan Konektivitas

Rahmat Herlambang by Rahmat Herlambang
9 August 2022
in Ekbis
Jokowi Minta Terminal Kijing Pelabuhan Pontianak Perkuat Daya Saing dan Konektivitas

JAKARTA,Metapos.id – Terminal Kijing di Pelabuhan Pontianak, Kalimantan Barat baru saja diresmikan. Pembangunan mulai pada 2016 dan menelan biaya senilai Rp2,9 triliun, membuat pelabuhan tersebut menjadi yang terbesar di Pulau Kalimantan.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta investasi pembangunan pelabuhan yang tak sedikit nilainya tersebut dimaksimalkan untuk memperkuat daya saing dan konektivitas antarprlabuhan hingga antarnegara.

BACA JUGA

Bagus Wahyu Trianto Dorong SMKN 71 Selaraskan Kurikulum dengan Kebutuhan Industri

Menkeu Ungkap BNPB Punya Dana Siap Pakai Rp950 Miliar

“Tadi (saya) tanya Pak Dirut Pelindo habis berapa Pak, ini gede sekali (pelabuhannya), Rp2,9 triliun. Jangan sampai investasi yang besar seperti itu tidak bisa memperkuat daya saing dan tidak bisa memperbaiki konektivitas antarpelabuhan, antarpulau dan antarnegara, ucap Jokowi, dalam peresmian dikutip dari YouTube Sekretarian Presiden, Selasa, 9 Agustus.

Terminal Kijing Pelabuhan Pontianak merupakan pengganti Pelabuhan Dwikora. Hal ini karena pelabuhan tersebut dianggap sudah memiliki kapasitas yang tinggi dan sulit untuk dikembangkan.

Kata Jokowi, Pelabuhan Pontianak memiliki kapasitas 500.000 tius dan juga 8 juta non peti kemas. “Sangat besar sekali dan ini adalah pelabuhan terbesar di Pulau Kalimantan,” ucapnya.

Jokowi meyakini kehadiran Pelabuhan Pontianak ini akan memperkuat daya saing dari produk-produk unggulan yang dihasilkan oleh Provinsi Kalimantan Barat.

“Karena di sini memiliki kekuatan besar crude palm oil (CPO), alumina, bauksit dan produk-produk lainnya,” ucapnya.

Untuk mendukung mobilitas di terminal pelabuhan tersebut, Jokowi juga meminta agar jalan pelabuhan tersebut menuju pusat kota Pontianak, Kalimantan Barat diperlebar.

“Saya ingin dari pelabuhan ini ke Pontianak jalannya diperlebar, Menteri PU hadir selesaikan sekalian. Sehingga perjalanan kontainer maupun yang non peti kemas semuanya bisa lancar dan tujuan akhir kita memperkuat daya saing betul-betul bisa kita lakukan,” tegasnya.

Tags: Joko WidodoMetapos.idTerminal kijing
Previous Post

Jokowi Resmikan Terminal Kijing di Pelabuhan Pontianak Kalbar Senilai Rp2,9 Triliun

Next Post

45 Tahun Pasar Modal Indonesia, Menuju Ekonomi Stabil, Tangguh, dan Berkelanjutan

Related Posts

Bagus Wahyu Trianto Dorong SMKN 71 Selaraskan Kurikulum dengan Kebutuhan Industri
Ekbis

Bagus Wahyu Trianto Dorong SMKN 71 Selaraskan Kurikulum dengan Kebutuhan Industri

9 September 2026
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa
Ekbis

Menkeu Ungkap BNPB Punya Dana Siap Pakai Rp950 Miliar

9 September 2026
Program Pestani Bawang Merah Nyawiji Petrokimia Gresik mendorong produktivitas bawang merah Nganjuk hingga 20 ton per hektare atau naik 12 persen.
Ekbis

Petrokimia Gresik Dorong Produktivitas Bawang Merah Nganjuk

9 September 2026
SRO pasar modal menyalurkan bantuan sarana teknologi untuk Universitas Khairun dan cold storage tenaga surya bagi nelayan Rua, Maluku Utara.
Ekbis

Pasar Modal Salurkan Bantuan Teknologi dan Cold Storage di Maluku Utara

7 September 2026
Ekonom Bambang Brodjonegoro menilai integrasi ekosistem jalan tol penting untuk memperlancar konektivitas dan menekan biaya logistik Indonesia.
Ekbis

Bambang Brodjonegoro Dorong Integrasi Ekosistem Jalan Tol

7 September 2026
Transaksi timah ekspor melalui JFX mencapai 4.210 lot senilai Rp4,06 triliun sepanjang Agustus 2026, memperkuat fondasi menuju BMKS 2027.
Ekbis

Transaksi Timah di JFX Tembus Rp4 Triliun pada Agustus 2026

4 September 2026
Next Post
45 Tahun Pasar Modal Indonesia, Menuju Ekonomi Stabil, Tangguh, dan Berkelanjutan

45 Tahun Pasar Modal Indonesia, Menuju Ekonomi Stabil, Tangguh, dan Berkelanjutan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini