Thursday, April 23, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

Gerakan Pencegahan Kekerasan di Sekolah Dimulai dari Aksi Kecil di SMK Islam Al-Makiyah

Rahmat Herlambang by Rahmat Herlambang
4 December 2025
in Ekbis
Gerakan Pencegahan Kekerasan di Sekolah Dimulai dari Aksi Kecil di SMK Islam Al-Makiyah

Metapos.id, Jakarta – Program Studi Magister Ilmu Komunikasi Universitas Paramadina bersama 14 mahasiswa mengadakan kegiatan edukasi bertema “Sekolah Aman, Siswa Belajar dengan Nyaman” di SMK Islam Al-Makiyah, Lubang Buaya, Jakarta Timur. Kegiatan ini menjadi bentuk kontribusi perguruan tinggi dalam memberdayakan masyarakat, khususnya kelompok yang rentan terhadap kekerasan di lingkungan pendidikan.

 

BACA JUGA

Perkuat UMKM Perempuan, Tokopedia dan TikTok Shop Dorong KI dan Digitalisasi

XP+ Relaunch Brand, Perkuat Strategi di Industri Komunikasi

Sekretaris Program Studi Magister Ilmu Komunikasi Universitas Paramadina, Wahyutama, menjelaskan bahwa kegiatan ini sejalan dengan misi kampus untuk mendorong peningkatan kualitas masyarakat melalui pendidikan dan penyuluhan.

 

“Tema pencegahan kekerasan ini sangat krusial, terutama karena dalam beberapa waktu terakhir kita melihat kasus kekerasan di sekolah yang bahkan berujung kehilangan nyawa. Karena itu, kegiatan seperti ini sangat penting untuk dilakukan,” ujar Wahyutama.

 

Dalam sesi edukasi, Komisioner Komnas Perempuan Daden Sukendar menyoroti pentingnya pembentukan Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (TPPK) di sekolah berdasarkan Permendikbudristek Nomor 46 Tahun 2023.

 

Menurutnya, TPPK bisa menjadi bagian ekstrakurikuler dan bahkan pilot project bagi sekolah.

 

“Kami punya panduan standar kawasan bebas kekerasan yang bisa diadaptasi oleh sekolah. Bukan hanya untuk menangani kekerasan yang terjadi, tapi juga sebagai ekstrakurikuler unggulan untuk membangun budaya aman di satuan pendidikan,” jelasnya.

 

Daden juga mendorong siswa untuk aktif melapor dan mendukung teman yang menjadi korban. Ia menegaskan pentingnya keberadaan ruang aman bagi siswa untuk mengadu dan berdiskusi.

 

Sementara itu, Kepala SMK Islam Al-Makiyah, Ruzkiyah Ulfa, menilai pemerintah perlu memperkuat pengawasan tanpa menunggu kasus viral terlebih dahulu.

 

“Semua sekolah, baik besar maupun kecil, membutuhkan mekanisme pencegahan. Pengawasan harus dilakukan secara menyeluruh, bukan hanya ketika masalah sudah terjadi,” kata Ruzkiyah.

 

Ia juga menyoroti belum adanya wadah yang jelas bagi siswa korban kekerasan untuk melapor dengan aman. Menurutnya, pemerintah seharusnya menyediakan pusat rehabilitasi dan dukungan, tidak hanya untuk korban tetapi juga pelaku.

 

“Anak-anak yang bingung sering melakukan hal berbahaya pada dirinya sendiri. Pemerintah harus hadir memberikan ruang aman dan pendampingan,” tegasnya.

 

Ketua panitia kegiatan, Despian Nurhidayat, mengatakan bahwa program ini lahir dari keresahan mahasiswa terhadap meningkatnya kekerasan di sekolah yang tidak dibarengi dengan sistem pencegahan yang baik.

 

“Kita sedang menghadapi darurat kekerasan di lingkungan pendidikan. Masalah ini tidak bisa diselesaikan satu pihak saja—pemerintah, sekolah, siswa, dan orangtua harus terlibat bersama,” ujarnya.

 

Despian menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan langkah sederhana namun nyata untuk memulai perubahan.

 

“Kami tidak membuat gerakan besar. Kami percaya perubahan bisa dimulai dari langkah kecil, seperti datang ke sekolah dan memberikan edukasi tentang kekerasan. Harapan kami, kegiatan ini bisa direplikasi oleh lebih banyak pihak agar semakin banyak sekolah yang mendapatkan manfaatnya,” tutupnya.

Tags: Edukasi Pencegahan KekerasanMetapos.idSMK Islam Al-Makiyah
Previous Post

“Semangat AQUA, Semangat Kita”: AQUA dan PSSI Resmikan Kampanye Nasional Lewat Peluncuran Jersey Pemain Ke-12

Next Post

Traveloka Rilis 12 Destinasi Liburan Akhir Tahun Favorit Keluarga, Sekaligus Promo 12.12 Super Sale

Related Posts

Perkuat UMKM Perempuan, Tokopedia dan TikTok Shop Dorong KI dan Digitalisasi
Ekbis

Perkuat UMKM Perempuan, Tokopedia dan TikTok Shop Dorong KI dan Digitalisasi

22 April 2026
XP+ Relaunch Brand, Perkuat Strategi di Industri Komunikasi
Ekbis

XP+ Relaunch Brand, Perkuat Strategi di Industri Komunikasi

22 April 2026
Harga LPG Nonsubsidi Naik per 18 April 2026, Ini Rinciannya
Ekbis

Harga LPG Nonsubsidi Naik per 18 April 2026, Ini Rinciannya

22 April 2026
Kasus CU Aek Nabara, BNI Komitmen Selesaikan Pengembalian Dana Nasabah
Ekbis

Kasus CU Aek Nabara, BNI Komitmen Selesaikan Pengembalian Dana Nasabah

21 April 2026
Apresiasi Peserta Prestige, Prudential Syariah Perkuat Edukasi Kesehatan
Ekbis

Apresiasi Peserta Prestige, Prudential Syariah Perkuat Edukasi Kesehatan

20 April 2026
Isu Kenaikan BBM 2026, Pemerintah Tegaskan Harga BBM Tetap Tidak Berubah
Ekbis

Harga BBM Nonsubsidi Naik, Pemerintah Pastikan Pertalite Tetap

18 April 2026
Next Post
Traveloka Rilis 12 Destinasi Liburan Akhir Tahun Favorit Keluarga, Sekaligus Promo 12.12 Super Sale

Traveloka Rilis 12 Destinasi Liburan Akhir Tahun Favorit Keluarga, Sekaligus Promo 12.12 Super Sale

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini