Metapos.id, Jakarta – Banyak orang mengira Monumen Nasional (Monas) adalah maskot Jakarta. Padahal, sejak 29 Desember 1989, simbol resmi Ibu Kota adalah Elang Bondol dan Salak Condet. Hal ini ditetapkan melalui Keputusan Gubernur DKI Jakarta Nomor 1796 Tahun 1989.
Selain itu, Jakarta juga punya sejarah panjang dalam hal penamaan. Sepanjang perjalanannya, Jakarta sudah berganti nama 13 kali, mencerminkan perubahan kekuasaan, budaya, hingga peran strategis kota ini. Dari yang awalnya pelabuhan dagang di Kerajaan Sunda, lalu jadi pusat kolonial Belanda, hingga kini sebagai Ibu Kota Republik Indonesia.
Perjalanan nama ini menunjukkan bagaimana identitas sebuah kota dibentuk oleh dinamika sejarah dan sosial-politik.
Inilah 13 nama yang pernah disandang Jakarta:
1. Sunda Kelapa
2. Jayakarta
3. Batavia
4. Stad Batavia
5. Gemeente Batavia
6. Stad Gemeente Batavia
7. Jakarta Toko Betsu Shi
8. Pemerintah Nasional Kota Jakarta
9. Stad Gemeente Batavia
10. Kota Praja Jakarta
11. Kota Praja Djakarta Raya
12. Pemerintah Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta Raya
13. Jakarta