• Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Monday, February 16, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Metapos
No Result
View All Result
Home Ekbis

Hampir Setahun Berjalan, Program MBG Dinilai Ubah Paradigma Pembangunan Ekonomi

Rahmat Herlambang by Rahmat Herlambang
31 December 2025
in Ekbis
Ekonom Bantah MBG Picu Kenaikan Harga Pangan, Nilai Program Justru Perkuat Ekonomi Rakyat
Share on FacebookShare on Twitter

Metapos.id, Jakarta – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang telah berjalan hampir satu tahun dinilai membawa dampak yang melampaui program bantuan sosial pada umumnya. Pendiri Institute for Development of Economics and Finance (INDEF), Prof. Dr. H. Didin S. Damanhuri, SE, MS, DEA, menilai MBG sebagai kebijakan yang berpotensi mengubah arah pembangunan ekonomi Indonesia secara fundamental.

 

Menurut Prof. Didin, MBG merepresentasikan pendekatan baru dalam ekonomi pembangunan yang menitikberatkan pada penguatan kualitas sumber daya manusia. Selama ini, banyak negara berkembang termasuk Indonesia lebih menekankan pertumbuhan ekonomi tinggi meski harus mengorbankan pemerataan. Berbeda dengan pola tersebut, MBG mengusung prinsip human resource economics yang mulai menjadi perhatian global sejak awal 1990-an.

 

Ia menilai, apabila program MBG dijalankan secara konsisten dan berkelanjutan, maka pola pikir pembangunan ekonomi nasional akan bergeser dari dominasi pembangunan fisik menuju investasi pada manusia. Program ini menyentuh langsung kebutuhan dasar masyarakat, terutama dalam memperbaiki ketimpangan gizi dan akses pendidikan.

 

Intervensi negara melalui pemenuhan gizi disebut sangat strategis. Dampaknya tidak hanya dirasakan secara individual, tetapi juga berpengaruh besar terhadap struktur ekonomi nasional. Dengan sasaran utama masyarakat kelas bawah, program ini berpotensi memperkecil kesenjangan sosial dan meningkatkan kualitas hidup dalam jangka panjang.

 

Dampak MBG juga terlihat nyata di tingkat sekolah. Di SMAN 1 Taraju, Tasikmalaya, program ini membawa perubahan pada kebiasaan makan siswa. Salah satu siswa kelas XI, Alfi Alfian, mengaku kini tidak lagi bergantung pada jajanan ringan dan merasa terbantu karena tidak perlu membawa bekal dari rumah. Program ini juga dirasakan meringankan beban orang tua.

 

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMAN 1 Taraju, Nurhayati, mencatat adanya perubahan positif pada perilaku siswa sejak MBG diterapkan. Tingkat kehadiran meningkat, kebiasaan jajan berkurang, dan pengeluaran harian siswa menjadi lebih hemat. Ia menilai asupan gizi yang lebih baik turut meningkatkan semangat belajar dan kesehatan siswa.

 

Program MBG juga memberikan dampak tambahan bagi tenaga pendidik. Guru honorer yang terlibat dalam proses distribusi makanan memperoleh tambahan penghasilan di luar gaji rutin, sehingga program ini ikut memperkuat ekosistem sekolah.

 

Konsistensi pemerintah menjalankan MBG, termasuk saat masa libur sekolah, dinilai sebagai bentuk keseriusan dalam mencegah stunting dan memperbaiki kualitas gizi anak-anak Indonesia secara berkelanjutan.

 

Di sisi lain, keberadaan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) turut menggerakkan ekonomi lokal. SPPG menyerap bahan pangan dari petani dan peternak setempat serta membuka peluang kerja bagi masyarakat sekitar. Hal ini menjadikan MBG tidak hanya berdampak pada penerima manfaat, tetapi juga pada pelaku ekonomi daerah.

 

Mitra SPPG di Cibuntu, Tasikmalaya, Tino Rirantino, menyampaikan bahwa keberadaan SPPG memberikan kontribusi nyata bagi pasar lokal dan pelaku usaha pangan. Ia menilai SPPG berperan sebagai penghubung strategis antara program nasional dan ekonomi daerah.

 

Prof. Didin menambahkan bahwa berbagai kendala teknis yang muncul pada tahun pertama pelaksanaan MBG telah berhasil ditangani dan dikonsolidasikan oleh Badan Gizi Nasional. Menurutnya, hal ini menciptakan optimisme jangka panjang terhadap arah pembangunan Indonesia yang lebih berbasis pengetahuan dan inklusif.

 

Ia menegaskan bahwa dampak MBG tidak hanya dirasakan oleh kelompok tertentu, tetapi berpotensi melibatkan seluruh lapisan masyarakat dalam pembangunan ekonomi nasional ke depan.

Tags: Ekonomi IndonesiaIndefMakan Bergizi GratisMetapos.idProgram mbg
Rahmat Herlambang

Rahmat Herlambang

Related Posts

Bantuan Rumah Rusak Digelontorkan ke 24 Daerah di Aceh, Safrizal: Bukti Kehadiran Negara

Bantuan Rumah Rusak Digelontorkan ke 24 Daerah di Aceh, Safrizal: Bukti Kehadiran Negara

by Rahmat Herlambang
15 February 2026
0

Metapos.id, Jakarta – Kasatgaswil Aceh Safrizal ZA menyampaikan bahwa pemerintah telah menyalurkan bantuan stimulan untuk rumah rusak ringan (RR) dan...

AS Siapkan Skenario Operasi Militer Jangka Panjang Jika Konflik dengan Iran Meletus

AS Siapkan Skenario Operasi Militer Jangka Panjang Jika Konflik dengan Iran Meletus

by Taufik Hidayat
15 February 2026
0

Metapos.id, Jakarta — Militer Amerika Serikat dilaporkan tengah mempersiapkan skema operasi militer jangka panjang yang diperkirakan dapat berlangsung selama beberapa...

Abbas Minta Israel Hentikan Hambatan Implementasi Gencatan Senjata Tahap Kedua di Gaza

Abbas Minta Israel Hentikan Hambatan Implementasi Gencatan Senjata Tahap Kedua di Gaza

by Desti Dwi Natasya
15 February 2026
0

Metapos.id, Jakarta – Presiden Palestina Mahmoud Abbas mendesak Israel untuk segera mencabut berbagai hambatan yang dinilai mengganggu pelaksanaan fase kedua...

Tidur Sudah Cukup, Tapi Energi Tetap Habis? Ini Penyebabnya

Tidur Sudah Cukup, Tapi Energi Tetap Habis? Ini Penyebabnya

by Taufik Hidayat
15 February 2026
0

Metapos.id, Jakarta — Tidur delapan jam setiap malam belum tentu membuat tubuh terasa segar dan bertenaga. Tidak sedikit orang yang...

Next Post
Pertemuan Elite Partai Pendukung Pemerintah Disorot, Dinilai Kurang Transparan

Pertemuan Elite Partai Pendukung Pemerintah Disorot, Dinilai Kurang Transparan

Recommended.

Hasan Nasbi Kritik Gaya Komunikasi Menkeu Baru, Purbaya Balas dengan Data Menohok

Hasan Nasbi Kritik Gaya Komunikasi Menkeu Baru, Purbaya Balas dengan Data Menohok

27 October 2025
Cakep! Sandiaga Apresiasi BNI Indonesian Masters 2022 Melalui Pantun

Cakep! Sandiaga Apresiasi BNI Indonesian Masters 2022 Melalui Pantun

5 December 2022

Trending.

Nisfu Syaban 1447 H Dimulai Senin Malam, 2 Februari 2026, Ini Jadwal Ibadah yang Dianjurkan

Puasa Nisfu Syaban 1447 H Jatuh Selasa 3 Februari 2026, Berikut Waktu Pelaksanaan dan Niatnya

2 February 2026
Heboh Isu Nia Ramadhani Gugat Cerai Ardi Bakrie

Heboh Isu Nia Ramadhani Gugat Cerai Ardi Bakrie

3 February 2026
Bintang Porno Lana Rhoades Minta 400 Video Dihapus Demi Lindungi Anak

Bintang Porno Lana Rhoades Minta 400 Video Dihapus Demi Lindungi Anak

13 November 2025
Dua Kali Janji Tunjukkan Ijazah di Pengadilan, Jokowi Malah Tak Hadiri Sidang CLS di PN Solo

Dua Kali Janji Tunjukkan Ijazah di Pengadilan, Jokowi Malah Tak Hadiri Sidang CLS di PN Solo

25 October 2025
Seorang Ibu Histeris : Saldo Nasabah BRI Hilang Ratusan Juta di Unit Laubaleng, Korban Curiga Ada Dugaan Orang Dalam

Seorang Ibu Histeris : Saldo Nasabah BRI Hilang Ratusan Juta di Unit Laubaleng, Korban Curiga Ada Dugaan Orang Dalam

12 November 2025
Metapos Media

© 2025 Media Informasi Terkini

Navigasi

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2025 Media Informasi Terkini