Metapos.id, Jakarta – Wakil Ketua Komisi VIII DPR, Abdul Wachid, mengatakan Arab Saudi optimistis penyelenggaraan haji 2026 akan berjalan aman. Ia menyampaikan hal itu usai melakukan kunjungan kerja ke negara tersebut.Menurut dia, pemerintah Saudi terus memperkuat persiapan haji di berbagai sektor.
Selain itu, kondisi keamanan dinilai tetap stabil meski konflik di kawasan Timur Tengah masih berlangsung.Namun begitu, Wachid menyebut pemerintah Saudi berharap ketegangan antara Iran, Israel, dan Amerika Serikat segera mereda. Oleh sebab itu, upaya perdamaian terus diharapkan dari semua pihak.
Sementara itu, hubungan komunikasi antara Indonesia dan Arab Saudi juga berjalan lancar. Bahkan, para duta besar kedua negara menyampaikan keyakinan yang sama terkait kelancaran haji 2026.Di sisi lain, Wachid menyoroti masih adanya kekurangan dalam aspek teknis.
Ia menilai beberapa fasilitas utama belum siap sepenuhnya.Misalnya, fasilitas pemondokan, layanan katering, serta area di Arafah, Mina, dan Muzdalifah masih perlu ditingkatkan.
Selain itu, ketersediaan tenda juga menjadi perhatian serius.Karena itu, ia mendorong pihak terkait segera menyelesaikan berbagai kekurangan tersebut. Apalagi, jumlah jemaah dari berbagai negara diperkirakan terus bertambah.
Sementara itu, pemerintah telah menetapkan jadwal keberangkatan haji Indonesia. Jemaah gelombang pertama dijadwalkan masuk asrama pada 21 April 2026.
Adapun penerbangan perdana akan berlangsung pada dini hari 22 April 2026. Presiden Prabowo Subianto direncanakan melepas langsung keberangkatan jemaah tersebut.













