Metapos.id, Jakarta – Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), Erick Thohir, menyebut jersey terbaru tim nasional Indonesia mengusung identitas budaya Nusantara melalui kombinasi warna merah putih yang dipadukan dengan motif tradisional yang terinspirasi dari tenun dan batik.
Dalam acara peluncuran jersey di Plaza Utara Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Erick menjelaskan bahwa desain tersebut tidak sekadar menampilkan warna kebangsaan, tetapi juga menghadirkan unsur budaya Indonesia dengan konsep yang modern.
Menurutnya, jersey kandang yang didominasi warna merah menampilkan corak garis yang terinspirasi dari tenun tradisional. Ia menilai perpaduan warna merah dan putih tersebut terlihat tetap sederhana sehingga menciptakan tampilan yang seimbang dan tidak berlebihan.
Sementara itu, pada jersey tandang berwarna putih terdapat motif batik yang baru terlihat jelas ketika diamati lebih dekat. Erick menuturkan bahwa motif tersebut dirancang secara khusus dan telah dipatenkan agar tidak mudah ditiru.
Tak hanya dari segi desain, para pemain tim nasional juga memberikan tanggapan positif terhadap kualitas bahan jersey. Material yang digunakan dinilai ringan dan nyaman sehingga mendukung performa pemain saat bertanding.
Pelatih timnas Indonesia, John Herdman, mengatakan jersey tersebut dirancang untuk menyesuaikan kondisi iklim serta kebutuhan pertandingan di kawasan Asia, sehingga diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan pemain di lapangan.
Di sisi lain, CEO Kelme Indonesia, Kevin Wijaya, mengungkapkan bahwa desain jersey ini merupakan hasil kerja sama antara pihak apparel dengan PSSI. Proses perancangannya juga melibatkan berbagai pertimbangan, termasuk filosofi yang mencerminkan identitas bangsa.
Kevin menambahkan bahwa desain jersey kandang terinspirasi dari seragam tim nasional Indonesia pada tahun 1999 yang menonjolkan kombinasi merah putih sebagai simbol awal kebangkitan sepak bola Indonesia di kancah internasional.













