• Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Thursday, January 8, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Metapos
No Result
View All Result
Home Lifestyle & Health

Doraemon Resmi Tinggalkan RCTI Setelah Hampir Empat Dekade Menghibur Penonton Indonesia

Desti Dwi Natasya by Desti Dwi Natasya
6 January 2026
in Lifestyle & Health
Doraemon Resmi Tinggalkan RCTI Setelah Hampir Empat Dekade Menghibur Penonton Indonesia
Share on FacebookShare on Twitter

Metapos.id, Jakarta – Setelah hampir 40 tahun menemani pemirsa Tanah Air, anime legendaris Doraemon kini resmi tidak lagi tayang di RCTI. Kabar ini memunculkan rasa kaget sekaligus haru, terutama bagi generasi yang tumbuh bersama cerita Nobita dan robot kucing dari masa depan tersebut.

 

Bagi banyak orang, Doraemon bukan hanya tontonan anak-anak. Anime ini telah menjadi bagian dari rutinitas harian, khususnya di pagi hari atau akhir pekan. Suara kantong ajaib, keluguan Nobita, hingga karakter Gian dan Suneo menjadi kenangan yang melekat kuat di benak penonton lintas usia.

 

1. Hadir Sejak Dekade 1990-an

Doraemon mulai mengudara di RCTI sejak era 1990-an dan dengan cepat menjadi salah satu tayangan favorit. Selama puluhan tahun, anime ini mampu bertahan melewati perubahan tren hiburan, pergantian generasi penonton, serta persaingan ketat dengan program televisi lainnya.

 

Keberhasilannya menjangkau berbagai kalangan, dari anak-anak hingga orang dewasa, membuat Doraemon memiliki tempat tersendiri di hati pemirsa. Jadwal penayangannya pun sempat mengalami beberapa penyesuaian, mulai dari tayang mingguan, harian, hingga kembali ke jadwal tertentu.

 

2. Faktor Berhentinya Penayangan

Penghentian penayangan Doraemon di RCTI tidak terlepas dari perubahan kebiasaan menonton masyarakat. Saat ini, anak-anak cenderung lebih akrab dengan platform digital dan layanan streaming dibandingkan televisi konvensional.

 

Selain perubahan perilaku penonton, aspek hak siar serta kebijakan internal stasiun televisi turut memengaruhi keputusan tersebut. Meski alasan ini bersifat teknis, dampaknya tetap terasa emosional bagi para penggemar yang telah mengikuti Doraemon sejak kecil.

 

3. Akhir Sebuah Bab Bersejarah

Selama puluhan tahun, Doraemon tidak hanya menawarkan hiburan ringan, tetapi juga menyampaikan pesan moral yang mudah dipahami. Setiap episode kerap menampilkan nilai persahabatan, kejujuran, tanggung jawab, serta pelajaran tentang konsekuensi dari memilih jalan pintas, seperti yang sering dilakukan Nobita.

 

Berakhirnya penayangan Doraemon di RCTI menjadi penanda berakhirnya satu era penting dalam dunia pertelevisian Indonesia. Meski tidak lagi hadir di layar kaca, Doraemon tetap dapat dinikmati melalui berbagai media lain dan akan selalu hidup dalam kenangan para penggemarnya sebagai simbol masa kecil yang penuh imajinasi.

 

4. Gambaran Singkat Cerita Doraemon

Doraemon berfokus pada kehidupan Nobita Nobi, seorang siswa sekolah dasar yang dikenal malas, ceroboh, dan kerap mengalami kesialan. Kehidupannya berubah ketika Doraemon, robot kucing dari abad ke-22, datang untuk membantu memperbaiki masa depan Nobita yang dianggap suram.

 

Dengan kantong ajaibnya, Doraemon mengeluarkan berbagai alat canggih untuk menyelesaikan masalah Nobita. Namun, alih-alih benar-benar membantu, penggunaan alat-alat tersebut sering kali justru menimbulkan kekacauan baru akibat kecerobohan Nobita.

 

Pola cerita yang sederhana namun konsisten inilah yang membuat Doraemon mudah diterima oleh anak-anak sekaligus tetap relevan bagi penonton dewasa. Di balik kisahnya yang ringan dan menghibur, Doraemon selalu menyisipkan pelajaran tentang proses belajar dan bertanggung jawab atas pilihan hidup, yang menjadikannya bertahan dan dicintai selama puluhan tahun.

Tags: DoraemonDoraemon berhenti tayangMetapos.idRCTI
Desti Dwi Natasya

Desti Dwi Natasya

Related Posts

Polisi Bongkar 21 Situs Judi Online, Lima Orang Ditetapkan sebagai Tersangka

Polisi Bongkar 21 Situs Judi Online, Lima Orang Ditetapkan sebagai Tersangka

by Taufik Hidayat
7 January 2026
0

Metapos.id, Jakarta – Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Bareskrim Polri membongkar praktik perjudian online yang dijalankan melalui 21 situs internet....

Danantara Bidik Kapasitas 22 Ribu Jemaah di Tahap Awal Kompleks Haji Makkah

Danantara Bidik Kapasitas 22 Ribu Jemaah di Tahap Awal Kompleks Haji Makkah

by Taufik Hidayat
7 January 2026
0

Metapos.id, Jakarta – Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara Indonesia) menargetkan pengembangan tahap awal Kompleks Haji Indonesia di Makkah...

Prabowo Resmikan Indonesia Kembali Mandiri Pangan

Prabowo Resmikan Indonesia Kembali Mandiri Pangan

by Taufik Hidayat
7 January 2026
0

Metapos.id, Jakarta – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto mengumumkan bahwa Indonesia telah mencapai kembali swasembada pangan. Dengan capaian tersebut, Indonesia...

RUPSLB BTN Putuskan Tambah Komisaris Baru

RUPSLB BTN Putuskan Tambah Komisaris Baru

by Rahmat Herlambang
7 January 2026
0

Direktur Utama BTN Nixon LP Napitupulu dan Komisaris Utama BTN Suryo Utomo bersama jajaran Direksi dan Komisaris BTN...

Next Post
Eropa Ambil Sikap Aman, Enggan Berkomentar Keras soal Penangkapan Maduro

Eropa Ambil Sikap Aman, Enggan Berkomentar Keras soal Penangkapan Maduro

Recommended.

Bisa Cegah Kanker hingga Stunting, Kemenkes Dorong Teknologi Genomik di Indonesia

Bisa Cegah Kanker hingga Stunting, Kemenkes Dorong Teknologi Genomik di Indonesia

5 August 2025
Kadin Indonesia dan Pemerintah Australia Barat Jalin Kemitraan Mineral Kritis,jaga keberlangsungan Industri kendaraan listrik.

Kadin Indonesia dan Pemerintah Australia Barat Jalin Kemitraan Mineral Kritis,jaga keberlangsungan Industri kendaraan listrik.

21 February 2023

Trending.

Dosen UIM yang Viral Ludahi Kasir Swalayan Akan Disidang Komisi Disiplin

Dosen UIM yang Viral Ludahi Kasir Swalayan Akan Disidang Komisi Disiplin

26 December 2025
BBC Tetapkan Pulau Komodo sebagai Destinasi Wisata Terbaik Dunia 2026

BBC Tetapkan Pulau Komodo sebagai Destinasi Wisata Terbaik Dunia 2026

14 December 2025
Tak Ada Izin Pesta Kembang Api pada Malam Tahun Baru 2026

50 Ucapan Tahun Baru 2026 untuk Perusahaan yang Formal, Singkat, dan Berkesan

31 December 2025
Diduga Menghina Suku Sunda dan Suporter Persib, Rumah Adimas Firdaus Resbob Digeruduk Massa

Diduga Menghina Suku Sunda dan Suporter Persib, Rumah Adimas Firdaus Resbob Digeruduk Massa

14 December 2025
Siswi SD Berusia 12 Tahun Diduga Tewaskan Ibu Kandung, Warga Terkejut Ungkap Sifat Pelaku

Siswi SD Berusia 12 Tahun Diduga Tewaskan Ibu Kandung, Warga Terkejut Ungkap Sifat Pelaku

12 December 2025
Metapos Media

© 2025 Media Informasi Terkini

Navigasi

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2025 Media Informasi Terkini