Thursday, April 30, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

IHSG Kembali Disetop Sementara, Purbaya Nilai Pasar Alami Guncangan Sesaat

Desti Dwi Natasya by Desti Dwi Natasya
29 January 2026
in Ekbis
51 Persen Masyarakat Indonesia Simpan Uang di Bawah Bantal

Metapos.id, Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali mengalami penghentian perdagangan sementara atau trading halt setelah mencatat pelemahan tajam dalam dua hari berturut-turut. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa meminta pelaku pasar tetap tenang dan tidak bereaksi berlebihan terhadap kondisi tersebut.

 

BACA JUGA

Industri Asuransi Syariah Tumbuh, Prudential Syariah Kuasai Pangsa Pasar

Perkuat Pasar Keuangan, IDClear Soroti Peran Infrastruktur di Forum Global 2026

Menurut Purbaya, tekanan yang terjadi di pasar saham lebih disebabkan oleh sentimen jangka pendek, khususnya terkait isu penyesuaian indeks MSCI, dan tidak mencerminkan kondisi fundamental ekonomi nasional.

 

Ia menegaskan bahwa perekonomian Indonesia masih berada dalam kondisi solid. Bahkan, menurutnya, situasi ini bisa menjadi momentum untuk menata kembali pasar modal agar lebih sehat, termasuk dengan menyingkirkan saham-saham yang tidak memiliki fundamental kuat.

 

“Ini hanya shock sementara. Fundamental ekonomi kita tidak bermasalah. Kalau yang turun itu saham-saham yang spekulatif, dari dulu saya sudah bilang pasar perlu dibersihkan. Saham-saham besar dan berfundamental kuat masih ada dan pergerakannya juga belum berlebihan,” ujar Purbaya di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kamis (29/1/2026).

 

Ia menyarankan investor yang merasa khawatir untuk mengalihkan portofolio ke saham berkapitalisasi besar atau blue chip yang dinilai lebih stabil.

 

Purbaya juga menegaskan keyakinannya bahwa fondasi ekonomi Indonesia akan semakin menguat seiring langkah pembenahan birokrasi yang tengah dilakukan pemerintah. Setelah melakukan perombakan di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, Kementerian Keuangan berencana melanjutkan perbaikan ke Direktorat Jenderal Pajak dalam waktu dekat.

 

Langkah tersebut bertujuan menjaga penerimaan negara agar tetap optimal, sehingga ruang fiskal untuk mendukung pertumbuhan ekonomi tetap terjaga.

 

“Bea Cukai sudah kita benahi, minggu depan pajak menyusul. Dengan penerimaan yang lebih baik, fondasi fiskal kita semakin kuat. Jadi sebenarnya tidak ada alasan untuk panik,” tegasnya.

 

Terkait sorotan dari MSCI mengenai transparansi data dan kekhawatiran terhadap keberadaan saham-saham spekulatif dalam indeks, Purbaya menyatakan bahwa pembahasan teknis telah diserahkan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai regulator pasar modal.

 

Ia memperkirakan tekanan di pasar hanya akan berlangsung singkat, sekitar dua hingga tiga hari, sebelum kembali stabil.

 

Meski IHSG tengah tertekan, Purbaya tetap optimistis indeks saham Indonesia mampu menembus level 10.000 pada akhir tahun.

 

“Targetnya tetap sama. Akhir tahun bisa ke 10.000. Fondasi ekonomi kita kuat, jadi tidak perlu takut,” ujarnya.

 

Pemerintah bersama OJK dijadwalkan akan menyampaikan penjelasan lebih lanjut kepada publik di Bursa Efek Indonesia guna meredam kekhawatiran investor, baik domestik maupun global, terkait dinamika pasar dan transparansi indeks.

Tags: IHSGMenteri keuanganMetapos.idPurbaya
Previous Post

Syuting Film Tygo di Jakarta, Sejumlah Jalan Kota Tua Ditutup

Next Post

Penyidikan Korupsi Maidi, KPK Sita Uang Tunai Saat Geledah Dinas Pendidikan Madiun

Related Posts

Industri Asuransi Syariah Tumbuh, Prudential Syariah Kuasai Pangsa Pasar
Ekbis

Industri Asuransi Syariah Tumbuh, Prudential Syariah Kuasai Pangsa Pasar

30 April 2026
Perkuat Pasar Keuangan, IDClear Soroti Peran Infrastruktur di Forum Global 2026
Ekbis

Perkuat Pasar Keuangan, IDClear Soroti Peran Infrastruktur di Forum Global 2026

30 April 2026
RUPST 2026, Tugu Insurance Paparkan Fundamental Keuangan yang Kokoh
Ekbis

RUPST 2026, Tugu Insurance Paparkan Fundamental Keuangan yang Kokoh

30 April 2026
Aden Indonesia Optimistis 2026, Proyek Baru Dorong Kinerja Bisnis
Ekbis

Aden Indonesia Optimistis 2026, Proyek Baru Dorong Kinerja Bisnis

29 April 2026
Langkah Tegas Kantor Cabang BRI Surabaya Kaliasin, Oknum Pekerja Fraud Telah  di-PHK dan Serahkan Pada Proses Hukum
Ekbis

Langkah Tegas Kantor Cabang BRI Surabaya Kaliasin, Oknum Pekerja Fraud Telah di-PHK dan Serahkan Pada Proses Hukum

29 April 2026
Laba melejit hingga 216,70% Di 2025, Dada bagikan Deviden Rp2 MiliarJakarta, Maret 2026
Ekbis

Laba melejit hingga 216,70% Di 2025, Dada bagikan Deviden Rp2 MiliarJakarta, Maret 2026

27 April 2026
Next Post
KPK Dalami Kasus Kuota Haji, Wakil Katib Syuriah PWNU DKI Dipanggil sebagai Saksi

Penyidikan Korupsi Maidi, KPK Sita Uang Tunai Saat Geledah Dinas Pendidikan Madiun

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini