Sunday, November 8, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Fenomena Remaja Hidup Layaknya Anjing dan Kucing Viral di Media Sosial

Farida Ratnawati by Farida Ratnawati
23 June 2026
in Lifestyle & Health
Fenomena Remaja Hidup Layaknya Anjing dan Kucing Viral di Media Sosial

Metapos.id, Jakarta – Fenomena therian kembali menjadi perbincangan setelah video sejumlah remaja yang bertingkah layaknya anjing dan kucing viral di media sosial. Mereka mengenakan topeng, ekor, hingga bergerak menggunakan empat kaki sebagai bentuk ekspresi diri yang menarik perhatian publik.  

Therian merupakan istilah bagi individu yang merasa memiliki hubungan identitas dengan hewan secara psikologis, spiritual, atau simbolis. Meski demikian, sebagian pelaku mengaku tetap menjalani kehidupan sehari-hari seperti remaja pada umumnya dan hanya menampilkan perilaku tersebut pada waktu tertentu.  

BACA JUGA

Keanu Reeves Kembali Jadi John Wick di Film Animasi Prekuel

Kuku Menghitam, Menguning, hingga Rapuh, Kapan Harus Waspada?

Fenomena ini berkembang pesat di media sosial, terutama TikTok, yang menjadi tempat para therian berbagi pengalaman dan membentuk komunitas. Di beberapa negara seperti Argentina, pertemuan komunitas therian bahkan mulai rutin digelar di ruang publik.  

Tidak semua orang yang memakai topeng atau bergerak seperti hewan mengaku sebagai therian. Sebagian hanya mengikuti tren atau tergabung dalam kelompok “otherpaw”, yaitu orang yang mengenakan atribut hewan semata untuk hiburan tanpa merasa memiliki identitas sebagai hewan.  

Para psikolog menjelaskan bahwa therian pada dasarnya merupakan bentuk identifikasi simbolis terhadap hewan. Kondisi tersebut belum tentu menjadi gangguan psikologis selama tidak mengganggu aktivitas sehari-hari maupun membahayakan diri sendiri dan orang lain.  

Para ahli mengingatkan bahwa kondisi tersebut perlu mendapat perhatian apabila seseorang benar-benar meyakini dirinya sebagai hewan hingga kehilangan kemampuan menjalankan peran sebagai manusia. Dalam situasi seperti itu, evaluasi oleh tenaga profesional dapat membantu memahami kondisi psikologis yang dialami.  

Meningkatnya popularitas therian juga menunjukkan besarnya pengaruh media sosial dalam membentuk tren dan komunitas baru di kalangan remaja. Platform digital memungkinkan mereka menemukan orang-orang dengan minat serupa, sekaligus memperluas penyebaran fenomena tersebut ke berbagai negara.  

Meski menuai beragam respons dari masyarakat, para pakar mengimbau agar fenomena therian dipahami secara objektif dan tidak langsung diberi stigma negatif. Pendekatan yang mengutamakan edukasi serta kesehatan mental dinilai lebih penting dibanding sekadar menghakimi tren yang sedang berkembang di kalangan remaja.  

Tags: anjing dan kucingfenomena therianHeadlineidentifikasi diri sebagai hewanMetapos.idremaja theriantheriantren media sosial
Previous Post

Avatar: The Last Airbender 2 Siap Tayang, Ini Sinopsis dan Karakter Barunya

Next Post

Tiket Konser BTS Jakarta Ludes, Kasus Penipuan Mulai Bermunculan

Related Posts

Keanu Reeves Kembali Jadi John Wick di Film Animasi Prekuel
Lifestyle & Health

Keanu Reeves Kembali Jadi John Wick di Film Animasi Prekuel

8 November 2026
Kuku Menghitam, Menguning, hingga Rapuh, Kapan Harus Waspada?
Lifestyle & Health

Kuku Menghitam, Menguning, hingga Rapuh, Kapan Harus Waspada?

8 November 2026
Anggaran Terbatas Bukan Halangan untuk Tetap Memenuhi Kebutuhan Gizi
Lifestyle & Health

Anggaran Terbatas Bukan Halangan untuk Tetap Memenuhi Kebutuhan Gizi

7 November 2026
Singapura Pangkas Biaya Haji 2027 hingga 30 Persen, Apa Penyebabnya?
Lifestyle & Health

Singapura Pangkas Biaya Haji 2027 hingga 30 Persen, Apa Penyebabnya?

7 November 2026
Perjalanan Jakarta ke Bandung Bisa Murah, Ini Rute Keretanya
Lifestyle & Health

Perjalanan Jakarta ke Bandung Bisa Murah, Ini Rute Keretanya

7 November 2026
Kapan Sebaiknya Makan Pisang? Ini Waktu yang Dianjurkan untuk Tubuh
Lifestyle & Health

Kapan Sebaiknya Makan Pisang? Ini Waktu yang Dianjurkan untuk Tubuh

7 November 2026
Next Post
Tiket Konser BTS Jakarta Ludes, Kasus Penipuan Mulai Bermunculan

Tiket Konser BTS Jakarta Ludes, Kasus Penipuan Mulai Bermunculan

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini