Metapos.id, Jakarta – Media sosial X tengah dihebohkan dengan pengakuan seorang netizen yang mengaku menjadi korban dugaan penipuan oleh selebgram Satria Mahathir, yang dikenal dengan julukan “Star Boy”. Kisah tersebut diunggah akun @zexssee pada Rabu (11/2/2026) dan langsung ramai diperbincangkan.
Dalam unggahannya, korban menuliskan peringatan terkait dugaan penipuan tersebut. “TW // PENIPUAN SATRIA MAHATHIR disclaimer: dengan penuh kesadaran pure kesalahan aku karna tau satria itu scammer tapi masih percaya sama modusnya,” tulisnya.
Ia menjelaskan bahwa awalnya sempat melakukan transaksi pembelian topi preloved dari Satria dan barang tersebut diterima dalam kondisi baik. “Ini tu awalnya gua beli preloved topi di Satria Mahathir ini, and yap datang topinya bagus sama kondisi kaya di story-nya,” ungkapnya.
Karena transaksi pertama berjalan lancar, ia kemudian tertarik membeli preloved iPhone 16 Pro Max, namun kehabisan. Beberapa hari kemudian, Satria kembali menawarkan iPhone 15 Pro Max. Korban pun tergiur dan langsung melakukan pembayaran tanpa negosiasi.
“Transaksi lah gua tanpa nego ya sebesar 8,5 gua pikir itu udh murah woii, jadi gua ga nego dan gua lakuin transaksinya,” tulisnya, menyebut nominal Rp8,5 juta yang telah ditransfer.
Menurut pengakuannya, Satria menjanjikan barang akan segera diproses dan dikirim dalam waktu dua hingga tiga hari. Namun, setelah lebih dari sepekan menunggu, paket tak kunjung tiba. Saat mencoba menghubungi melalui direct message, ia justru mengaku mendapat respons tidak menyenangkan hingga akhirnya diblokir.
Tak lama kemudian, resi pengiriman dikirimkan, disebut berasal dari asisten bernama Rizki. Keesokan harinya, paket akhirnya sampai. Namun, isi paket membuatnya terkejut.
“Ni hape dummy, gilakk ga si,” tulis korban, mengungkap bahwa iPhone yang diterimanya ternyata hanya replika atau unit dummy. Ia juga mengarahkan warganet untuk melihat video unboxing di akun TikTok @edge_187, yang disebut telah ditonton lebih dari 1,5 juta kali.
Korban menyebut jumlah korban diduga sudah lebih dari 100 orang, meski angka pastinya belum diketahui. Ia berharap kasus ini menjadi perhatian luas agar dapat diproses secara hukum.
“Siapa tau kalo posting di sini bisa kena jeranya dan viral supaya ditangkep tu org,” tulisnya lagi.
Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari pihak Satria Mahathir terkait tudingan tersebut.









