• Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Sunday, March 29, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Metapos
No Result
View All Result
Home Nasional

Hukum Merayakan Valentine dalam Islam, Ini Penjelasan dan Dasarnya

Desti Dwi Natasya by Desti Dwi Natasya
12 February 2026
in Nasional
NHL Kembali ke Olimpiade 2026, AS Tantang Dominasi Kanada di Milan
Share on FacebookShare on Twitter

Metapos.id, Jakarta – Tanggal 14 Februari dikenal luas sebagai Hari Valentine, yang identik dengan tradisi bertukar cokelat, bunga, dan hadiah sebagai simbol kasih sayang. Perayaan ini cukup populer di berbagai negara, termasuk Indonesia, khususnya di kalangan anak muda.

Namun, dalam perspektif Islam, Valentine tidak dianjurkan untuk dirayakan. Sejumlah ulama memandang bahwa umat Islam sebaiknya tidak turut serta dalam perayaan tersebut karena dinilai tidak sejalan dengan ajaran syariat.

Majelis Ulama Indonesia (MUI) melalui Fatwa Nomor 3 Tahun 2017 menyatakan bahwa perayaan Valentine hukumnya haram. Keputusan tersebut didasarkan pada beberapa pertimbangan.

Pertama, Valentine bukan bagian dari tradisi Islam dan memiliki akar sejarah yang berkaitan dengan perayaan keagamaan Nasrani, yang dikaitkan dengan Santo Valentinus. Dalam ajaran Islam, meniru atau menyerupai tradisi keagamaan lain (tasyabbuh) dilarang. Rasulullah SAW bersabda, “Barangsiapa menyerupai suatu kaum, maka ia termasuk bagian dari mereka.” (HR. Abu Dawud).

Kedua, Valentine kerap dikaitkan dengan hubungan romantis antara laki-laki dan perempuan yang belum menikah. Hal ini dinilai berpotensi membuka jalan pada pergaulan bebas yang mendekati zina. Padahal, Allah SWT telah memperingatkan dalam QS. Al-Isra ayat 32, “Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan keji dan suatu jalan yang buruk.”

Ketiga, tradisi saling memberi hadiah pada Valentine juga dikhawatirkan mendorong sikap berlebihan atau pemborosan (tabzir). Islam melarang perilaku boros sebagaimana disebutkan dalam QS. Al-Isra ayat 26–27 yang menegaskan bahwa pemboros adalah saudara-saudara setan.

Dengan sejumlah pertimbangan tersebut, umat Islam dianjurkan untuk tidak merayakan Valentine. Islam telah menetapkan hari raya yang jelas, yakni Idul Fitri dan Idul Adha. Adapun mengekspresikan kasih sayang dapat dilakukan kapan saja, selama tetap berada dalam batas-batas yang dibenarkan oleh syariat.

Premium WordPress Themes Download
Free Download WordPress Themes
Download Best WordPress Themes Free Download
Premium WordPress Themes Download
lynda course free download
download lenevo firmware
Free Download WordPress Themes
free online course
Tags: Fatwa MUI ValentineHukum Valentine dalam IslamLarangan Valentine 14 FebruariMetapos.id
Desti Dwi Natasya

Desti Dwi Natasya

Related Posts

PSSI Awards 2026 Tegaskan Penghargaan untuk Semua Pelaku Sepak Bola Nasional

PSSI Awards 2026 Tegaskan Penghargaan untuk Semua Pelaku Sepak Bola Nasional

by Taufik Hidayat
29 March 2026
0

Metapos.id, Jakarta – Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menegaskan bahwa PSSI Awards 2026 bukan sekadar acara penghargaan biasa. Ajang ini...

Veda Ega Pratama Tunjukkan Performa Solid, Finis Kualifikasi P4

Veda Ega Pratama Tunjukkan Performa Solid, Finis Kualifikasi P4

by Taufik Hidayat
29 March 2026
0

Metapos.id, Jakarta – Pebalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, menunjukkan performa menjanjikan setelah mengamankan posisi start keempat pada kualifikasi Moto3...

10 Negara dengan Skor IQ Tertinggi di Dunia, Indonesia Ada di Peringkat Berapa?

10 Negara dengan Skor IQ Tertinggi di Dunia, Indonesia Ada di Peringkat Berapa?

by Taufik Hidayat
29 March 2026
0

Metapos.id, Jakarta – Korea Selatan menempati posisi teratas sebagai negara dengan skor IQ rata-rata tertinggi di dunia dalam laporan Average...

“Penolakan Kapal Iran di Latihan Komodo 2025 Tuai Spekulasi Tekanan Amerika”

“Penolakan Kapal Iran di Latihan Komodo 2025 Tuai Spekulasi Tekanan Amerika”

by Taufik Hidayat
29 March 2026
0

Metapos.id, Jakarta – Dugaan penolakan kapal perang Iran dalam latihan maritim internasional Multilateral Naval Exercise Komodo (MNEK) 2025 di Indonesia...

Next Post
Oegroseno dan Din Syamsuddin Jadi Saksi Ahli Roy Suryo Cs di Kasus Dugaan Ijazah Jokowi

Oegroseno dan Din Syamsuddin Jadi Saksi Ahli Roy Suryo Cs di Kasus Dugaan Ijazah Jokowi

Recommended.

Genjot Literasi ke Kaum Muda, IFG dan IFG Life Gelar InsuranceGoes to Campus

Genjot Literasi ke Kaum Muda, IFG dan IFG Life Gelar Insurance
Goes to Campus

29 September 2022
IBOS Resmi melantai di bursa saham

IBOS Resmi melantai di bursa saham

25 April 2022

Trending.

Bintang Porno Lana Rhoades Minta 400 Video Dihapus Demi Lindungi Anak

Bintang Porno Lana Rhoades Minta 400 Video Dihapus Demi Lindungi Anak

13 November 2025
Seorang Ibu Histeris : Saldo Nasabah BRI Hilang Ratusan Juta di Unit Laubaleng, Korban Curiga Ada Dugaan Orang Dalam

Seorang Ibu Histeris : Saldo Nasabah BRI Hilang Ratusan Juta di Unit Laubaleng, Korban Curiga Ada Dugaan Orang Dalam

12 November 2025
Dua Kali Janji Tunjukkan Ijazah di Pengadilan, Jokowi Malah Tak Hadiri Sidang CLS di PN Solo

Dua Kali Janji Tunjukkan Ijazah di Pengadilan, Jokowi Malah Tak Hadiri Sidang CLS di PN Solo

25 October 2025
Ikut NU Saat Puasa, Ikut Muhammadiyah Saat Lebaran—Boleh atau Tidak?

Ikut NU Saat Puasa, Ikut Muhammadiyah Saat Lebaran—Boleh atau Tidak?

20 March 2026
Isu Khamenei Masih Hidup Ramai di Medsos, Ini Penjelasan Faktanya

Isu Khamenei Masih Hidup Ramai di Medsos, Ini Penjelasan Faktanya

6 March 2026
Metapos Media

© 2025 Media Informasi Terkini

Navigasi

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2025 Media Informasi Terkini