Thursday, May 7, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

Hutama Karya Raih Kontrak Baru Proyek KPBU di Bekasi Rp1,9 Triliun

Rahmat Herlambang by Rahmat Herlambang
4 November 2022
in Ekbis
Hutama Karya Raih Kontrak Baru Proyek KPBU di Bekasi Rp1,9 Triliun

JAKARTA,Metapos.id – PT Hutama Karya (Persero) atau HK berhasil meraih kontrak baru senilai Rp1,9 triliun dalam proyek Pengembangan Proving Ground Balai Pengujian Laik Jalan dan Sertifikasi Kendaraan Bermotor (BPLJSKB) Bekasi, Provinsi Jawa Barat.

Proyek tersebut dikembangkan lewat skema Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) yang juga menggandeng PT Indonesia International Automotive Proving Ground (IIAPG).

BACA JUGA

Disertasi Doktoral Soroti Urgensi RUU Transfer Pricing untuk Perkuat Kepastian Hukum dan Penerimaan Negara

Pinjol RI Meledak ke Rp101 Triliun, OJK Ingatkan Risiko dan Pengawasan

Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Tjahjo Purnomo menyampaikan bahwa dalam proyek KPBU ini, pemilihan partner menjadi kunci sukses dalam pembangunan proyek.

“Kami telah melakukan pendekatan terhadap proyek ini secara intensif selama 2 tahun termasuk dalam melakukan pemilihan partner konsorsium karena proyek ini berteknologi tinggi serta membutuhkan pendanaan untuk investasi,” ujar Tjahjo dalam keterangan resmi, dikutip Jumat 4 November.

Tjahjo mengatakan proyek KPBU ini ditargetkan rampung dalam waktu 2 tahun ke depan, namun soft launching proyek diharapkan pada bulan November 2023 dan grand launching pada bulan November 2024.

“Adapun nilai investasi proyek ini Capital Expenditure senilai Rp1.986 miliar,” ucapnya.

Lebih lanjut, Tjahjo mengatakan bahwa ruang lingkup pekerjaan Hutama Karya dalam proyek ini meliputi desain proving ground yang akan dilengkapi berbagai fasilitas, pembangunan fasilitas dan penyediaan peralatan beserta sistem informasi, pemeliharaan infrastruktur dan peralatan pengujian, serta pelaksanaan pelatihan berkala.

Infrastruktur ini akan dilengkapi berbagai fasilitas modern untuk berbagai jenis uji tipe bagi kendaraan bermotor, seperti uji breaking system, speedometer, noise emission, rear view mirror, steering equipment, exhaust emission.

Untuk terwujudnya pengembangan sektor transportasi dan industri otomotif nasional, Hutama Karya turut serta dalam konsorsium IIAPG yang memiliki kapasitas dan kapabilitas dalam proyek ini.

Konsorsium IIAPG terdiri dari PT Gobel International, PT Bintang Pradipa Persada, PT Astra Daihatsu Motor, serta Toyota Tsusho Corporation dan Japan Overseas Infrastructure Investment Corporation for Transport & Urban Development (JOIN) dari Jepang.

“Dalam konsorsium IIAPG, Hutama Karya bertanggung jawab atas pekerjaan konstruksi mulai dari pekerjaan tanah, pekerjaan struktur jalan dan jembatan,” ujarnya.

Tjahjo mengatakan strategi Hutama Karya dalam menyelesaikan pembangunan proyek ini dengan mempercepat pengerjaan tanah. Sehingga diharapkan pekerjaan struktur lainnya dapat dilaksanakan secara paralel.

Lebih lanjut, dia mengatakan teknologi-teknologi peralatan pengujian untuk kendaraan bermotor dalam proyek ini juga akan memberi multiplier effect yang besar di antaranya menggerakkan sektor ekonomi lokal dengan mempekerjakan sumber daya lokal pada pembangunannya.

“Bahkan berpotensi membawa Indonesia ke posisi terdepan dalam lingkungan otomotif di kawasan ASEAN,” ucapnya.

Tags: Hutama karyaMetapos.idProyek kpbu
Previous Post

Road To Now Playing Festival 2023’, Band Papan Atas Weezer, Noah, Fourtwnty dan The Adams akan Guncang Pulau Peninsula, The Nusa Dua, Bali

Next Post

Perkuat Modal Kerja, Pemegang Saham Restui Penambahan Modal Wifi

Related Posts

Disertasi Doktoral Soroti Urgensi RUU Transfer Pricing untuk Perkuat Kepastian Hukum dan Penerimaan Negara
Ekbis

Disertasi Doktoral Soroti Urgensi RUU Transfer Pricing untuk Perkuat Kepastian Hukum dan Penerimaan Negara

6 May 2026
Pinjol RI Meledak ke Rp101 Triliun, OJK Ingatkan Risiko dan Pengawasan
Ekbis

Pinjol RI Meledak ke Rp101 Triliun, OJK Ingatkan Risiko dan Pengawasan

6 May 2026
Harga Bahan Pokok 6 Mei 2026 Fluktuatif, Cabai Turun Tajam Sementara Gula Naik
Ekbis

Harga Bahan Pokok 6 Mei 2026 Fluktuatif, Cabai Turun Tajam Sementara Gula Naik

6 May 2026
Pasar Modal Indonesia Gelar Donor Darah dan Edukasi Talasemia
Ekbis

Pasar Modal Indonesia Gelar Donor Darah dan Edukasi Talasemia

5 May 2026
Tips Menyiapkan Dana Pendidikan Anak di Tengah Kenaikan Biaya Sekolah
Ekbis

Tips Menyiapkan Dana Pendidikan Anak di Tengah Kenaikan Biaya Sekolah

5 May 2026
Transjakarta Blok M–Soetta Segera Beroperasi, Pramono Pastikan Tarif Terjangkau
Ekbis

SPBU Tak Jual Pertalite, Ini Penjelasan Pertamina Soal Status Signature

5 May 2026
Next Post
Perkuat Modal Kerja, Pemegang Saham Restui Penambahan Modal Wifi

Perkuat Modal Kerja, Pemegang Saham Restui Penambahan Modal Wifi

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini