Tuesday, October 13, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Erick Thohir Wanti-Wanti Kesalahan Garuda Tidak Boleh Diulangi oleh Pelita Air

Rahmat Herlambang by Rahmat Herlambang
29 April 2022
in Ekbis
Erick Thohir Jamin Selesaikan Masalah Pegawai 3 BUMN yang Ditutup

Metapos.id, Jakarta – PT Pelita Air Service (PAS) resmi masuk ke industri penerbangan nasional secara komersial, hal ini ditandai dengan penerbangan perdana reguler flight ke Bali, kemarin. Sebagai perusahaan pelat merah, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mewanti-wanti direksi PT PAS untuk bekerja secara proposional.

Erick mengaku tak ingin tata kelola yang bermasalah pada Garuda Indonesia, terjadi juga di Pelita Air. Kata Erick, prinsip good corporate governance (GCG) harus dijunjung tinggi manajemen Pelita Air.

BACA JUGA

Prudential Syariah Perkuat Literasi Keuangan di Aceh

BEI dan KSEI Perluas Transparansi Kepemilikan Saham

“Pelita harus juga menjadi bagian dari paradigma menyehatkan industri pesawat terbang. Kesalahan yang sudah terjadi di tempat lain tidak boleh terulang di sini,” katanya, dikutip Jumat, 29 April.

Bahkan, Erick mengaku tak akan segan melaporkan langsung kepada pihak penegak hukum jika kesalahan yang terjadi di Garuda Indonesia, kembali terulang di Pelita Air.

“Dan saya tidak segan-segan kalau terulang saya yang laporin langsung,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Erick juga sempat menyinggung masalah sewa pesawat yang lebih mahal dari negera lain. Seperti diketahui, masalah seperti ini juga diduga sempat terjadi di Garuda Indonesia sebelumnya.

“Masa sewa pesawat kita lebih mahal daripada negara lain, aneh. Saya yakin Pelita tidak,” ucapnya.

Sekadar informasi, utang Garuda yang menggunung mencapai Rp139 triliun salah satunya disebabkan oleh harga pesawat yang sangat mahal. Bahkan empat kali lipat lebih mahal dari rata-rata dunia. Hal ini pula yang disoroti oleh publik.

Masalah sewa pesawat yang kemahalan itu sempat diungkap oleh mantan Komisaris PT Garuda Indonesia (Persero) Pete F Gontha. Ia mempertanyakan ke mana larinya uang selisih dari harga sewa pesawat Boeing 777-300ER yang disewa Garuda Indonesia.

Menurut Peter, biasanya harga sewa pesawat Boeing 777-300ER adalah sebesar 750 ribu dolar AS per bulan. Namun, sejak pertama surat sewa pesawat diteken, biaya yang dikeluarkan Garuda adalah 1,4 juta dolar AS per bulan.

“Ini Boeing 777, harga sewa di pasar rata-rata 750 ribu dolar AS per bulan. Garuda mulai dari hari pertama bayar dua kali lipat? 1,4 juta dolar AS per bulan. Uangnya kemana sih waktu diteken? Pingin tahu aja?,” tulis Peter di akun Instagram pribadinya @petergontha, dikutip Kamis, 28 Oktober 2021.

Tags: Erik TohirMetapos.id
Previous Post

Soft Opening Sarinah Trading House
Indonesia, Jadikan sebagai Simpul Produk Halal Dunia

Next Post

Pemerintah Pasok Gula dan Minyak Goreng ke Timur Indonesia via Tol Laut

Related Posts

Prudential Syariah dan OJK menggelar SYAFIF di Aceh pada 9–11 Oktober 2026 untuk memperkuat literasi keuangan syariah dan membuka peluang bagi UMKM.
Ekbis

Prudential Syariah Perkuat Literasi Keuangan di Aceh

13 October 2026
BEI dan KSEI Perluas Transparansi Kepemilikan Saham
Ekbis

BEI dan KSEI Perluas Transparansi Kepemilikan Saham

9 October 2026
GAPKI Gelar IPOC 2026, Perkuat Peran Sawit bagi Ketahanan Pangan, Energi, dan Ekonomi di Tengah Gejolak Global
Ekbis

GAPKI Gelar IPOC 2026, Perkuat Peran Sawit bagi Ketahanan Pangan, Energi, dan Ekonomi di Tengah Gejolak Global

9 October 2026
Penjualan kendaraan BBM di Australia turun 36,2 persen pada September 2026, sementara mobil listrik dan plug-in hybrid mencatat pertumbuhan pesat.
Ekbis

Mobil Listrik Makin Laris, Kendaraan BBM Australia Turun

9 October 2026
OJK Ungkap Dugaan Pidana Perbankan di Mandiri Taspen Purwokerto
Ekbis

OJK Ungkap Dugaan Pidana Perbankan di Mandiri Taspen Purwokerto

8 October 2026
Sejumlah miliarder dunia ternyata tidak menyelesaikan pendidikan tinggi, tetapi berhasil membangun bisnis dengan kekayaan hingga ribuan triliun rupiah.
Ekbis

Putus Kuliah, 10 Miliarder Ini Tajir Melintir

8 October 2026
Next Post
Pastikan Ketersediaan Minyak Goreng Curah Subsidi untuk Masyarakat dan UMKM, Produsen Wajib Lapor Kemenperin

Pemerintah Pasok Gula dan Minyak Goreng ke Timur Indonesia via Tol Laut

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini