Monday, August 17, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

AS Siapkan Skenario Operasi Militer Jangka Panjang Jika Konflik dengan Iran Meletus

Taufik Hidayat by Taufik Hidayat
15 February 2026
in Internasional
AS Siapkan Skenario Operasi Militer Jangka Panjang Jika Konflik dengan Iran Meletus

Metapos.id, Jakarta — Militer Amerika Serikat dilaporkan tengah mempersiapkan skema operasi militer jangka panjang yang diperkirakan dapat berlangsung selama beberapa minggu untuk menghadapi Iran, jika Presiden Donald Trump memberikan perintah serangan. Dua pejabat AS mengungkapkan bahwa situasi ini berpotensi berkembang menjadi konflik besar yang serius dan berkepanjangan.

Berdasarkan laporan Reuters pada Minggu (15/2/2026), kedua pejabat tersebut, yang berbicara secara anonim karena sensitivitas isu perencanaan militer, menilai bahwa langkah ini dapat mengancam proses diplomasi yang masih berjalan antara Washington dan Teheran.

BACA JUGA

Menlu Iran Tegaskan Teheran Belum Putuskan Kembali Berunding dengan AS

584 Pemukim Israel Masuki Kompleks Al Aqsa di Bawah Pengawalan Polisi

Di sisi diplomatik, perundingan antara Amerika Serikat dan Iran dijadwalkan berlangsung pada Selasa mendatang di Jenewa. Utusan AS Steve Witkoff dan Jared Kushner akan mewakili Washington, sementara Oman berperan sebagai mediator dalam proses negosiasi tersebut.

Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio menyatakan bahwa meskipun Trump lebih mengutamakan jalur kesepakatan damai dengan Teheran, peluang tercapainya kesepakatan itu dinilai sangat kecil dan penuh tantangan.

Di saat yang sama, pemerintahan Trump juga memperkuat kehadiran militernya di kawasan. Pengerahan pasukan dalam skala besar telah dilakukan dan memicu kekhawatiran akan meningkatnya eskalasi konflik. Para pejabat AS menyebut Pentagon telah mengirim kapal induk tambahan ke kawasan Timur Tengah, bersama ribuan personel, pesawat tempur, kapal perusak rudal berpemandu, serta berbagai kekuatan tempur lain yang memiliki kemampuan menyerang dan bertahan.

Dalam pernyataan publik usai menghadiri acara militer di Fort Bragg, Trump secara terbuka mengungkap kemungkinan terjadinya pergantian pemerintahan di Iran. Ia menyebut perubahan kepemimpinan di Teheran sebagai sesuatu yang “mungkin menjadi hal terbaik,” meskipun tidak menyebutkan figur tertentu yang ia inginkan. Trump hanya mengatakan bahwa terdapat “orang-orang” yang dinilainya layak memimpin Iran.

Trump juga kembali menegaskan sikap skeptisnya terhadap pengerahan pasukan darat ke wilayah Iran. Menurutnya, penggunaan pasukan darat merupakan opsi terakhir yang sebisa mungkin harus dihindari. Susunan kekuatan militer AS yang saat ini ditempatkan di kawasan menunjukkan bahwa strategi utama lebih difokuskan pada kekuatan udara dan laut sebagai instrumen serangan.

Menanggapi laporan persiapan operasi militer jangka panjang tersebut, juru bicara Gedung Putih Anna Kelly menyatakan bahwa Presiden Trump memiliki seluruh opsi strategis dalam menghadapi Iran.

“Presiden mendengarkan berbagai pandangan dan masukan dari banyak pihak, tetapi keputusan akhir akan selalu diambil berdasarkan kepentingan terbaik negara dan keamanan nasional Amerika Serikat,” ujarnya.

Sementara itu, pihak Pentagon memilih tidak memberikan komentar resmi terkait rencana operasi militer tersebut.

Tags: diplomasiDonald Trumpkonflik besarmempersiapkanMetapos.idMiliter AmerikaOmamproses negosiasiskema operasiTeheranTimur Tengah
Previous Post

Abbas Minta Israel Hentikan Hambatan Implementasi Gencatan Senjata Tahap Kedua di Gaza

Next Post

Bantuan Rumah Rusak Digelontorkan ke 24 Daerah di Aceh, Safrizal: Bukti Kehadiran Negara

Related Posts

Abbas Araghchi
Internasional

Menlu Iran Tegaskan Teheran Belum Putuskan Kembali Berunding dengan AS

15 August 2026
584 Pemukim Israel Masuki Kompleks Al Aqsa di Bawah Pengawalan Polisi
Internasional

584 Pemukim Israel Masuki Kompleks Al Aqsa di Bawah Pengawalan Polisi

14 August 2026
Karoline Leavitt
Internasional

Karoline Leavitt Tinggalkan Jabatan Sekretaris Pers Gedung Putih Akhir Agustus

13 August 2026
Timnas Belanda Punya Pelatih Baru, Xavi Hernandez Siap Bangun Era hingga 2030
Internasional

Hindari Ancaman Pembunuhan, Trump Diam-diam Beralih ke Pesawat Air Force One Lama

13 August 2026
Barat Berencana Sita Kapal Rusia, Putin Keluarkan Peringatan Keras
Internasional

Barat Berencana Sita Kapal Rusia, Putin Keluarkan Peringatan Keras

13 August 2026
Raja Charles III
Internasional

Raja Charles Dikabarkan Meninggal 3 Kali di Radio, Ofcom Temukan Pelanggaran Siaran

12 August 2026
Next Post
Bantuan Rumah Rusak Digelontorkan ke 24 Daerah di Aceh, Safrizal: Bukti Kehadiran Negara

Bantuan Rumah Rusak Digelontorkan ke 24 Daerah di Aceh, Safrizal: Bukti Kehadiran Negara

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini