Tuesday, October 13, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Elon Musk Perluas Starlink untuk Tantang Operator Seluler

Aulia Fitrie by Aulia Fitrie
13 October 2026
in Tak Berkategori
SpaceX mengakuisisi spektrum 800 MHz untuk memperkuat Starlink Mobile dan memperluas konektivitas seluler di Amerika Serikat, termasuk wilayah terpencil.

SpaceX mengakuisisi spektrum 800 MHz untuk memperkuat Starlink Mobile dan memperluas konektivitas seluler di Amerika Serikat, termasuk wilayah terpencil.

Metapos.id, Jakarta – SpaceX milik Elon Musk mengakuisisi spektrum frekuensi 800 MHz dari Grain Management untuk memperkuat pengembangan Starlink Mobile, layanan yang dirancang menggabungkan konektivitas satelit dan jaringan seluler di Amerika Serikat.

Akuisisi tersebut menjadi bagian dari strategi SpaceX untuk memperluas jangkauan layanan, terutama di wilayah pedesaan dan daerah yang belum terlayani secara optimal oleh jaringan operator seluler konvensional.

BACA JUGA

MD Entertainment dan SBS Perkuat Kerja Sama

Desta Tinggalkan Vindes, Persahabatan Tetap Bisa Terjaga

Spektrum berpasangan hingga 14 MHz itu dinilai dapat melengkapi kemampuan jaringan Starlink, termasuk mendukung konektivitas di dalam ruangan dan memperluas jangkauan sinyal.

Frekuensi yang lebih rendah umumnya memiliki kemampuan menjangkau area lebih luas dan menembus bangunan lebih baik dibandingkan frekuensi yang lebih tinggi, meskipun kualitas layanan tetap dipengaruhi kondisi lingkungan dan infrastruktur jaringan.

Starlink Gabungkan Satelit dan Jaringan Darat

SpaceX berencana memadukan satelit Starlink yang terhubung langsung ke perangkat seluler dengan jaringan berbasis darat untuk menghadirkan konektivitas di berbagai lokasi.

Selain spektrum 800 MHz, Starlink Mobile akan memanfaatkan spektrum mid-band 2 GHz untuk mendukung kapasitas dan kecepatan koneksi, khususnya di area terbuka.

SpaceX juga merencanakan penggunaan femtocell, yakni stasiun basis seluler berdaya rendah yang dapat memperluas cakupan jaringan 5G di area tertentu, termasuk di dalam bangunan.

Sebagian besar ponsel pintar modern telah mendukung sejumlah pita frekuensi seluler yang digunakan secara luas, tetapi kompatibilitas layanan tetap bergantung pada pita yang diterapkan dan perangkat yang digunakan.

Musk menilai tambahan spektrum tersebut menjadi bagian penting untuk mengembangkan jaringan yang menggabungkan teknologi satelit dan infrastruktur terestrial.

Meski demikian, transaksi spektrum masih memerlukan persetujuan regulator. Karena itu, cakupan dan kemampuan layanan yang direncanakan belum dapat dianggap tersedia secara penuh.

Berpotensi Menjadi Pesaing Operator Seluler

Jika terealisasi, Starlink Mobile berpotensi bersaing dengan operator besar Amerika Serikat, seperti AT&T, Verizon, dan T-Mobile, terutama dalam menyediakan konektivitas di wilayah yang sulit dijangkau menara seluler konvensional.

Jaringan satelit dapat menjadi alternatif untuk menghubungkan pengguna di kawasan terpencil, tetapi kemampuan bersaing akan bergantung pada kapasitas jaringan, kualitas sinyal, harga layanan, kompatibilitas perangkat, dan persetujuan penggunaan spektrum.

Cakupan yang lebih luas juga tidak otomatis menjamin kecepatan atau kualitas koneksi yang lebih baik di semua lokasi karena jaringan satelit dan jaringan terestrial memiliki karakteristik berbeda.

Spektrum 800 MHz tersebut sebelumnya berasal dari T-Mobile, yang dilaporkan menjualnya kepada Grain Management pada Agustus 2026 dengan imbalan lisensi spektrum 600 MHz milik Grain Management dan pembayaran tunai sebesar US$2,9 miliar.

Bagi SpaceX, kepemilikan spektrum tambahan berpotensi memperkuat integrasi layanan satelit dengan jaringan seluler berbasis darat.

Namun, realisasi rencana tersebut masih bergantung pada persetujuan regulator, pembangunan infrastruktur, serta kemampuan SpaceX mengintegrasikan kedua jenis jaringan untuk menghadirkan layanan yang andal.

Tags: 5gAT&TElon muskinternet satelitjaringan selulerMetaposSpaceXspektrum 800 MHzStarlink MobileT-MobileVerizon
Previous Post

Kebakaran Kilang Iran Picu Kekhawatiran Pencemaran Berbahaya

Next Post

Saksi Disebut Ubah Keterangan dalam Sidang Kuota Haji

Related Posts

MD Entertainment dan SBS menandatangani MOU kerja sama konten, termasuk menghadirkan program SBS dan mengembangkan remake berbahasa Indonesia.
Tak Berkategori

MD Entertainment dan SBS Perkuat Kerja Sama

29 September 2026
Desta Tinggalkan Vindes, Persahabatan Tetap Bisa Terjaga
Tak Berkategori

Desta Tinggalkan Vindes, Persahabatan Tetap Bisa Terjaga

29 August 2026
Ilustrasi jalan tol Cawang-Tanjung Priok-Pluit. Foto: Dok. CMNP
Tak Berkategori

Exit Tol Jembatan Tiga Ditutup hingga 2027

29 August 2026
Prabowo Keluarkan Peringatan Keras untuk Menteri yang Tak Sanggup
Tak Berkategori

Prabowo Keluarkan Peringatan Keras untuk Menteri yang Tak Sanggup

27 August 2026
Pemilu 2029 Jadi Sorotan, Denny Indrayana Heran Jokowi Diam
Tak Berkategori

Pemilu 2029 Jadi Sorotan, Denny Indrayana Heran Jokowi Diam

27 August 2026
Savio Tottenham
Tak Berkategori

Savio Kembali Gunakan Nama Asli di Tottenham

26 August 2026
Next Post
Amsal Christy Sitepu dan Ibrahim Arief menyoroti perubahan keterangan saksi dalam sidang dugaan korupsi kuota haji yang menjerat Gus Yaqut.

Saksi Disebut Ubah Keterangan dalam Sidang Kuota Haji

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini