Thursday, April 23, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

IISIA Business Forum 2022: Kolaborasi KADIN Indonesia bersama dengan IISIA

Rahmat Herlambang by Rahmat Herlambang
23 November 2022
in Ekbis
IISIA Business Forum 2022: Kolaborasi KADIN Indonesia bersama dengan IISIA

JAKARTA,Metapos.id – Salah satu sektor yang dibutuhkan untuk memajukan
perekonomian Indonesia adalah pembangunan infrastruktur dan manufaktur. Oleh sebab itu, Kamar
dagang dan Industri (KADIN) Indonesia bersama dengan The Indonesian Iron and Steel Industry Association (IISIA) akan menyelenggarakan IISIA Business Forum (IBF) 2022 pada tanggal 1-3
Desember 2022 di Grand City & Exhibition Centre, Surabaya – Jawa Timur.


“IBF 2022 ini adalah acara pameran industri baja terbesar di Indonesia di tahun 2022 sebagai sarana yang mempertemukan seluruh stakeholder industri baja, konstruksi, manufaktur dan infrastruktur untuk bersinergi membangun industri nasional serta memberikan resolusi atas isu-isu dan tantangan
ke depannya,” ujar Chairman IISIA Silmy Karim.

BACA JUGA

Perkuat UMKM Perempuan, Tokopedia dan TikTok Shop Dorong KI dan Digitalisasi

XP+ Relaunch Brand, Perkuat Strategi di Industri Komunikasi


Mengingat pentingnya industri baja nasional berperan penting dalam mendukung agenda pembangunan nasional yang telah dicanangkan Pemerintah, antara lain pembangunan Ibu Kota Negara (IKN), akselerasi pembangunan infrastruktur pendukung transformasi ekonomi, hilirisasi dan
industrialisasi sumber daya alam termasuk Industri Kendaraan Listrik.


Saat ini industri baja nasional masih menghadapi tantangan di mana utilisasi kapasitas produksi nasional masih sangat rendah yaitu rata-rata 54 %, (masih jauh dari good utilization sebesar 80%).
Hal ini disebabkan oleh masih tingginya jumlah produk baja impor yang masuk ke Indonesia.


“Oleh karena itu, dalam kesempatan ini kami bersama para profesional di bidang industri terus berupaya menyuarakan Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN) dan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) melalui seminar yang juga diadakan bersama institusi pendidikan di IBF 2022 ini,” tambah Silmy.


Melalui IBF 2022 diharapkan dapat mempertemukan seluruh stakeholder industri baja nasional,termasuk diantaranya pelaku industri baja, konstruksi, manufaktur dan infrastruktur, pemerintah,masyarakat pengguna baja maupun perguruan tinggi serta pemangku kepentingan lainnya untuk membangun sinergi dan juga merumuskan kebijakan pengembangan industri baja nasional.


Ketua Umum KADIN Indonesia, Arsjad Rasjid juga menyampaikan bahwa kontribusi ekspor besi dan baja masuk lima besar komoditas utama. Permintaan domestik dan ekspor besi baja meningkat
seiringan pemulihan perekonomian nasional pasca pandemi COVID-19.


“Peluang pasar domestik yang besar, seiring dengan instruksi presiden tentang pelarangan belanja impor terhadap produk yang bisa diproduksi di dalam negeri dan pengoptimalan Program Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN) pada lintas sektor,” lanjut Arsjad.
Arsjad juga menyampaikan bahwa daya saing Infrastruktur Indonesia secara global saat ini berada pada posisi ke-55 mengalami peningkatan dari posisi ke-57 pada tahun 2021. Hal ini menunjukkan

adanya kemajuan di bidang infrastruktur, namun belum cukup memadai karena masih tertinggal dari negara tetangga, yaitu Singapura dan Malaysia
Acara IBF 2022 ini juga mendukung keberadaan UMKM di daerah Jawa Timur dengan menghadirkan Himpunan Pengusaha Mikro dan Kecil Indonesia (HIPMIKINDO) yang menyajikan hidangan khas Jawa Timur, kerajinan tangan, maupun produk-produk lokal khas Jawa Timur.


“Dengan adanya IBF 2022 ini, kami berharap perekonomian Indonesia dapat kembali bergerak,dimulai dari UMKM yang kami undang hingga industri baja sebagai penopang industri nasional Indonesia. Kesemuanya kami harapkan dapat memberikan kemajuan bagi Indonesia, seperti tema IBF 2022 ini yaitu Industri Baja Nasional untuk Indonesia Maju,” tutup Arsjad

Tags: IISIA Business forum 2022KadinMetapos.id
Previous Post

Prospek Rights Issue Bank BTN Cerah

Next Post

BTN Bangun Dapur Umum Untuk Korbang Cianjur

Related Posts

Perkuat UMKM Perempuan, Tokopedia dan TikTok Shop Dorong KI dan Digitalisasi
Ekbis

Perkuat UMKM Perempuan, Tokopedia dan TikTok Shop Dorong KI dan Digitalisasi

22 April 2026
XP+ Relaunch Brand, Perkuat Strategi di Industri Komunikasi
Ekbis

XP+ Relaunch Brand, Perkuat Strategi di Industri Komunikasi

22 April 2026
Harga LPG Nonsubsidi Naik per 18 April 2026, Ini Rinciannya
Ekbis

Harga LPG Nonsubsidi Naik per 18 April 2026, Ini Rinciannya

22 April 2026
Kasus CU Aek Nabara, BNI Komitmen Selesaikan Pengembalian Dana Nasabah
Ekbis

Kasus CU Aek Nabara, BNI Komitmen Selesaikan Pengembalian Dana Nasabah

21 April 2026
Apresiasi Peserta Prestige, Prudential Syariah Perkuat Edukasi Kesehatan
Ekbis

Apresiasi Peserta Prestige, Prudential Syariah Perkuat Edukasi Kesehatan

20 April 2026
Isu Kenaikan BBM 2026, Pemerintah Tegaskan Harga BBM Tetap Tidak Berubah
Ekbis

Harga BBM Nonsubsidi Naik, Pemerintah Pastikan Pertalite Tetap

18 April 2026
Next Post
BTN Bangun Dapur Umum Untuk Korbang Cianjur

BTN Bangun Dapur Umum Untuk Korbang Cianjur

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini